
"Aku nikahkan engkau dengan anak kandungku Anisa Nur Azizah dengan Mas kawin Berlian 3,5 krat dibayar tunai" ucap Haikal seraya menjabat tangan Tama erat
"Saya terima Nikah dan Kawinnya Anisa Nur Azizah binti Haikal Pratama dengan mas kawin tersebut tunai"ujar Tama dengan satu tarikan nafas
"Bagaimana para saksi ,sah.. sah" tanya penghulu kepada para saksi, para saksi pun melirik satu sama lain lalu berucap bersamaan "sah..." mereka pun mengucap "Hamdallah" dan tepuk tangan meriah pun terdengar riuh membuat Tama menarik nafas lega karena prosesi nya berjalan lancar.
Tak berselang lama pernikahan Vino dan Bella pun di laksanakan membuat Adelia menitikkan air mata, anak kembar yang dulu lucu dan juga menggemaskan kini sudah dewasa bahkan sudah menemukan pasangan mereka masing-masing.
"Pa.. terimakasih sudah jadi suami terbaik untuk ku dan papa yang hebat untuk anak-anak kita" bisik Adel yang tak bisa menyembunyikan kesedihannya.
Tama,Nur,Vino dan Bella berjalan kearah orang tua mereka
"Pa,, terimakasih sudah mengantar kan Abang sampai ke titik ini, Abang bangga memiliki papa,papa selalu ada untuk Abang" ujar Tama memeluk tubuh Damian, lelaki yang masih terlihat Tampan sampai saat ini
__ADS_1
Damian menepuk pundak Tama pelan
"Jaga istri mu, perlakuan dia layak nya ratu,jangan pernah menyakiti nya jika ada masalah segera selesai kan, intinya saling terbuka" nasehat Damian pada anak pertama nya ini dan di anggukki Tama sambil memeluk tubuh Damian erat.
"Ma,, terimakasih sudah mendukung Abang dan merestui pernikahan Abang" ucap Tama pada Adel dengan mencium pipi Kiri dan kanan Adelia
"Maaf kan Oma yang sempat membuat mu bersedih sayang" ujar Adel mencium pipi kanan dan kiri Nur.
Di lanjutkan dengan sungkeman pada keluarga Haikal
"Selagi jantung ku berdetak aku tidak akan memberikan Nur pada siapapun,Aku akan membahagiakan Nur,kalian tidak perlu khawatir karena dari kecil kau sudah terbiasa menjaga anak manja ini" jawab Tama tersenyum bahagia
Nur memeluk tubuh Haikal erat, lelaki yang pertama kali mencium nya, lelaki yang di panggil papa untuk pertama kali mengucapkan kalimat.
__ADS_1
"Nur akan selalu jadi anak papa,Nur tidak akan pernah meninggalkan papa dan Bunda" Isak Nur
"Sayang,lepas sudah tanggung jawab papa pada mu,kamu harus mengabdi pada suami mu, dengar kan apa yang di katakan Tama karena saat ini dia surga mu" bisik Haikal pada putri kesayangannya ini
"Ingat kamu sudah menjadi seorang istri" ucap April pada Nur.
"Pa, hari ini dengan sadar Aku datang menghadap Papa, terimakasih telah memberikan sebuah restu, untuk memulai hidup baru, bersama laki-laki yang Aku harap mampu menjaga dan menyayangi ku dengan tulus, tanpa pamrih. Seperti halnya papa, yang selalu membuat ku berkecukupan dalam hidup"ucap Bella penuh haru pada Damian
"Hari ini anak papa telah dewasa, putri kecil manja yang dulu nya selalu menunggu papa pulang sudah menjadi seorang istri,saat nya kamu belajar menjadi seorang istri dan kelak akan menjadi seorang ibu, hormati suamimu sebagaimana kamu menghormati papa" ujar Damian sambil mencium kening anak perempuan nya ini,berat rasanya melepaskan Bella untuk menikah tapi sudah sewajarnya anak nya ini menjadi seorang istri.
Memang selama ini Bella lebih dekat pada Damian dari pada Adel, Bella akan meminta sesuatu pada Damian karena dia tau hanya Damian yang akan memenuhi semua keinginan Bella meski konyol sekalipun.
Setelah acara sungkeman berlangsung para pengantin segera naik ke pelaminan untuk menyambut para tamu yang ingin memberikan ucapan selamat kepada pengantin.
__ADS_1
Bella dan Nur terlihat cantik dengan balutan gaun berwarna peach, mereka sengaja membuat warna yang senada agar terlihat serasi,lagi pula selama ini Bella dan Nur memang sangat Akur.