
Seminggu berlalu pasangan pengantin baru ini sudah aktif kembali dengan aktivitas mereka,saat ini Tama dan Nur sudah kembali ke rumah Haikal sedangkan Vino dan Bella kembali kerumah Damian, mereka belum pindah rumah karena April dan Adel belum mengizinkan nya, untuk beberapa waktu ini April dan Adel ingin mereka tinggal bersama.
"Sayang siang nanti datang ke kantor ya" ujar Tama pada Nur saat akan pamit ke kantor
"Kenapa?"
"Aku mau makan siang bersama"
"Baiklah" sahut Nur tersenyum manis sambil memeluk tubuh Tama lalu menyalami punggung tangan Tama serta Tama mencium kening perempuan bertubuh mungil ini.
April dan Haikal melihat dari kejauhan saat pengantin baru ini berpamitan,Nur persis seperti April yang selalu manja pada Haikal
"Sama seperti kamu bun"
"Sama apa nya?" tanya April
"Manja nya,harus peluk dulu baru bisa berangkat kerja aku nya" goda Haikal
"Ya iya lah Nur anak ku wajar saja kalau sama" celetuk April sedikit cemberut
"Anak aku juga bun, jangan lupa aku yang menanam benih nya"
"Papa.....!!!!" pekik April
****
__ADS_1
"Bell,,belajar lah menjadi seorang istri yang baik dalam melayani suami,mama sudah semakin tua nak suatu saat mama akan pergi dan kamu harus tua cara membuat suami mu bahagia" Ucap Adel pada Bella
"Vino juga ingin istri nya pintar segala nya,dia pasti ingin mencicipi masakan istri nya, kurangi sedikit aktivitas mu Bel, prioritas kan keluarga" lanjut Adel,Bella akui dia tidak bisa masak apapun karena selama ini dia hanya bekerja di kantor untuk urusan makanan seringkali Nur yang mengirimkan pada nya.
"Tapi ma-"
"Soal pekerjaan??? itu bisa di atur sayang,kamu punya sekretaris dan asisten pribadi bukan, serahkan pada mereka,mama dulu juga begitu tapi sebisa mungkin mama pilah waktu nya" potong Adel,Adel khawatir Vino berpaling dari Bella karena Bella terlalu sibuk dengan karir nya.
"Baiklah akan aku pikirkan ma" ujar Bella
"Berangkat sekarang?" tanya Vino yang baru keluar dari kamar
"hmmmm,ma aku pamit dulu" ucap Bella mencium pipi kiri kanan Adel dan dan menyalami punggung tangan mama nya ini dan di ikuti oleh Vino..
"Sayang boleh aku minta sesuatu?" tanya Vino saat mereka sudah di dalam mobil
"Aku ingin kamu memanggil ku sebutan mas,atau Abang atau panggilan sayang lain nya, rasa nya aneh jika suami istri masih dengan panggilan nama" ujar Vino membuat Bella menghela nafas panjang dia pikir ada yang serius
"Hanya itu?"
"Ya, aku ingin dunia tau kalau kita saling mencintai dan belajar untuk saling menerima kekurangan satu sama lain agar rumah tangga kita bahagia"ujar Vino menatap Bella penuh cinta
"Oke....kita jalan sekarang mas" ucap Bella sedikit malu
Vino tersenyum manis dan mengusap pipi Bella lembut, perempuan yang terlihat tangguh dan mandiri ini ternyata penurut, tidak sulit bagi Vino untuk menuntun Bella.
__ADS_1
***
"Ay ini di kantor....!!!" ujar Nur saat Tama mendudukkan nya di atas meja kerja
"apa salah nya sayang tidak ada yang berani masuk kedalam ruangan ku"
"Tapi ay ini kantor tempat bekerja bukan tempat mesum"
" mesum sama istri sendiri tidak masalah sayang" ujar Tama mencium pipi Nur sambil meremas bokong istri nya itu
"Tapi kata nya mau makan siang,nanti keburu dingin lo ay.."
"Sebelum makan itu aku mau makan kamu dulu" ucap Tama semakin gencar meraba tubuh Nur.
"Ay......!!!"
crek....... pintu ruangan Tama terbuka dan membuat Nur langsung berdiri melihat siapa yang datang
"Vina...." ujar Tama pelan
"Maaf,,maaf aku mengganggu kamu bang,aku tidak tau lagi harus cerita ke siapa" ujar Vina sambil menghapus air mata nya sedangkan Nur merapikan penampilan nya dia merasa kaku karena ada yang melihat kemesraan mereka meskipun sudah suami istri Nur masih merasa risih
"Ada apa?" tanya Tama yang juga merasa terganggu
"Nur...maaf aku mengganggu kalian, aku permisi dulu" ucap Vina lalu pergi meninggalkan ruangan Tama membuat Tama sedikit merasa bersalah sudah mengabaikan Vina
__ADS_1
"Kenapa dia ay?" tanya Nur
Tama mengangkat bahu nya tidak tau karena Vina langsung pergi.