Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
sadar


__ADS_3

"Bella" pekik Adel tersentak membuat seisi kamar terkejut


"Mama ...kenapa ma?" tanya Tama khawatir


"Bella Tam.... Bella....anak Bella Tam,,mama tidak mau kehilangan cucu mama,mama mau Mereka selamat" isak Bella menggoncang tubuh Tama,dia baru saja mimpi buruk tentang anak dan cucu nya


"Bella baik-baik saja ma,dia sedang bersama kak Vino" jawab Nur berusaha menenangkan sang mertua


Adel segera bangkit dan berlari ke arah kamar Bella,hati nya tidak tenang sebelum melihat sendiri dengan mata kepala nya keadaan Bella saat ini.mimpi nya sangat buruk membuat Adel khawatir dan terbawa suasana.


"Bella" panggil Adel cemas saat membuka pintu kamar Bella dengan tergesa dan melihat pemandangan yang membuat hati nya sedikit tenang,Vino sedang mengelus lembut perut Bella yang masih terlihat membesar bahkan Bella sendiri sudah membuka mata nya dan tersenyum manis pada Vino.


Ya,10 menit yang lalu Bella sudah sadar kan diri,dan kondisi nya mulai membaik.


"Bel,kamu sudah sadar sayang,apa ada yang sakit? apa yang kamu rasakan sayang" cecar Adel yang tampak jelas khawatir

__ADS_1


"Sudah mulai membaik ma, jangan terlalu khawatir aku baik-baik saja"jawab Bella tersenyum tipis,dia tau mama nya sangat khawatir dengan keadaan nya saat ini.


"Kamu ingin apa sayang? Vin,jika kamu lelah bisa gantian jaga dengan mama,papa juga ada" ucap Adel bergantian menatap Vino


"Tidak ma,aku tidak lelah,aku ingin menemani Bella saja"tolak Vino cepat dia tak mau meninggalkan Bella,dia terlalu trauma dengan kejadian yang baru saja di alami Bella.


"Jika mama lelah mama bisa tidur, kondisi Bella sudah tak ada yang di khawatir kan, dokter juga sudah memberikan obat penguat kandungan" jelas Vino


Adel sedikit lega karena mimpi buruk nya hanya ketakutan semata dan Adel berharap itu memang hanya memang sebatas bunga tidur, karena kondisi calon cucu dan anak nya kini terlihat semakin membaik.


*****


"Jika Vina merasa tidak tenang di sini kamu bisa membawa nya pulang Sat,Bella juga sudah membaik" ucap Adel


Satria melirik kearah Vina dia takut kalau istri nya ini malah drop karena kelelahan.

__ADS_1


"Tidak masalah ma,di sini saja....Nur seperti nya yang kelelahan dia baru saja pulang bulan madu masa harus menginap di rumah sakit " goda Vina


"Tidak masalah kak,yang penting masih sama-sama dengan Abang "jawab Nur sedikit tersipu


Vina justru tersenyum manis menanggapi ucapan ipar nya ini,tidak ada raut wajah cemburu atau pun iri justru Vina malah semakin gencar menggoda Nur.


"Semoga cepat menyusul ya Nur,biar bisa hamil bareng kita"


"Amiinnn...." jawab Nur tersenyum manis sambil menggosok pelan perut nya berharap Tuhan segera mengabulkan do'a mereka.


***


Dion meninju dinding tahanan meminta polisi membebaskan nya,dia tidak bermaksud mencelakai Bella dia hanya ingin meminta Bella kembali pada nya, tapi Bella malah lari menghindar.


"Aku tidak bersalah pak, lepaskan aku"pekik Dion

__ADS_1


"Bisa diam!!! jangan membuat keributan di sini,kalau tidak saya akan pindahkan tahanan kamu bergabung dengan yang lain nya" kesal salah seorang polisi pada Dion


Memang Damian yang memerintahkan untuk meletakkan Dion seorang diri saat ini,dia tak ingin Dion babak belur oleh tahanan lain nya karena Damian sendiri yang akan menghukum Dion nanti nya setelah ada kejelasan dengan keadaan Bella.


__ADS_2