Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
pengantin baru


__ADS_3

Wajah April sedikit memerah saat keluar dari kamar karena semalam Haikal tak melepas kan nya sedetik pun, tubuh April terasa pegal, meskipun bukan perawan tapi April merasa kan sakit di sel*ngkang*n nya mungkin efek sudah lama tak melakukan nya.Vino di pindahkan oleh Haikal ke bawah dengan alas kasur kecil, awalnya April menolak tapi Haikal tak ingin melewatkan malam pengantin nya mau tak mau April pasrah, mengingat kejadian semalam membuat April geleng-geleng kepala, suaminya sangat ganas di ranjang tapi April memaklumi semua nya karena Haikal sendiri sudah lama menduda.


"Pagi......" Sapa Haikal lembut,dia sudah bangun dan mandi duluan, meskipun dingin Haikal tetap harus bersiap karena dia akan mengajak April dan Vino untuk belanja hari ini,dia ingin merubah isi rumah April dengan perabotan baru.


"Pagi juga mas,kenapa tidak membangun kan ku dulu sebelum mandi mas" ucap April menunduk malu


"Kenapa? kamu mau mandi bersama sayang?" goda Haikal


"Apa semalam kurang,jika ia malam nanti kita ulang kembali" lanjut Haikal mengulum senyum nya genit


"Bukan begitu... !! aku kan bisa siapkan air panas nya,maaf di sini tidak ada shower seperti rumah mu"


"Apa kamu tau seperti apa rumah ku?" tanya Haikal di jawab gelengan oleh April


"Bagaimana pun keadaan nya yang jelas jika ada kamu aku nyaman,soal air panas itu perkara gampang sayang" ungkap Haikal menarik April dalam pelukan nya membuat wajah April memerah karena malu


"Pagi-pagi sudah menggombal,minggir mas aku mau mandi dulu" pinta April, tubuh nya sudah terasa lengket dan minta di segarkan oleh guyuran air.


"Mau aku temani" goda Haikal lagi tapi sebelum April menjawab nya Haikal sudah membopong tubuh April membuat perempuan cantik ini menjerit kaget.


"Mas,,nanti kelihatan Vino"

__ADS_1


"Dia masih tidur nyenyak sayang"


"Sudah sana aku mau mandi dulu,oh ya mas pindahkan kembali Vino ke atas nanti saat dia bangun dia akan marah karena semalam tidur bersama kita" ucap April saat akan menutup kamar mandi


Haikal mengangguk patuh dan mencium pipi April sekilas.


Hari pertama menjadi istri seperti nya membahagiakan bagi April tapi ntah lah kedepannya apakah akan terus bahagia atau malah menderita,April tidak bisa menjawab teka-teki tuhan ini.


Setelah mandi April segera menyiapkan teh untuk Haikal dan sarapan nasi goreng.


"Bunda segera bersiap kita akan pergi setelah sarapan" ujar Haikal lembut


"Kemana?" tanya April heran karena baru satu hari menikah sudah keluar


"Kenapa?? kamu tidak nyaman?"


"Bukan....!!! bukan begitu,aku hanya ingin memberikan kenyamanan untuk kamu dan Vino,lalu jika Satria menginap di sini dia juga betah" jelas Haikal pelan agar tak menyinggung April


April tersenyum dan tertawa kecil


"Tidak masalah mas, sekarang kamu kepala rumah tangga nya,kamu sudah tak membawa ku pergi dari rumah ini saja sudah syukur bagi ku mas, terserah kamu mau di ganti atau pun di tambah nanti yang masih aku perlukan aku simpan saja mas" ujar April tersenyum kecil membuat Haikal merasa lega,April bukan perempuan yang sulit di atur hanya saja sedikit sulit di luluh kan.

__ADS_1


"Kalai begitu bangunkan Vino, setelah makan kita berangkat sayang" ucap Haikal dan di anggukki April


****


"Pa,apa kamu sudah cek kepergian Haikal? tak biasanya dia keluar kota" ucap Bu Fatma sedikit curiga pasalnya Haikal tak pernah lagi keluar kota sejak bercerai dari Karin


"Iya ma,Haikal sedang membahagiakan kita dan Satria jangan berpikiran macam-macam ma, percaya saja dia,do'a ibu itu mujarab,do'a kan anak-anak kita selalu dalam lindungan Allah dan di limpahkan rezeki serta umur panjang" jawab pak Heru


"Ya pa tapi sudah lama Haikal menyerahkan tanggung jawab nya jika keluar kota tapi kenapa tiba-tiba sekarang pergi"


"Mungkin mendesak ma,sudah jangan negatif thinking,ajak saja Satria main ma agar pikiran mu sedikit fresh" ucap Pak Heru pergi meninggalkan bu Fatma sendiri membuat bu Fatma kesal karena suaminya ini tidak bisa id ajak bicara menurut nya.


****


"Sayang ayo segera bersiap hari ini ini kita akan jalan-jalan" Ajak Haikal pada Vino


"Kemana pa?"


"Kemana kamu suka dan bahagia" jawab Haikal cepat


"Oke,,,aku segera bersiap pa" jawab Vino semangat

__ADS_1


Hubungan Haikal dan Vino memang terjalin cukup baik membuat April tak bisa menolak Haikal,dia bisa memperlakukan Vino seperti Satria anak nya sendiri.


Senyuman jelas di wajah April saat Vino Hendak beranjak mandi bocah itu mencium pipi Haikal terlebih dahulu, mungkin memang Vino Sangat merindukan sosok ayah hingga dia terlihat lengket bersama Haikal.April berharap Haikal bisa selama nya baik pada Vino meskipun nanti mereka akan punya anak lain.


__ADS_2