Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Lamaran


__ADS_3

"Tidak.....!!!aku tidak setuju om,apa kata orang nanti jika mereka menikah" bantah Haikal pada Damian saat Damian meminta Nur untuk menjadi pasangan Tama anak nya.


"Apa om tidak berpikir kalau kita keluarga om,aku memang menyayangi Tama sebagai adikku,tapi untuk menikahkan mereka aku belum bisa om,Nur tidak pantas menikah dengan om nya sendiri" lanjut Haikal


"Sebenarnya harus om luruskan di sini karena hanya om sendiri saat ini yang mengetahui cerita nya setelah papa kalian meninggal"ujar Damian menghela nafas panjang membuat Haikal bingung ada cerita apa di balik kematian papa nya.


"Om dan papa kalian bukan kakak-adik kandung,kami tak punya ikatan darah,Mas Heru diambil di panti asuhan dulu saat keluarga om menginginkan anak hingga usia kami terpaut jauh" jelas Damian membuat Haikal terkejut, dia tak percaya jika Damian dan papa nya bukan kakak-adik


"Om jangan bercanda,jangan jadikan cerita palsu karena pernikahan"


"Tidak,,,om tidak sedang mendongeng Kal,ini fakta.Mas Heru menikah dengan mbak Fatma karena di jodohkan,dia ingin membalas budi keluarga om, bukti nya om bisa memilih pasangan siapapun,dan surat Adopsi papa mu juga masih tersimpan rapi di brangkas rumah mama om" jawab Damian lagi membuat Haikal tak bisa berpikir jernih, ternyata papa nya seorang anak angkat.


Selama ini Damian terlalu banyak membantu keluarga nya meskipun papa nya seorang anak angkat tapi Damian tidak pernah sekali pun mengatakan nya hingga papa nya tutup usia,Haikal terduduk lemah membuat April mengusap lembut lengan suaminya ini.

__ADS_1


"Awalnya Adel juga tak mengizinkan mereka menikah karena masa lalu tapi melihat Tama yang semakin menggila saat Nur pergi om tidak tega hingga menceritakan nya pada Adel"Lanjut Damian dan di anggukki Adel


Haikal menatap wajah Adel yang terlihat teduh, perempuan kuat dengan segenap penderita masalalu nya.


Nur merasa lega dengan hubungan mereka,tak ada ikatan darah yang bisa menjauh kan nya dari Tama lagi,begitu juga Tama yang dari tadi tegang menyaksikan penolakan Haikal.


"Jadi sekarang keputusan semua di tangan mu Kal,kami datang ingin meminta Nur untuk Tama jika kamu bersedia kita lanjutkan ke jenjang pernikahan karena Vino dan Bella juga ingin segera menikah" ucap Damian membuat Haikal mengerutkan keningnya dia belum mendengar apapun tentang percintaan Vino dan Bella kenapa anak-anak nya bisa meminta menikah serentak dengan satu keluarga yang sama.


"Vin,apa benar?" tanya April dan di anggukki Vino pelan


"Pa,Nur mencintai om Tama"sahut Nur


"Biarkan kami bersama pa"mohon Nur membuat April geli sendiri melihat anak perempuan nya ini berbicara cinta,selama ini Nur tidak mengerti apapun dia seorang gadis lugu yang menurut pada orang tua nya tapi kini gadis cantik ini sudah berubah dewasa dan meminta menikah.

__ADS_1


"Jelaskan dulu status hubungan mu dan Vina,Tam setelah itu baru kita lakukan lamaran kasihan Vina yang masih berharap pada mu" ucap April


"Aku yang menjelaskan pada Mama nya Vina nanti Pril agar semua nya jelas yang terpenting kebahagiaan Tama, hanya Nur yang bisa membuat nya bahagia"jawab Adel


"Baiklah tentu kan tanggal nya kita akan persiapan semua nya" ucap Haikal membuat semua nya lega.


Nur tersenyum kecil menatap wajah Tama karena selesai sudah permasalahan mereka saat ini,tak ada lagi penghalang hubungan mereka lagi.


"Bagaimana dengan mu Satria apa kah ingin serentak juga" goda Haikal membuat Satria melihat kiri kanan selama ini orang tua nya tidak pernah melihat Satria membawa perempuan manapun untuk dikenalkan.


Satria menggeleng kan kepala nya cepat,dia tak punya jawaban untuk pertanyaan papa nya.


Damian menarik nafas lega karena semua permasalahan keluarga nya telah selesai,kini tinggal menunggu sang anak kembar untuk menikah.

__ADS_1


"Ternyata kalian bukan saja di lahirkan kembar tapi untuk pasangan pun kalian tak ingin di pisahkan" goda Haikal sambil melirik ke arah Tama dan Bella bergantian membuat kedua anak kembar ini tersenyum malu.


__ADS_2