Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kenalan


__ADS_3

"Oma....." pekik Satria saat melihat oma nya dari kejauhan lalu berlari mendekati


"Satria mana papa?" tanya Bu Fatma


"Itu..." tunjuk Satria pada Haikal yang sedang berjalan ke arah nya, terlihat jelas bu Fatma tersenyum karena Haikal selalu menuruti kemauan nya.


"Ayo pulang ma" ajak Haikal saat sudah dekat mama nya


"Nanti dulu,sini..." tarik Bu Fatma mendekati Anggi


"Anggi,,ini kenal kan dulu anak tante Haikal,Haikal ini Anggi anak bu Wati teman mama cantik kan..!!" ujar Bu Fatma tersenyum


"Iya cantik..." jawab Haikal dengan nada yang terdengar malas


"Kenalan dulu Kal" ujar Bu Fatma lagi


"Haikal"


"Anggi"


"Anggi ini lulusan S2 Kal,dia anak baik, cantik lagi, yang pasti dia punya pendidikan tinggi,mama suka kalau Anggi yang jadi menantu mama" puji Bu Fatma terang-terangan


"Kalian ngobrol-ngobrol dulu di kursi sebelah ya,saling kenal dulu"


"Ma katanya mau pulang kalau memang belum mau pulang aku saja yang pulang ma,aku lelah dan masih banyak pekerjaan"ucap Haikal langsung


"Kal,jangan buat mama malu" bisik Bu Fatma pada Haikal


"Ma-"


"sudah... jangan malu...!!! Nggi temani Haikal ngobrol ya,Haikal memang begitu kalau baru bertemu perempuan suka malu" ujar Bu Fatma menarik tangan Haikal kemeja satu lagi dan Anggi mengikuti sedangkan Satria hanya diam melihat papa nya di tarik oleh oma nya.


"Satria sini ya sama Oma,biarkan papa ngobrol dulu sama tante Anggi,Satria ingin punya mama baru kan?" bujuk Bu Fatma menarik Satria ke pangkuan nya


"Biar mereka saling kenal dulu" ucap Bu Fatma pada Bu Wati


"Tampan ya Haikal" puji teman Bu Wati


"Ya jelas tampan lah anak saya" jawab Bu Fatma terkekeh kecil


"Hallo...." ucap Anggi


"Hmmm..." jawab Haikal dingin

__ADS_1


"Kamu kerja di mana?" tanya Anggi basa-basi


"Di perusahaan Om saya" jawab Haikal sengaja mengatakan perusahaan Om nya


"Lho bukan nya kata tante Fatma di perusahaan kamu sendiri"ujar Anggi lagi


Haikal tersenyum sinis,dia sudah beberapa kali bertemu perempuan seperti Anggi yang hanya memandang pekerjaan nya,dan Haikal tau maksud dan tujuan perempuan seperti ini


"Mungkin maksud mama ku bekerja sebagai direktur tapi itu di perusahaan om ku,bukan aku yang punya" jawab Haikal santai


"Oh...... Satria anak yang lucu ya,tante Fatma banyak cerita tentang kalian"


"Ya,, sangat lucu" jawab Haikal lagi sambil mengeluarkan ponsel dari saku nya


Haikal terlihat sibuk mengetik pesan sambil tersenyum sendiri membuat Anggi bete melihat nya..


"I love you...jangan lupa makan siang,nanti aku pulang mau di bawa kan apa sayang?" tanya Haikal pada istrinya


"I love you to....kamu pulang saja sudah membuat ku bahagia,nggak perlu bawa apa-apa,aku hanya butuh kamu...!!!" jawab April membuat Haikal tersenyum sendiri


"Jadi pengen pulang sekarang, karena ada yang butuh aku 😚" Balas Haikal


"🤭🤭"


"Ya..,kenapa?" Jawab Haikal terkejut


Wajah Anggi terlihat cemberut karena Haikal sibuk dengan dunia nya sendiri padahal dia sudah berusaha mencairkan suasana tapi Haikal terlihat dingin.


"Ma masih lama? kalau iya aku pulang duluan ma,ada urusan penting" ujar Haikal


"Jangan....Nggi pulang di antar Haikal ya" ucap Bu Fatma membuat Haikal terkejut,dia tidak mau terlihat bersama perempuan,takut nya ketahuan April meskipun itu tidak mungkin tapi Haikal harus menjaga hati nya


"Ma-"


"Antar dulu Anggi nya kal,nanti kamu baru ke kantor"


"Tapi mama?"


"Mama gampang nanti bisa pake taksi sama Satria" jawab Bu Fatma tersenyum membuat Haikal sedikit geram pada mama nya ini


"Ma,aku tidak bisa...!!" tolak Haikal


"Kal, seberapa penting urusan mu itu,antar sebentar saja,lagi pula rumah Anggi tidak jauh dari sini" kekeh Bu Fatma

__ADS_1


Haikal tau mama nya tak ingin di bantah seberapa kuat pun Haikal menolak pasti tidak akan bisa, akhirnya Haikal mengalah.


"Satria sama oma saja ya,biar papa sama tante Anggi" ucap Bu Fatma


"Tidak....!!! Biar Satria bersama ku ma,tadi dia juga pergi bersama ku,aku sudah ada janji dengan Satria sore ini" tolak Haikal tegas, Satria pun berlari mendekati Haikal


Haikal menggendong Satria dan segera keluar


"Ayo cepat ikuti Haikal nggi" ujar Bu fatma memberikan kode dengan tangan nya


Anggi segera berjalan di belakang Haikal,Bu Fatma tersenyum kecil melihat nya, bagaimana pun Haikal menolak pasti akan luluh juga mengingat selama ini Haikal selalu patuh pada nya pikir Bu Fatma


****


"Silahkan" ujar Haikal membuka kan pintu belakang mobilnya dan membuat Anggi cemberut,dia ingin duduk di depan tapi Satria sudah duluan naik jadi mau tak mau dia di belakang tidak mungkin mengusir Satria


"Terimakasih" jawab Anggi lembut,dia berusaha bersikap lembut pada Haikal


"Di mana alamat nya?" Tanya Haikal


"Jalan mawar no 3" sahut Anggi


Hening,tak ada suara hanya sesekali celotehan kecil dari Satria membuat Anggi bosan, serasa dia sedang menaiki taksi.


"Mas,bisa mampir di toko buku dulu" ujar Anggi mencari alasan agar dia lama bersama Haikal


"Maaf....saya ada rapat penting sekarang jika kamu ingin ke toko buku saya antar kan tapi saya langsung pergi" jawab Haikal sedikit ketus membuat Anggi bertambah kesal,bukan jawaban ini yang di harapkan


"Hmmm...ya sudah langsung pulang saja" jawab Anggi kecewa


Haikal fokus mengendarai mobil nya dan masuk di kompleks rumah Anggi.


"Di depan minggir ya mas,itu rumah pagar hijau" ucap Anggi


Haikal meminggirkan mobil nya


"Mampir dulu mas?"


"Tidak,saya harus cepat pergi" jawab Haikal,Anggi segera turun dan Haikal langsung pergi


"Sombong sekali dia, padahal aku sudah berusaha bersikap baik pada nya,kalau saja bukan karena mama yang ingin menantu kaya tidak mungkin aku mau mendekati nya, meskipun tampan tapi sombong" oceh Anggi sambil berjalan masuk kearah rumah nya


Haikal ingin mengajak Satria ke rumah April dia ingin mendekatkan Satria pada April dan Vino agar mereka akur..

__ADS_1


__ADS_2