Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Sadar


__ADS_3

Damian mengeram nikmat saat Adel memainkan puncak milik nya, suami-istri ini memiliki cara khusus agar selalu romantis dalam rumah tangga nya.


"Sayang kamu memang hebat dari segi apapun" racau Damian


Adel menjilati seluruh tubuh Damian hingga lelaki yang sudah berstatus ayah itu memejamkan matanya menikmati setiap sentuhan yang di berikan istri nya ini.


Adel terbaring lelah di sebelah Damian setelah melewati percintaan panas mereka


"Kau selalu membuat ku puas sayang" ucap Damian mencium lembut kening Adel membuat Adel malu dan menenggelamkan wajahnya di tubuh telanjang Damian.


Pasangan ini semakin romantis tiap hari nya membuat semakin hari cinta mereka semakin lengket...


****


"Pa,, bagaimana keadaan Karin?" tanya Bu Fatma pagi ini, dia sudah tau dari pak Heru semalam kalau Karin yang menyelamatkan nya membuat Bu Fatma merasa bersalah pada perempuan itu


"Haikal yang menunggu nya ma"


" Satria?"


"Satria bersama ibu Karin di rumah,Karin masih belum sadar ma,dia masih dalam pengaruh bius" jelas pak Heru


"Pa,apa Karin akan marah jika dia tau anak nya tidak selamat?" tanya Bu Fatma


"Ck,,apa kamu masih punya hati untuk itu"

__ADS_1


"Pa,aku juga seorang ibu jika masalah anak ibu mana yang mau anak nya susah,jangan menghakimi ku begitu pa" ketus Bu Fatma yang mulai emosi


"Bukan begitu ma,aku hanya ingin sifat kamu berubah sedikit saja,kamu pernah dengar kata pepatah wajah yang tak bisa di rubah tapi kelakuan bisa lebih baik lagi,aku berharap kamu bisa berubah ma,kita sudah tua turun kan ego mu sedikit saja"


"Pa,aku sedang sakit bukan butuh ceramah tapi perhatian"


"Kami semua menyayangi mu ma,jangan sudah hilang baru menyadari hal yang pergi"


Bu Fatma dia sejenak,dia mengalihkan pandangannya dari pak Heru ntah apa yang ada di dalam pikir perempuan tua ini pak Heru hanya berharap istri nya bisa sadar dari kesalahannya.


****


Karin membuka matanya pelan,terasa sakit do bagian pangkal pahanya,dia memegang perut nya yang sudah mengempis,apa yang terjadi batin Karin


Karin melihat kiri kanan,dia mulai sadar kalau sedang berada di ruangan rumah sakit karena infus yang terpasang di tangan dan oksigen yang masih terpasang pada dirinya, pelan-pelan Karin membuka oksigen nya.Tidak ada orang di sekeliling nya apa dia sedang berada di alam mimpi,Karin masih ingat saat dia terlempar ke aspal saat menarik ibu-ibu yang hendak tertabrak mobil.


"Ino benar-benar mimpi" Batin Karin karena tidak mungkin Haikal menunggu nya di sini,siapa dia membuat Haikal rela meninggalkan pekerjaan nya demi Karin,dia hanya perempuan masa lalu bahkan tak ada arti nya untuk Haikal selain sebagai mama Satria


"Sudah sadar....!!" ucap Haikal mendekat


"Mas..ini kamu?" tanya Karin


"Ya...ini aku,kamu kecelakaan dan sekarang-"


"Sekarang apa mas?" tanya Karin penasaran saat Haikal tak meneruskan ucapannya

__ADS_1


"Rin,maaf....maaf kan mama,karena kamu membantu mama hingga kamu kehilangan anak-mu" ucap Haikal pelan dia tau pasti Karin syock


"Anak-ku.....mana anak ku mas?" tanya Karin menyadari kalau perut nya benar-benar kempes dan berarti dia sudah tak hamil lagi


"Rin.... kamu keguguran,maaf kan mama Rin,aku juga tak bisa mencegah semua ini agar tak terjadi" ucap Haikal menyesal


"Mama?"


"Ya, perempuan yang kamu tarik kemarin itu mama, beliau ada di kamar sebelah,aku yang menunggu mu dari kemarin" jelas Haikal lagi


Ck....wajar saja Haikal mau menunggu nya ternyata ini semua demi mama nya pikir Karin,Mama nya perempuan yang di selamat kan Karin,Karin sudah berpikir kalau Haikal mulai simpati pada nya tapi ternyata hanya bentuk balas budi,dan kini dia kehilangan anak nya, meskipun itu anak hasil perzinahan tapi bayi itu tak memiliki salah,Dia sebagai orang tua yang bersalah atas itu membuat Karin menitikkan air mata kehilangan calon anak keduanya ini.


"Maaf rin, sekali lagi maaf"


"Mas- tinggal kan aku sendiri" pinta Karin,dia ingin merenungkan kembali apa yang sudah terjadi pada dirinya.


Sudah cukup banyak karma yang dia lalui mulai dari jatuh miskin, bercerai dari Haikal hamil anak Haris dan di tinggal pergi oleh Haris hingga kini janin tersebut hilang dari rahim nya, sungguh pembalasan Tuhan nyata pada nya, semudah itu Tuhan membolak-balikan kehidupan nya.


Memang benar pepatah mengatakan apa yang kamu tanam itu lah yang kita tuai, jadi tak ada yang bisa di salahkan dari kehidupan kita karena kita sendiri yang menentukan jalan nya.


Haikal memilih mengalah meninggalkan Karin sendiri,saat ini dia pasti sedih dengan apa yang menimpanya tapi Haikal juga tak bisa menenangkan Karin berlebihan mereka bukan lagi suami istri.


****


Mohon maaf hari ini cuma bisa up satu episode karena ada kesibukan di dunia nyata tapi besok insya Allah di kasih doubel ya...!!!,😚

__ADS_1


Karena mau bulan suci Ramadhan, Marhaban ya Ramadan. Bulan suci Ramadan akan segera tiba. Sudah saatnya untuk menyucikan diri dari keburukan dan memperbaiki amal perbuatan dalam kebaikan. Dengan segala kerendahan hati, saya meminta maaf lahir batin. Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT dan limpahan rezeki.


Dukung terus karya saya,sekali lagi saya berpesan novel ini hanya hiburan semata,ambil sisi baik nya di tinggal kan sisi buruk nya, semoga kita termasuk orang-orang baik dan diberkati oleh Allah SWT...amiin.......🤲


__ADS_2