Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Paksa


__ADS_3

Setelah mengantar kan Keyla pulang Devan tersenyum kecil dia harus kembali lagi ke Mall untuk membeli tas itu sebagai kado untuk Diana pasti Diana suka sebelum Vivian kembali mengambil nya besok.


Dengan siulan bahagia Devan segera pergi kembali ke mall setelah menurunkan Keyla di rumah.


"Dari mana kamu Key?" tanya Vina pada Keyla


"Habis dari mall bun, tadi kak Vivian bertengkar bun dengan perempuan bernama Diana" cerita Keyla


"Diana!!"


"Hmmm.... memperebutkan tas,untung nya sudah selesai bun karena Keyla" jelas Keyla dengan nada bangga karena dia bisa menyelesaikan pertengkaran dua perempuan itu.


"Diana!! seperti nya Bunda tidak asing dengan nama Diana, sudah beberapa kali bunda mendengar nama nya"


"Perasaan bunda aja kali,aku belum pernah lihat yang nama nya Diana baru tadi, cantik sih bun tapi tomboi" jawab Keyla sambil melenggang ke kamar nya.


"Kakak mu mana?" tanya Vina


"Nggak tau" sahut Keyla sedikit keras

__ADS_1


****


"Sayang,sudah waktunya pulang,besok kamu harus istirahat nak karena Senin harus sekolah lagi" ujar Andre membujuk Luna


"Besok masih hari Minggu pa"


"Ya,,tetap istirahat sayang, semalam sudah nginap bersama mama Kiara kan?? jadi malam ini waktu nya menginap dengan papa"Bujuk Andre


"Ck.... seperti keluarga broken home saja,satu hari sama papa,satu hari sama mama"Celetuk Devan yang baru datang, setelah membeli tas untuk Diana dia langsung ke rumah Kiara mencari Sam.


"Rese loe" kesal Kiara


"Kenapa loe kemari?"


"Do'a kan segera ya van" sahut Andre dan di acungi jempol oleh Devan membuat Kiara tertunduk malu.


"Da....da....Una,om masuk dulu sayang bilang sama papa buat bawa mama Kiara pulang ke rumah kamu ya,di sini kerjaan nya marah mulu"goda Devan membuat Kiara menatap nya tajam.


"Bro...cewek loe ternyata galak juga ya" ujar Devan yang baru datang sambil menepuk pundak Sam

__ADS_1


"Galak gimana?"tanya Sam tidak mengerti


"Tadi Vivian berantem sama Diana di mall,kalau loe ada pasti loe malu berat bro. Si Vivian pake acara jatuh segala sambil nangis-nangis" adu Devan


Sebenar nya ini yang tidak di sukai Sam pada Vivian dia terlalu lebay jika menginginkan sesuatu, membuat Sam terkadang tidak suka dengan sifat Vivian tapi mau bagaimana lagi dia cinta.


"Vivian terkadang memang memalukan Van" aku Sam


"Tapi gue salut sama Loe Sam bisa bertahan dengan sikap dia,apa loe nggak bosan bro?" tanya Devan


"Nggak usah urusin gue,urusin hidup loe aja sama Diana yang sampai hari ini loe nggak bisa rebut hati nya"kesal Sam


"Tenang aja, bentar lagi Diana juga bakalan bertekuk lutut sama gue" jawab Devan bangga membuat Sam mencibir sepupu nya ini.


"Andre makin dekat ya sama Kiara" ujar Devan


"Iya,tapi sampai sekarang belum ada kejelasan" jawab Sam lemah


"Paksa aja bro, rame-rame kita paksa dia buat nikahin Kiara kalau nggak mau jauh kan dia dari Kiara"

__ADS_1


"Loe gila apa main paksa,loe kira nikah itu gampang,butuh perhitungan Van,nggak seperti dunia dongeng yang loe baca"marah Sam


Devan memang kerap kali tidak berpikir saat berbicara,sering memancing emosi para sepupu nya ini.


__ADS_2