Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Culik


__ADS_3

Kaca mata hitam,dan memakai topi kupluk untuk menutupi kepalanya,Devan tengah bersiul di atas mobil nya menunggu Kiara dari kejauhan untuk keluar dari rumahnya,tadi Sam sudah memberi kan kabar kalau Kiara tengah sarapan dan sebentar lagi akan keluar,Devan harus siap-siap menunggu di luar jangan sampai kehilangan jejak dan jangan sampai ketahuan.


Hari ini Devan benar-benar merubah penampilan nya bak menjadi detektif sungguhan,agar Kiara tak mengenali nya, mobil yang dia gunakan pun berbeda dari biasa yang dia pakai sehari-hari.


Cukup lama Devan menunggu akhirnya mobil Kiara keluar dari rumah,Devan segera mengikuti mobil sepupu nya ini.


"Arah mana ini,bukan kantor" ujar Devan terus fokus pada mobil Kiara agar tidak kehilangan Jejak.


Kiara berhenti di kawasan rumah mewah, seperti biasa kegiatan rutin nya untuk menjemput Luna terlebih dahulu baru ke kantor bersama Andre, mobilnya masuk ke dalam garasi rumah Andre.


"Ini rumah suaminya Kiara,cukup besar!"Gumam Devan mengangguk kan kepala nya kecil seolah mengerti apa yang harus dia lakukan saat ini.


Devan memotret rumah tersebut lalu mengirim kan nya pada Sam dan Ardian.


Ting....satu pesan masuk di ponsel Devan


"Ikuti terus jangan sampai lolos" pesan Sam


Ting....satu pesan lagi masuk dari Ardian

__ADS_1


"Semangat Van...Diana menunggu mu!"


"Sial" umpat Devan


Lama Devan menunggu Kiara tapi tak kunjung keluar,apa yang tengah di lakukan sepupu nya ini di dalam.


Satu jam lebih Devan menunggu dia mulai bosan,Devan ingin dia menghubungi Kiara tapi takut malah ketahuan akhirnya Devan memutuskan tetap menunggu yang tak pasti ini..


Tak berselang lama dalam kebosanan nya Kiara keluar dengan menggandeng anak perempuan berseragam TK dan di ikuti lelaki dari belakang membuat Devan bengong.


"Bukan nya itu bos Kiara,si Andre" ujar Devan pelan,dia tau kalau Andre bos Kiara karena beberapa kali pernah bertemu di acara pebisnis bahkan Ardian pun tau itu,tapi mereka tidak tau kehidupan Andre hanya sebatas kenal kalau Andre seorang pebisnis saja.


"Loe bilang nggak matre,eh ternyata lebih matre dari yang gue kira Ki,Loe memang asli sepupu gue,nggak jauh beda sama selera gue orang berduit" geleng Devan sambil tersenyum kecil.


"Ini harus segera di selesaikan, sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga Ki, akhirnya loe ketahuan juga ada main sama bos loe"


****


" Yakin loe Van,nggak ngarang" tunjuk Sam

__ADS_1


"Yakin gue, sumpah deh,buka ponsel kalian masing-masing,gue kirim foto nya sekarang,loe perhatiin wajah lelaki nya,Andre bos Kiara sendiri" Ucap Devan mengambil ponsel dan segera mengirim kan nya


Sam mengangguk kecil


"Tapi kenapa Kiara berbohong,harus sampai punya anak dulu dari Andre?"


"Mungkin aja Andre punya istri lain, secara Kiara nggak pernah nggak pulang ke rumah kan! coba loe pikir mana ada lelaki yang tahan nggak tidur sama Istri nya" jawab Devan


"Itu cuma ada dalam pikiran loe Van,kotor mulu" kesal Ardian


"Sekarang gue tanya sama lo,kalau Loe nikah sama Nisa tapi nggak tidur bareng apa loe sanggup? nggak kan!"


"Loe yang buat pertanyaan loe yang jawab" sungut Sam


"Tapi anak nya kok bisa pisah gitu tidur nya" ucap Ardian


"Itu yang harus kita selidiki" sahut Sam


"Terus kita harus bagaimana?" tanya Ardian

__ADS_1


"Culik Andre!!! kita harus culik Andre supaya masalah bisa selesai" pekik Devan memberikan ide


__ADS_2