
Beberapa hari sudah berlalu polisi pun sudah berhasil menangkap Anggi yang baru turun dari pesawat, penangkapan nya di lakukan di Bandara, polisi tak ingin buang-buang waktu lagi saat sampai dia langsung menarik Anggi untuk di periksa lebih lanjut.
Anggi yang merasa di bohongi mama nya ingin marah tapi saat melihat kondisi mama nya yang meringkuk di sel tahanan membuat Anggi tidak tega, seperti nya mama nya tengah depresi saat ini karena sudah beberapa hari berada di sel tahanan, bahkan suaminya pun papa Anggi enggan menjenguk karena malu dengan perbuatan anak mereka.
"Ma... maafkan Aku"ujar Anggi yang melihat mama nya hanya diam dengan tatapan kosong.
"Ma,ini aku Anggi ma,,anak mama..." ujar Anggi menggoyang tubuh mama nya yang tak ada merespon kedatangan nya,Bu Wati hanya diam.
Bu Wati syock dengan perubahan hidup nya yang nyaman dan berakhir di penjara akibat perbuatan anak nya sendiri.
"Tolong maaf kan aku ma,maaf kan aku Kal..." mohon Anggi pada Haikal dan Fajar yang juga datang ke kantor polisi setelah mengetahui penangkapan Anggi sudah berhasil.
"Maaf..aku akan memaafkan mu jika kau bisa mengembalikan mama ku ke dunia" jawab Fajar geram
"Tante Fatma meninggal?" tanya Anggi yang memang tak mengetahui nya, setelah insiden penabrak Anggi langsung kabur ke Luar negeri, mama nya pun tak memberikan kabar apapun pada nya.
"Bahkan mama ku meninggal pun kau tidak tau,kau harus bertanggung jawab atas perbuatan keji mu itu,kau tak pantas di sebut manusia,kau perempuan iblis" geram Fajar ingin menampar Anggi tapi di tahan oleh Haikal
__ADS_1
"Jar,tahan emosi mu..kita serahkan pada yang berwajib"tahan Haikal
"Haikal tolong aku,aku berjanji akan jadi orang baik, lepaskan aku Haikal aku tak ingin di penjara" isak Anggi terus memohon
"Aku memaafkan mu nggi tapi proses hukum harus berlangsung,kau tetap harus mempertanggungjawabkan perbuatanmu karena sudah melenyapkan nyawa mama ku" jawab Haikal membuat Anggi syock,dia tak ingin hidup di penjara,dia masih muda masih banyak hal yang belum dia kerjakan.
"Ma...bantu aku ma...." ujar nya pada Bu Wati yang hanya diam saja
"Ayo mas,kita pulang biarkan perempuan iblis ini membusuk di penjara" kesal Fajar
Fajar dan Haikal segera pergi meninggalkan Anggi yang meraung di dalam sel penjara,dia bingung harus berbuat apa.
****
"Alhamdulillah sudah pa, Anggi sudah di kantor polisi saat ini" jawab Haikal
"Alhamdulillah...mama pasti bangga pada kalian yang tak pernah menelantarkan dirinya meskipun dia sudah tiada" puji pak Heru
__ADS_1
"Semoga mama tenang di sana pa" sahut April dan di amiin kan semua nya
Selesai sudah masalah mama nya saat ini,Haikal sendiri pun bersyukur karena semua nya berjalan lancar.
****
"Sayang, bagaimana kalau kita pindah kembali ke rumah ibu?" tanya Haikal pada April
"Lalu papa?"
"Aku takut kamu keberatan di sini, apalagi kalau aku bekerja" ungkap Haikal jujur,dia takut April tidak nyaman bersama papa nya di rumah
"Mas,rumah ini banyak pembantu,tukang kebun dan satpam,lagi pula ini besar, sebentar lagi akan ada anggota keluarga yang bertambah,aku tak masalah jika kita di sini dulu,takut nya papa malah kesepian kalau kita langsung pindah" ujar April
"Kamu tidak masalah?"
"Tidak,aku sama sekali tidak keberatan mas,ada Vino dan juga Satria yang menemani ku"
__ADS_1
"Terimakasih kamu sudah mau mengerti dengan keadaan ku sayang,aku janji tidak akan pernah mengecewakan mu"
April tersenyum kecil dan mengangguk kan kepala nya.