Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Saling cinta


__ADS_3

Ketukan pintu membuat Adel hendak bangkit tapi di tahan oleh Damian,saat ini mereka sedang menikmati acara televisi di ruang keluarga


" Biar bik Iyem saja" ujar Damian yang tak ingin Adel beranjak dari pahanya,saat ini Adel sedang berbaring cantik di atas paha Damian dan lelaki itu dengan rasa sayang mengusap pelan rambut wanita nya ini.


"Maaf pak,ada tamu yang mencari bapak" Lapor bik Iyem


"Siapa bik?"


"Dia bilang keponakan bapak namanya Haikal" jawab Bik Iyem lagi membuat Adel sedikit tersentak kaget, tubuhnya seketika menegang,kenapa Haikal bisa kemari? ada apa?.


" Tunggu di sini saja" ucap Damian mengganti kan paha nya dengan batal sofa


Hari ini hari bahagia bercampur sial bagi Adel, mengetahui kehamilan nya dan bertemu Karin sekaligus di tambah lagi Haikal yang mendatangi kediaman nya membuat Adel harus lebih waspada.


Damian melangkah keluar dan melihat Haikal sudah berdiri di depan pintu rumah ternyata bik Iyem tidak memperbolehkan nya masuk karena memang perintah Damian tak boleh sembarang orang bisa masuk ke rumah nya tanpa izin dari dia dan Adel


" Kenapa kemari?" tanya Damian menatap tajam Haikal


"Om aku ingin memberikan berkas ini karena besok harus di kirim ke perusahaan Angkasa,Anita bilang om tidak masuk jadi aku memutuskan untuk kemari" jawab Haikal setenang mungkin meskipun saat ini hatinya sedang gelisah,dia ingin melihat Adel dan memastikan keadaan mantan istri nya itu.

__ADS_1


"Masuk" bagaimana pun juga Haikal keponakan nya,Haikal dan keluarga nya berhak tau di mana kediaman nya saat ini


Haikal masuk dan melihat kiri kanan mencari keberadaan Adel,rumah yang cukup besar dengan desain unik,rumah Damian kali ini sangat nyaman,ruang tamu nya saja super mewah.


"Cari apa?" sindir Damian


"Nggak! rumah om nyaman, aku suka" jawab Haikal cepat


"Ini rumah Adel,dia yang memilih nya.silahkan duduk!"


"Rumah Adel?"


" Hmmm...mahar pernikahan dari ku" jawab Damian santai


" Di mana Adel om?" tanya Haikal memberanikan diri


" Adel tidak enak badan,dia sedang istirahat di dalam"


" Om jangan bersikap dingin pada ku,aku ini keponakan om,kita keluarga om" ingat Haikal

__ADS_1


" Ya,,kau keponakan ku,anak dari kakak kandung ku tapi jika kau mengusik keluarga ku aku tidak akan tinggal diam,Adel istri ku bukan istri mu lagi coba lah move on Kal, dia saat ini menjadi tante mu dan dia tengah hamil anak kami" ujar Damian memberitahu agar Haikal sadar diri


" Adel hamil.... jangan bercanda om!" ucap Haikal tersenyum meremehkan ucapan Damian


"Beberapa tahun kami menikah Adel tak pernah hamil dan mana mungkin sekarang hanya hitungan bulan Adel hamil,om jangan mengada-ada" lanjut Haikal terkekeh kecil


"Kenapa tidak mungkin aku dan suami ku melakukan nya hampir setiap hari dengan penuh cinta, mungkin saja itu terjadi,aku bukan perempuan mandul nyatanya sekarang aku hamil" jawab Adelia sambil mengusap perut nya pelan


" Adel" gumam Damian dan Haikal bersamaan


"Kamu memang tidak pernah berubah,dari dulu dan sekarang kamu tetap sombong Haikal" ujar Adel tanpa memanggil Haikal dengan sebutan Mas lagi,dia terlalu muak untuk bersikap manis pada Haikal


"Kesabaran seseorang ada batas nya di saat sudah memuncak dia bisa meledak dan melukai siapa saja,aku sudah cukup sabar dengan sikap mu selama ini dan lebih memilih mengalah dari pada tersakiti tapi kali ini tidak lagi Haikal aku bukan Adel yang lemah seperti kamu kira,aku punya suami yang bisa melindungi ku setiap saat" tekan Adel


Damian melangkah kan kaki nya mendekat pada Adel dan menarik pinggang istri nya membuat Haikal jengah melihat kemesraan mantan istri dan om nya ini


"Semua nya sudah saya periksa dan tanda tangani jika kamu tak ada lagi kepentingan bisa keluar dari rumah kami" ucap Damian


"Om mengusir saya?" tanya Haikal tak terima

__ADS_1


"Saya rasa kamu harus tau kalau jam segini adalah jam bersantai saya dan suami saya,jadi kami tidak bisa di ganggu, untuk urusan kantor bisa di bicarakan di kantor iya kan sayang?" tanya Adel menatap Damian mesra, terlihat sekali rona bahagia Adel saat menatap Damian, perempuan ini benar-benar sudah melupakan diri nya.


Haikal mengambil berkas di atas meja dan segera melangkah keluar rumah Damian,Haikal benar-benar cemburu melihat Adel dan Damian saat ini tapi dia bisa apa Adel bukan milik nya lagi


__ADS_2