Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Lemas


__ADS_3

Sudah 10 x di tolak kak,mohon maaf kalau kelamaan up πŸ™πŸ™πŸ™


****


"Mas aku pengen"ucap Bella pelan membuat Vino terkekeh mendengar rengekan manja istrinya.


"Pengen apa?" Ucap Vino menggoda. Laki-laki itu terkekeh melihat rona merah jambu di kedua pipi istrinya.


"Ituu..."Tunjuk Bella dengan bibir nya pada bagian bawah, membuat Vino makin gemas jadinya.


"Itu apa sayang? Yang jelas dong." Bella menggigit bibirnya gugup, ntah kenapa hormon kehamilan nya ini membuat nya selalu ingin dekat pada Vino bahkan dia selalu menginginkan tubuh Vino.Biasanya dia akan menahannya sampai Vino menyadarinya kemudian mereka akan melakukannya. Tapi kali ini Bella benar-benar tidak bisa menahan nya. Bella sangat menginginkannya. Vino sangat peka, tapi laki-laki itu pura-pura tidak peka karena ingin menggoda istrinya yang sedang hamil muda itu.


β€œPengen itu masa kamu gak tahu.” Ucap Bella mulai kesal tubuh nya sudah menempel erat pada suaminya.

__ADS_1


"Kalau kamu gak bilang gimana aku tahu?" Vino sengaja menyentuh leher bagian belakang istrinya lembut sekali. Hanya sentuhan ringan saja, sukses membuat tubuh Bella menegang.


"Mas ayo buruan,jangan menyiksa ku begini" Bella tidak tahan lagi sedangkan Vino terkekeh.


"Buruan apa sayang?" Kali ini laki-laki itu mulai menggerakkan tubuhnya di sebelah Bella membuat Wanita itu memejamkan matanya sambil sesekali melenguh.


Bella yang sudah tak tahan segera bangkit untuk membuka pakaian nya sendiri,kali ini dia yang memimpin permainan karena Vino tak kunjung berhenti menggoda nya.


Lenguhan panjang keluar dari bibir Bella saat kedua nya menyatu sempurna.


Vino tersenyum puas dengan permainan istri nya ini,Dia memajukan wajahnya untuk menghisap benda kenyal di hadapan nya ,Bella hanya mampu memejamkan mata sambil terus bergerak pelan di atas sana.


Cukup lama aktivitas itu terjadi dan akhirnya Vino maupun Bella mengeluarkan bersamaan dan Bella terbaring di atas tubuh Vino lemas.

__ADS_1


*****


Satria menjelajahi seluruh tubuh Vina yang sudah tak terbalut apa-apa tanpa ada satu jengkal pun yang terlewati, tangannya mempermainkan satu gundukan kembar dan satu lagi di bagian sensitif Vina membuat perempuan bertubuh langsing ini beberapa kali mendesah.


"Bagaimana? Kamu sudah basah sayang?"bisik Satria pelan,Vina sama sekali tak menjawab nya tubuh nya seakan pasrah menerima serangan dari suaminya ini.


Satria m******* bibir Vina pelan,dia memberikan banyak tanda di tubuh perempuan cantik ini seolah memberi kesan agar dunia tau kalau saat ini Vina adalah miliknya.


Satria mendesis ketika merasakan sesuatu yang sempit milik Vina, sedikit susah untuk di masuki hingga Satria benar-benar memposisikan miliknya dengan benar hingga Vina mendesah saat Satria terus mendorong masuk secara keseluruhan.


Tubuh mereka berdua menyatu, saling merasakan detak jantung masing-masing,Vina mengusap pipi Satria lembut saat Satria berada di atasnya memompa perlahan tapi pasti.


Kali ini Satria tidak melakukan nya buru-buru seperti kemarin agar Vina merasa di hargai, Satria mengulum senyum nya sambil terus memompa pelan, sesekali tangan nakal nya meremas gundukan kembar di hadapan nya ini, Ritme pompaan Satria pun semakin di per cepat, kedua nya saling memeluk satu sama lain ketika pelepasan itu makin mendekat,dan pekikan kenikmatan itu pecah memenuhi kamar apartemen milik Satria.

__ADS_1


Jemari Vina menekan kuat punggung Satria saat lelaki itu menekan dalam menuntaskan pelepasan nya,dan akhirnya terkulai lemas.


__ADS_2