Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
belum ada hubungan


__ADS_3

"Lagi apa?" tanya Vino


"Masih di kantor, nunggu meeting satu jam lagi sama yang lain untuk persiapan pergi besok" jawab Bella dari sebrang sana


"Besok mau kemana?" tanya Vino lagi


"Bandung" jawab Bella pelan


"Kenapa ke Bandung?" tanya Vino sedikit terkejut karena gebetan nya ini akan ke Bandung, tempat yang harus dia wanti-wanti karena ada Dion di sana.


"Ada pertemuan dengan klien, sebenarnya aku juga keberatan ke sana kalau-"


"Kalau apa? kamu tau kan di sana ada Dion" Potong Vino,ingin rasanya saat ini Vino menjelma menjadi jin yang bisa hilang seketika kembali ke Indonesia mengatakan kalau dia mencintai Bella agar tak ada lagi yang memiliki Bella selain dirinya tapi ini dunia berbeda bukan dunia gaib.


"Ya aku tau justru itu aku juga keberatan kalau nggak sama kamu ke Bandung-nya" ujar Bella pelan,dia sedikit malu jika mengatakan perasaan nya saat ini kalau dia sedang merindukan Vino.


"Tapi ini proyek penting mau tidak mau aku harus ke sana,coba aja-"


"Kalau kamu nggak putus sama Dion" potong Vino lagi


"Bukan....bukan itu kamu negatif thinking sih,coba aja kalau kamu ada di sini pasti-"


Nur masuk kedalam rumah dengan tergesa dan segera masuk kamar lalu mengunci nya.


"Kenapa lagi tu anak?" tanya Vino pada Tama dan di jawab gelengan oleh Tama


"Bel sebentar lagi aku telpon balik ya kaya nya Nur lagi ngambek" ucap Vino pada Bella lalu mematikan ponsel nya


"Nur.....Nur" ujar Vino mengetuk pintu kamar Nur tapi tidak ada jawaban

__ADS_1


"Kalian bertengkar?" tanya Vino dan di jawab Tama dengan gelengan lagi lalu ikut pergi membuat Vino menggeleng kan kepala nya.


****


Adel masuk kedalam ruangan Bella yang dulu menjadi ruang nya sejak Bella yang menjabat sebagai CEO Adel sudah jarang ke kantor hanya bila di butuhkan saja, Adel melihat Bella yang terlihat sedikit kesal.


"Kenapa Bell?" tanya Adel


"Ada pekerjaan serius"


"Mama...baru datang?" tanya Bella mendekat pada Adel


"Kamu kenapa cemberut gitu?" tanya Adel lagi


"Nur ngambek,Vino matiin hape"jawab Bella ketus


Bella menggeleng kan kepala nya memang belum tau penyebab Nur merajuk.


"Bell kenapa Dion nggak pernah kesini lagi?" tanya Adel yang memang sudah lama tak melihat Dion, biasanya tiap Minggu Dion dan Bella akan bergantian saling mengunjungi ke Jakarta-Bandung tapi sudah beberapa pekan Bella terlihat sibuk sendiri tanpa Dion


"Ma.... aku dan Dion sudah putus" aku Bella membuat Adel sedikit terkejut


"Bukan nya kalian akan segera menikah?"


"Menikah tanpa kejujuran akan hancur ma,aku tidak ingin ada orang ketiga dalam hubungan kami"


"Dion selingkuh?" tebak Adel langsung dan di angguki Bella pelan membuat Adel memeluk tubuh anak perempuan nya ini, tiba-tiba terlintas di kepala Adel tentang perselingkuhan Haikal dulu bersama Karin,apa kabar Karin sekarang sudah lama sekali mereka tidak bertemu sejak Haikal menikahi April.


"Kamu tau lalat? dia akan tetap mencari kotoran meskipun di suguhkan nasi yang enak,Lalat akan hinggap ke hidangan nikmat hanya sesaat setelah dia bosan dia tetap akan mencari sampah untuk persinggahan terakhir nya" jelas Adel

__ADS_1


"Jadi mama memperumpama kan Dion dengan lalat?" tanya Bella sedikit bingung


"Manusia hanya wajah yang tak bisa di rubah tapi perilaku dan sifat akan senantiasa berubah jika bertemu pasangan yang baik"


"Tapi aku tidak ingin mengambil resiko untuk itu ma, lebih baik melepaskan dari pada mencoba hal yang jelas-jelas awalnya buruk" potong Bella


Adel tersenyum kecil prinsip Bella persis sama dengan dirinya yang saat di selingkuhi Haikal dulu.


"Bagus jika memang Dion berubah jika makin menjadi-jadi bisa janda muda aku ma"lanjut Bella sedikit terkekeh


"Lalu saat ini apa yang kamu lakukan?"


"Kami sudah putus kontak ma,aku sudah menghapus semua yang berhubungan dengan Dion"jawab Bella yakin


"Secepat itu?"


"hmmm.....aku sudah move on dari lelaki brengsek itu"


Adel menatap Bella dengan tanda tanya besar,dia yakin saat ini Bella sudah mendapatkan ganti karena Bella tak terlihat sedih sedikit pun


"Ma,kenapa menatap ku begitu?" tanya Bella


"Mama mencurigai sesuatu?"


"Aku masih harus menghadiri rapat ma"elak Bella melihat jam tangan nya


"Tadi kenapa kamu menghubungi mama?" tanya Adel


"Ada beberapa berkas yang memerlukan tanda tangan mama nanti akan aku minta Sekretaris ku menyiapkan nya,aku pamit dulu ma maaf tak bisa menemani mama di sini" pamit Bella mencium pipi kiri kanan Adel dan segera pergi dengan tergesa,Bella takut kalau mama nya to. mencurigai hubungan nya dan Vino karena memang belum terjadi apa-apa dengan mereka.

__ADS_1


__ADS_2