
"Sam jangan karena Vivian loe dan Devan malah bertengkar, semua nya bisa di bicarakan baik-baik Sam"ujar Ardian serius
"Tapi Ar,gue nggak terima kalau Devan malah berbicara buruk tentang Vivian,dia nggak tau Vivian! gue yang ngejalanin hubungan dengan Vivian selama ini Ar, Vivian perempuan baik-baik"jelas Sam
"Gue tau Sam tapi ucapan Devan bisa loe selidiki sendiri,jika terbukti gue mau loe minta maaf pada Devan bagaimana pun juga dia yang paling tua di antara kita, wajib kita meminta maaf Sam"
"Jika tidak?" potong Sam
"Gue yang minta Devan buat minta maaf pada loe, pasti dia mau" jawab Ardian dan di anggukki Sam setuju
Selama ini mereka tidak bertengkar meskipun terkadang Devan memang lebih mengesalkan.
****
"Van,aku nggak suka kamu ikut campur dengan hubungan mereka,biar saja Sam menyelesaikan nya sendiri" ujar Diana
"Di...Sam saudara ku,aku tidak akan biarkan satu orang pun membuat nya sakit hati, apalagi Vivian"
"Tapi Sam lelaki Van,dia pasti tau cara menyelesaikan masalah nya"
__ADS_1
"Justru karena lelaki Sam pasti akan mudah memaafkan Vivian,Aku tidak ingin ada pengkhianat di keluarga kami, cukup sudah cerita Oma Adel dan Opa Haikal tidak dengan keturunan nya Di" tegas Devan membuat Diana terdiam,Diana salut dengan prinsip Devan tak akan membiarkan keluarga nya terluka.
"Di.....aku hanya ingin keluarga ku bahagia,aku ingin Ardian,Kiara,Sam dan Aku sendiri berdiri dengan keluarga yang harmonis"
Diana mengangguk kan kepalanya pelan, semakin kesini hubungan Diana dan Devan semakin mendekat,niat awal hanya ingin bermain-main justru Diana terperangkap pada ketulusan mantan Casanova ini,Devan memberikan kasih sayang dan cinta yang memang tidak pernah Diana dapatkan sebelum nya.
****
"Lusa kamu akan menikah dengan Alex,Vi semua nya sudah mama urus"
"Ma...mama gila! mana mungkin aku dan Alex akan menikah secepat itu ma,aku masih harus menjelaskan pada Sam"pinta Vivian
"Tapi ma-"
"Vi.... perusahaan papa ada di tangan keluarga Alex, jangan bertingkah aneh jika tidak ingin kehilangan kemewahan yang ada selama ini" tegas mama nya
"Setidaknya beri aku kesempatan ma untuk bicara dengan Sam"
"Tidak!!! Mama tidak ingin ambil resiko Vi, Menikah dan pindah hanya itu pilihan nya saat ini, untuk Sam mama yang akan temui dia nanti"
__ADS_1
"Ma-"pekik Vivian saat melihat mama nya sudah pergi meninggalkan dia sendiri di kamar
Beberapa hari ini Vivian sengaja mematikan ponsel nya karena dia belum siap memberikan penjelasan pada Sam tentang pembatalan pertunangan mereka, Vivian tau Sam pasti kecewa tapi ini permintaan orang tua nya, Vivian juga tidak ingin jadi anak durhaka.
"Maaf Sam....maaf kan aku untuk semua ini" batin Vivian.
****
"Bagaimana persiapan nya mom,sudah selesai?" tanya Tama pada Nur
"Sudah pi,oma Adel ingin acara mereka di gelar bersamaan agar lebih meriah karena setelah pernikahan Ardian dan Sam oma akan membawa Opa Damian ke Singapura untuk berobat" jelas Nur
"jadi tidak ada lagi yang kurang?" tanya Tama lagi
"Seperti nya tidak, semua nya sudah selesai, untuk makanan semua dari kafe Vino dan untuk Wo nya sama seperti Kiara kemarin, untuk pakaian juga sudah selesai, undangan sebagai sudah di sebarkan seperti nya semua hampir 90% pi" terang Nur
"Oke...tapi ingat mom jangan terlalu lelah,nanti malah kamu yang jatuh sakit "
"Iya pi.... justru saat ini Nur sangat bahagia karena akhirnya anak satu-satunya kita akan menikah, tidak sabar mommy menunggu kehadiran cucu"
__ADS_1
"Menikah saja belum Mom,,,, sudah berpikir cucu kamu Mom" ujar Tama sambil menggelengkan kepalanya pelan.