
"Ki...malam ini bisa kita bicara" ucap Andre memberanikan diri untuk mengajak Kiara berbicara.
"Bicara apa?"Tanya Kiara
"Apa tidak bisa di sini saja"
"Seperti nya makan malam lebih baik" ajak Andre
"Bagaimana?"
"Boleh...." jawab Kiara pelan
"Malam nanti aku jemput kembali" ucap Andre pelan,lalu pamit bersama Luna
****
"Kamu yakin setelah menikah kita akan tinggal di rumah oma sayang? jika kamu keberatan aku akan katakan pada mommy agar mommy bisa membujuk Oma?" tanya Ardian pada Nisa
"Kenapa tidak?? sebenarnya aku masih malu untuk bertemu oma Adel,Ar. Aku juga sudah berbicara dengan bunda dan sepakat kalau aku tinggal bersama oma Adel setelah kita menikah,aku ingin menebus semua kesalahan oma Karin di masa lalu nya Ar, perempuan mana yang sanggup suaminya di ambil oleh perempuan lain, tidak ada yang menginginkan nya"jawab Nisa
"Jujur aku takut sayang!"
"Kenapa takut?"
"Aku takut kamu tidak kuat tinggal bersama Oma dan berimbas pada rumah tangga kita"
__ADS_1
"Kamu lucu,belum juga di jalani kamu sudah takut duluan, insya Allah aku siap Ar, tidak ada yang perlu di takut kan"
Ardian mencintai Nisa,tapi dia juga harus menjaga perasaan oma nya,tapi Ardian ingin buktikan pada Adel kalau Nisa tidak sama seperti oma nya, Nisa perempuan baik dia berpendidikan.
****
"Ma.....Aku tidak ingin ada lagi keributan ma,cukup sudah permasalahan yang dulu biakan sekarang hanya ada kesenangan saja di masa tua ini" ujar Damian pada Adel
"Aku hanya ingin mengetahui sifat Nisa pa, tidak ada salah nya bukan mengetahui sifat cucu menantu sebelum kita memberikan semua aset pada mereka, kamu tau sendiri bukan kalau darah Karin mengalir pada Nisa, syukur jika Nisa benar-benar baik jika tidak!!! siapa yang akan bertanggung jawab atas pernikahan ini???" jelas Adel
"Pa... perempuan itu mahkluk yang paling mudah memaafkan,hatinya lembut apalagi melihat air mata,aku sudah memaafkan Karin lama sebelum bertemu kemarin apalagi karena dia aku bisa menikah dengan lelaki seperti mu dan mendapatkan Tama serta Bella sekaligus tapi perempuan itu mahkluk yang sangat peka pa,sulit melupakan sekecil apapun perlakuan orang terhadap diri nya"ungkap Adel serius
"Terkadang perempuan itu mempersulit diri nya sendiri, memperbesar masalah bahkan memperumit nya"jawab Damian
"Hey....bukan memperbesar pa,kami para perempuan hanya ingin memperjelas,itu saja" ketus Adel sedikit terlihat kesal dengan ucapan suaminya ini
"Poko nya aku mau setelah menikah tinggal di sini dulu pa, tidak ada bantahan" kekeh Adel membuat Damian terdiam,Damian tau Adel dia akan mempertahankan apa yang ingin dia lakukan jika menurut nya itu benar.
****
"Kak...kakak curang" pekik Keyla saat masuk ke dalam kamar Devan melihat Devan sedang memandang tas yang di perebutkan dua perempuan tadi di mall
"Stttt.......loe bawel deh dek,sana keluar! " usir Devan ketakutan saat Keyla berteriak
"Tapi kakak curang,aku hubungi kak Vivian nih" ancam Keyla
__ADS_1
"Jangan dek,loe tau kan gimana Vivian! bisa-bisa dia ngajakin Kiara buat nyerang gue"ucap Devan pelan
"Ini juga demi kakak ipar loe dek,loe mau punya kakak ipar kan,biar bisa jalan bareng kalau ngemall,bisa dandan bareng terus bisa nonton bioskop bareng,seru kan!"bujuk Devan membuat Keyla terdiam
"Jadi Kakak udah punya pacar?"
"Lebih tepat nya hampir,jadi tas ini bisa buat bujuk dia dek,mana tau langsung di terima gitu"Jawab Devan sambil tersenyum manis melihat ke arah tas mahal yang sudah di beli di mall tadi.
"Mana bayaran buat aku kak?" pinta Keyla menampung tangan nya
"Uang!! kamu mau uang??? tanya Devan
Keyla menganggukkan kepalanya
"Kecil-kecil udah pinter jadi mafia kamu ya"
"Sekarang udah nggak zaman yang gratisan"
Devan terlihat mengeluarkan uang lembaran berwarna merah dua lembar dari dompet nya.
"Kurang kak,satu lagi"
"Hey,kamu masih SMA sudah matre ya" kesal Devan memberikan satu lagi lembaran uang nya.
"Hahhaha..... terimakasih kakak ku tersayang, lumayan buat nongkrong sama teman-teman" gumam Keyla tersenyum manis sambil mengibaskan uang nya.
__ADS_1
Vina dan Satria tidak pernah memberikan uang banyak pada Keyla meskipun mereka banyak uang mereka tetap mengatur keuangan untuk Keyla bahkan Devan pun juga begitu,Vina anak memblokir kartu kredit Devan jika di rasa pembayaran nya sudah melebihi batas.