Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Restu


__ADS_3

"Kalau yang ini bagaimana?" tanya Kiara pada Andre saat mengenakan gaun pengantin mereka.


Andre dan Kiara saat ini tengah sibuk menyiapkan acara mereka.


"Bagus tapi aku tidak suka dengan belahan yang terlalu tinggi,apa bisa sedikit di tutup Ki?" tanya Andre


"Mana aku tau pak,tanya langsung pada desainer nya" jawab Kiara sedikit cemberut karena sudah tiga baju yang di coba oleh Kiara ada saja salah nya dari Andre.


"Mbak minta tolong sedikit di tutup,jangan sampai bagian paha nya kelihatan"pinta Andre


"Sekalian saja sampai ke mata kaki pak,lalu pakai cadar"celetuk Kiara


Andre tau kalau Kiara saat ini sedang kesal tapi dia memang tidak suka jika Tubuh Kiara di ekspos ke mana-mana.


"Ki...nanti akan ada banyak tamu yang melihat kamu,aku tidak ingin mereka menjadikan kamu fantasi nya" jelas Andre membuat Kiara sedikit menghela nafas berat


"Oh ya mbak,,satu lagi di bagian lengan nya minta tolong di pasangkan mutiara ya" pinta Kiara


Kiara dari dulu berkhayal saat dirinya menikah nanti dia ingin seperti princess..


****


"Vi...Kiara akan menikah dan setelah itu di susul oleh Ardian"ucap Sam pada Vivian,Saat ini mereka tengah menikmati makan siang bersama,sudah beberapa hari Sam tidak bertemu dengan Vivian karena Vivian sibuk menemani mama nya.


"Hmmm..... akhirnya menikah juga ya Kiara"

__ADS_1


"Ya...aku juga ikut bahagia Kiara menemukan jodoh yang baik seperti Andre,dan setelah Kita menikah kita bisa menyusul juga Vi" ujar Sam tersenyum kecil


"Huk.....huk...."Vivian tiba-tiba terbatuk membuat Sam sedikit panik dan segera memberikan air putih.


"Hati-hati Vi"


"Spaghetti nya sedikit pedas,aku tidak biasa" alasan Vivian


"Sam,apa setelah kita menikah akan banyak peraturan dari oma Adel nanti nya?" tanya Vivian


"Belum tau Vi,oma tidak mengatakan apapun tentang itu karena saat ini yang menjadi prioritas nya adalah Ardian dan Nisa" jelas Sam membuat Vivian menarik sudut bibirnya kaku,dia merasa kalau oma Adel lebih peduli pada Ardian dan Nisa, sudah pasti mereka yang akan menguasai harta oma Adel bukan Sam.


"Jika pembagian nya tidak adil bagaimana sayang?" tanya Vivian


"Tidak adil bagaimana??" tanya Sam tidak mengerti


"Kekuasaan apa?? kasih sayang!!! kalau itu oma selalu adil Vi,jangan khawatir dia selalu menyayangi cucu nya dengan porsi masing-masing,Devan saja yang bukan cucu kandung nya sangat di sayangi oma, apalagi aku dan Ardian"jelas Sam sedikit tersenyum


"Tapi kenapa dia tidak meminta kamu dan Kiara untuk tinggal bersama oma??"


"Kiara memiliki Andre,dan memang sudah sewajarnya Andre yang membawa Kiara,kalau untuk kita oma tidak punya masalah apapun pada Keluarga kamu kan? berbeda dengan keluarga Nisa!"


"Tapi aku tidak mau ada perbedaan antara aku dan Nisa nantinya Sam,kalau bisa sebelum menikah sudah di perjelas status nya"


"Vi...kamu ini aneh,kenapa tiba-tiba membicarakan ini,aku bisa menghidupi mu Vi meskipun tanpa harta Oma" tegas Sam sedikit kesal

__ADS_1


"Sam...ini realita bukan hanya omongan belaka, kebutuhan yang menuntut ku begini,aku tidak ingin hidup susah setelah menikah Sam " jawab Vivian


Sam menggeleng kan kepala nya tidak mengerti dengan jalan pikiran Vivian, selama ini apapun yang di minta nya pasti Sam berikan, kemarin Vivian yang mendesak ingin menikah sekarang malah membahas yang menurut Sam tidak penting.


****


"Kenapa mengantarku pulang Van,aku ingin menginap di apartemen" ucap Diana


Seharian ini mereka jalan berdua bahkan Devan izin tidak masuk ke kantor hari ini,ntah kenapa Devan tidak mengizinkan Diana jauh dari nya dari semalam,hanya di pisahkan oleh waktu tidur saja,tapi Diana sendiri tidak keberatan untuk itu.


"Di... seharian kita keluar apa kamu tidak rindu dengan keluarga mu"


"Aku sudah terbiasa hidup di luar Van" jawab Diana


"Vi...besok aku ingin berkenalan dengan keluarga mu,pulang ya" pinta Devan lembut


"Tapi-"


"Di...aku ingin menjaga kamu, tidak baik perempuan berkeliaran hidup di luar sedang kan kamu punya keluarga"


"Van...aku tidak ingin kamu mencampuri urusan pribadi ku"


"Kenapa tidak!!! aku kekasih mu Di, apapun itu akan aku campuri selagi itu tentang kamu" tegas Devan


Devan segera keluar dari dalam mobil dan membuka kan pintu agar Diana bisa keluar,dia menuntun Diana agar masuk kedalam rumah nya, setelah Diana masuk baru lah Devan pergi kembali.

__ADS_1


Devan sedikit tersenyum karena dia bisa membawa Diana pulang,semalam setelah makan malam dan mengantarkan Diana ke apartemen nya Devan di hubungi oleh pak Gunawan,pak Gunawan menanyakan status hubungan mereka dan Devan menjawab apa adanya.


Pak Gunawan memberikan restu pada Devan untuk berpacaran dengan Diana dengan satu syarat,Devan harus bisa membawa Diana kembali pulang ke rumah nya,pak Gunawan menceritakan semua sifat Diana agar Devan tidak menyesal di kemudian hari tapi Devan justru merasa tertantang dengan permintaan Pak Gunawan untuk membawa Diana lebih baik lagi, meskipun dia juga mantan Playboy tapi Devan berjanji akan mengubah Diana.


__ADS_2