Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
cerita


__ADS_3

Bukan nggak mau update banyak sayang, kesibukan ku di dunia nyata sekarang benar-benar sibuk....mohon maaf sekali kalau Beberapa hari ini aku nggak update banyak ya,tapi kalau aku sempat aku tetap up.... makasih buat para pendukung aku 🙏🙏


jangan lupa vote dan like nya sayang....


*****


Beberapa Minggu berlalu April mengurusi sang mertua,Fajar dan Anita sudah menikah meskipun bu Fatma tak bisa menghadiri nya tak mengurangi kebahagiaan Fajar dan Anita, awalnya bu Fatma sempat marah dan kecewa tapi setelah di berikan nasehat oleh pak Heru akhirnya bu Fatma mengalah,Bu Fatma sendiri sudah mulai menyukai keberadaan April di rumah nya karena April sangat rajin meskipun sedang berbadan dua April selalu mengurusi bu Fatma apapun kebutuhan bu Fatma April yang siap kan..


"Ma,mau kemana?" tanya April melihat bu Fatma yang mendorong kursi roda nya sendiri


"Mama bosan Pril, bawa mama jalan-jalan untuk sekedar berkeliling saja, kepala mama mumet sudah beberapa bulan hanya di rumah" jawab Bu Fatma


"Tapi ma-"


"Ayo lah Pril,apa kamu tega melihat mama terkurung di rumah ini,kamu enak bisa keluar kapan kamu mau, sedangkan mama hanya meratapi nasib di sini" celetuk bu Fatma lagi


April tak enak hati mendengar ucapan sang mertua nya,dia segera berdiri


"Mbak tolong lihat anak-anak ya, mereka sedang main di luar,saya mau bawa mama dulu ke taman ujung ya" ujar April pada pembantu di rumah


"Ayo ma" ucap April pada bu Fatma, meskipun perut nya sudah mulai membesar April tetap semangat mengurusi sang mertua


"Kemana Pril?" tanya Pak Heru yang melihat mertua dan menantu ini keluar rumah

__ADS_1


"Mama ingin jalan-jalan pa, katanya bosan di rumah" sahut April


"Mama ingin juga melihat keluar pa,sudah lama terkurung di dalam membuat mama jenuh" jawab bu Fatma kepada sang suami


"Kamu ini ma tidak pernah betah kalau di rumah,nggak sehat,,nggak sakit selalu ingin keluar,Ya sudah hati-hati Pril,jangan terlalu jauh nanti perut mu malah kram" oceh pak Heru dan di anggukki April sambil tersenyum manis


Bu Fatma tersenyum kecil,cuaca cukup baik sore ini tidak ada lagi matahari yang menyengat, April terus mendorong kursi roda Bu Fatma pelan.


"Kami suka tinggal di rumah mama Pril?" tanya Bu Fatma


"Suka ma" jawab April singkat


"Selama Haikal menikah mama tidak pernah suka dengan istri nya, mulai dari istri pertama hingga kamu,awalnya mama suka pada Karin bahkan mama yang menjodohkan mereka tapi lama kelamaan tingkah Karin semakin liar membuat mama ingin dia berpisah dari Haikal,dan mama berusaha kembali menjodohkan dia dengan Anggi tapi ternyata Haikal sudah punya pilihan lain" cerita Bu Fatma


"Di mana kalian bertemu dan Mengapa bisa menikah?" tanya Bu Fatma


"Awal bertemu saya sedang bingung ma, hingga menumpahkan minuman di jas mas Haikal,dan pertemuan kedua dia hampir menabrak saya" ingat April


"Lalu kenapa menikah?"


"Saya bekerja sebagai model kosmetik di perusahaan nya"


"Astaga.....mama baru ingat kalau mama memang pernah melihat kamu di majalah perusahaan Haikal" pekik Bu Fatma

__ADS_1


"Iya ma, kami terus dekat dan tiba-tiba mas Haikal melamar saya, awalnya saya sempat ragu karena dia meminta menikah siri tanpa adanya orang tua, tapi dia terus menyakinkan saya ma, hingga saat ini"


"Kamu bahagia?"


"Sangat,, sangat bahagia" ujar April mengehentikan dorongan nya dan mendekat di hadapan bu Fatma lalu


"Ma...maaf jika mama kecewa dengan pilihan mas Haikal tapi aku akan mencoba jadi menantu yang baik untuk kalian,aku tak memiliki orang tua lagi ma,hanya kalian yang aku punya, izinkan aku berbakti pada kalian" ujar April meraih tangan bu Fatma membuat perempuan tua ini malu,dia sempat tak menerima menantu nya ini tapi kini malah April yang ikhlas mengurusi nya.


Bu Fatma menggeleng kan Kepala dan menitikkan air mata,rasa haru dan malu bercampur aduk membuat nya tak bisa berkata apa-apa.


April menyeka air mata sang mertua dan mencium tangan Bu Fatma,dari dulu dia ingin membahagiakan ibu nya tapi tak kesampaian karena ibunya sudah dulu menghadap ilahi tapi kini dia berjanji akan membahagiakan sang mertua..


Satu senyuman licik terpancar dari bibir wanita muda yang sedang mengendarai mobil, beberapa hari ini dia terus mengawasi rumah bu Fatma tapi tak menemukan apapun dan sore ini seperti ketiban rejeki nomplok dia mendapatkan menantu dan mertua yang sedang berpelukan mesra di jalan.


"Maaf jika mama pernah menyakiti mu, semua istri Haikal hanya kamu yang mama restui" ujar Bu Fatma memeluk tubuh April


Bu Fatma melihat dari kejauhan mobil yang melaju kencang membuat dia berteriak


"April.......!!!"ujar Bu Fatma mendorong tubuh April ke pinggir dengan tenaga yang dia punya membuat April terjatuh ke terotoar


"Braaak......." suara keras menghantam kursi roda bu Fatma membuat perut itu terbaring dengan darah segar di jalan sedangkan April menahan sakit di perut nya


Warga berdatangan untuk membantu mereka,ada yang kerumah bu Fatma untuk memberikan kabar.

__ADS_1


April sendiri pingsan karena tak sanggup menahan sakit nya.


__ADS_2