
"Berikan dia sedikit uang untuk modal usaha kal, bagaimana pun juga kamu berperan membuat hidup nya susah seperti sekarang ini" ucap Pak Heru saat Haikal menceritakan nasib Karin saat ini
Mereka sedang bersantai di ruang keluarga, sedangkan Satria sudah tertidur nyenyak di kamar,sejak memutuskan bercerai Haikal lebih mendekatkan diri pada Satria dia ingin anak nya ini hidup bahagia tidak seperti dirinya.
"Hey....hey...kenapa malah di berikan uang,bukan nya Karin sudah menikmati hidup enak dulu bersama Haikal dulu pa, meskipun sebentar dia sudah bisa menikmati nya dan berfoya-foya kesana-kemari dari pada tidak sama sekali" Potong bu Fatma
"Ma,, sebenarnya jika di tujukan salah saat ini kamu lah orang yang paling bersalah kamu yang meminta Haikal Menikah lagi dengan Karin saat itu karena seorang cucu, Sekarang malah kamu yang tidak bertanggung jawab bahkan mengurus Satria pun kamu tidak..!!" ujar pak Heru kesal melihat istrinya yang tak kunjung bertobat,Bu Fatma terus saja bersikap sombong
__ADS_1
"Kenapa dulu dia mau pa,itu berarti dia ingin hidup enak kan...!! kenapa sekarang kalian nyalahin mama,kalau kehidupan nya begini juga salah dia sendiri yang tak mau bersabar coba dia bersabar sebentar menunggu Haikal bangkit lagi pasti dia juga yang akan senang sekarang nyatanya apa? dia yang berselingkuh dari Haikal apalagi sekarang dia sampai hamil di luar nikah sesuatu hal yang memalukan" ketus Bu Fatma yang tak ingin di salahkan
"Bukan begitu maksud papa ma,dulu kan mama yang kekeh meminta ku menikah dengan Karin sekarang kehidupan Karin begitu juga karena aku ma,jadi apa salah nya aku sedikit memberikan bantuan pada dia,dia juga saat ini tengah kesusahan ma dan satu lagi mama juga berusaha lah bersikap baik pada om Damian karena berkat dia kehidupan kita bisa begini,kalau saja Om Damian tidak mau tau kita sudah jadi gembel ma,apa mama mau?" ucap Haikal mencoba menjelaskan
"Sudah lah kalian sama saja selalu ingin menang sendiri,kalau tidak butuh mama lagi biar mama yang pergi,sikap mama dari dulu memang begini pada siapapun"ujar Bu Fatma kekeh dengan ucapan nya
"Papa bilang sepele? kalian menyakiti hati mama berulang kali sepele....!!! aku hanya ingin Haikal bahagia pa, menikah dengan Adel tak memiliki keturunan lebih baik Karin pada saat itu,tapi mama juga tak menyangka kalau sifat Karin seperti ini" bentak Bu Fatma
__ADS_1
"Sudah....sudah lah ma, semua nya juga sudah selesai jangan di ungkit lagi hanya akan menambah luka,kita benahi yang sudah-sudah,apa mama tidak menyadari di keluarga kita hanya ada keributan bukan keharmonisan" potong Haikal
Bu Fatma segera meninggalkan meja makan dia terlihat kesal dengan anak dan suami nya ini yang terus menerus menyalahkan diri nya
"Pa,mama orang yang tak pernah bisa di salah kan,sudah lah pa mengalah saja tak membuat hidup kita mati" ujar Haikal sedikit terkekeh pada papa nya
"Mungkin ini memang sudah garisan hidup ku pa, tidak usah di perpanjang lagi,nanti aku yang memberikan sedikit uang untuk Karin tanpa sepengetahuan mama agar kehidupan Karin bisa lebih baik tanpa kami harus kembali bagaimana pun juga Karin itu mama nya Satria jika terjadi apa-apa pada nya Satria akan piatu,aku tak mau itu terjadi pa" jelas Haikal dan di anggukkan oleh pak Heru
__ADS_1
Memang di akui pak Heru istri nya itu sangat keras kepala dan sombong hanya karena sudah sama-sama tua saja pak Heru malu untuk bercerai jika masalah pekerjaan Damian akan menjamin hidup nya hingga meninggal nanti tapi dia malu dengan hujatan tetangga bercerai setelah tua,mama Haikal tak pernah mau di atur dia merasa dirinya selalu benar.