Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
kantor


__ADS_3

"Sayang,kamu sudah dapat model nya?" tanya Adel merapikan dasi dan jas Damian


"Haikal bilang semalam sudah,kamu jadi datang kan hari ini?"


"Hmmm.....tapi aku urus dulu keperluan si kembar nanti aku menyusul ke sana"sahut Adel


"Di bawa saja sayang,biar kamu tidak kepikiran nanti.Mau aku jemput atau dengan supir?"


"Apa tidak masalah jika di bawa?" Tanya balik Adel


"Biarkan mereka tau dengan dunia bisnis apalagi Tama dia harus tau sejak dini karena semua harta kita akan di urus oleh dia nanti" jawab Damian mendekat dan mencium kening Adel


"Aku berangkat" pamit Damian


"Hati-hati sayang jangan di jemput aku ke sana dengan supir saja kamu pasti sangat sibuk,aku tidak ingin mengganggu kamu" ujar Adel mencium pipi Damian dan tersenyum kecil

__ADS_1


"Kamu memang Istri yang baik, selalu mementingkan aku, bagaimana aku bisa jauh dari kamu kalau sikap kamu begini dan tak ada yang kurang dari mu sayang"


"Sudah sana berangkat jangan menggombal pagi-pagi,nanti malah diabetes..!!" ucap Adel memegang pipi Damian lembut


Damian segera berangkat,tapi sebelum nya tidak lupa memberikan kecupan pada dua kembar nya ini.


****


April menatap penampilan nya di cermin, meskipun tidak dengan pakaian bagus setidaknya rapi,April memang tidak pernah membeli pakaian beberapa tahun ini dia sibuk dengan keperluan pengobatan dan yang lain nya mengenai ibunya, baju-baju lama nya pun masih ada karena dia bekerja memang memakai pakaian dari restoran.


"Bunda kerja dulu sayang,kamu jaga nenek di rumah ya,ingat jangan kemana-mana dan jangan nakal" pesan April mencium pipi Vino


"Bunda pulang nanti jangan lupa belikan Vino mainan baru ya" ujar Vino


April tersenyum dan mengangguk kecil lalu segera pergi,dia harus berjuang untuk membahagiakan anak nya itu dia tidak mau jika Vino merasa kesusahan cukup dirinya saja yang merasakan,Vino harus bahagia dan Vino bisa bangga memiliki ibu seperti April

__ADS_1


"Gimana? udah selesai semua nya?" tanya Damian pada Haikal yang sedang sibuk menata ruangan


"Sudah om sebentar lagi model nya juga akan datang" sahut Haikal yang sibuk mempersiapkan semua nya,dia sudah memberikan alamat kantor nya pada April,semalam Haikal sudah menawarkan untuk menjemput tapi April menolak dia yang akan datang sendiri ke kantor.


"Bagus.... semoga berjalan lancar,om tidak ingin kerja keras kita semua sia-sia, apalagi kamu yang sudah mengeluarkan uang banyak untuk acara ini"ucap Damian


"Ibu bos nya nggak datang om?"tanya Haikal melihat tidak ada yang mengekori Damian dari belakang, biasanya Adel bergelayut mesra di sebelah Damian tapi tidak untuk kali ini.


"Adel....!! nanti dia menyusul sekarang lagi ngurus si kembar dulu,sudah mulai rewel kalau di bawa-bawa Kal, kasihan Adel tapi mau bagaimana lagi dia tidak mau kalau si Kembar di tinggal terlalu lama" jelas Damian dan di anggukki Haikal


Haikal dari tadi melirik jam tangannya menanti kedatangan April yang belum juga datang.


***


Mohon maaf untuk hari ini tidak bisa up banyak karena sedang ada acara keluarga untuk menyambut bulan suci Ramadhan hanya satu bab.

__ADS_1


__ADS_2