Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
imbalan


__ADS_3

"Mana Keyla bro?" tanya Devan tidak melihat adik perempuan nya itu keluar kamar untuk makan malam bersama seperti biasa nya.


"Di kamar,kata nya lagi ngerjain Pr,besok di pagi harus di kumpul" jawab Sam sedikit ketus karena kakak ipar nya ini sudah mengganggu momen penting dia dan Keyla tadi.


"Iya tumben tu anak nggak ikut makan malam, biasanya paling duluan" sahut Vina


"Nanti aku bawakan aja bun,Keyla lagi belajar nggak mau di ganggu" Jawab Sam


"Belajar apa? sampai Nggak bisa jalan gitu" Sindir Devan


"Bisa!! cuma memang lagi ngerjain tugas aja" jawab Sam mencoba santai,dia tau arah pembicaraan Devan saat ini.


Devan hanya mengangguk sambil tersenyum kecil.


Vina melirik kearah Devan dan Sam bergantian seperti nya ada yang aneh.


****


"Key ini makanan nya"ucap Sam saat membawa kan makanan ke dalam kamar mereka.


"Sini kak,Key lapar banget,kakak kelamaan"


"Kamu sih pake acara nggak mau keluar"


"Malu tau, pasti kak Devan bakalan ngoceh panjang lebar"


"Key kita suami istri tidak masalah Key, yang ada Devan yang harusnya malu karena memergoki kita" jelas Sam

__ADS_1


"Kakak seperti tidak kenal kak Devan saja,kakak tau sendiri bukan mulut nya kak Devan gimana!!! bisa-bisa seminggu ini isi pembicaraan nya hanya kita saja"ketus Keyla sedikit kesal


Sam hanya menggeleng saja kakak dan adik hampir serupa pikir Sam.


"Uukkkkk" suara sendawa Keyla saat kekenyangan membuat Sam melirik kearah istri nya ini,dari mereka kecil memang Sam dan Keyla selalu bersikap apa adanya tidak ada jaim sedikit pun hingga terbawa sampai ke pernikahan.


"Key....." tegur Sam,Key hanya menyengir kuda memperlihatkan gigi kelinci nya.


"Kak....tolong dong"pinta Keyla manja


"Taruh sendiri Key"


"Ada kak Devan kak"rengek Keyla


"Kalau kakak yang meletakkan nya apa imbalan untuk kakak?" tanya Sam dengan menaikkan alisnya menggoda


"Nggak masalah yang penting nggak perhitungan uang" jawab Sam


"Memang nya Key pernah minta uang kakak?" tanya Keyla membuat Sam terdiam sejenak, memang benar selama mereka menikah tidak pernah Keyla meminta uang sekalipun.


"Iya ya Key,kamu tidak pernah minta uang sama kakak,jadi selama ini kamu minta uang sama siapa Key?" tanya Sam bingung


"Bunda" jawab Keyla polos membuat Sam menepuk keningnya sendiri


"Key.... besok-besok jangan minta sama bunda lagi Key,kakak yang akan berikan kamu uang belanja tiap bulan nya,atau kamu boleh pakai kartu kredit kakak terlebih dahulu sebelum kakak buatkan untuk kamu kartu yang baru"ucap Dam sambil merogoh dompet nya dan mengeluarkan satu kartu sakti.


"Buat apa kak kartu nya,mau di gesek di mana? di kantin?? yang bener aja kak mana ada kantin pakai mesin menggesek kartu"

__ADS_1


Sam justru malah terkekeh dengan dirinya sendiri,dia lupa kalau istri nya ini bukan perempuan kantoran atau pun sosialita, Keyla masih bocah ingusan yang duduk di bangku SMA.


"Gini aja Key mulai besok kakak akan siapkan uang kes untuk kamu selama satu bulan biar kamu gampang mau beli apapun"


"Nggak....nggak nanti Key malah boros kak,bunda bilang nggak boleh boros"


"Terus gimana??" tanya Sam


"Uang jajan tiap hari aja kak"jawab Keyla dengan tersenyum manis


"Tiap hari!!"Sam berpikir sejenak mungkin dia akan kerepotan setelah ini karena akan tiap hari memberikan Key uang kes untuk jajan id sekolah,tapi apa boleh buat Keyla adalah tanggung jawab nya saat ini.


"Gimana??" tanya Keyla menatap sang suami yang masih diam


"Boleh,,mulai besok kakak yang berikan jangan minta pada bunda lagi"


"Siap bos" jawab Keyla tersenyum


"Lalu bagaimana dengan yang tadi Key?" tanya Sam mengembalikan topik pertama mereka


"Yang tadi apa?"


"Itu piring kotor kamu"tunjuk Sam dengan bibir nya


"Ya kakak yang letakan di luar,Key masih malu"


"Setelah ini biarkan kakak melakukan apapun pada kamu" ujar Sam sambil membawa piringnya keluar

__ADS_1


"Nggak ada ya......Key nggak mau" pekik Key saat Sam keluar kamar


__ADS_2