Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
marah


__ADS_3

"Pa....Una mau nya punya mama beneran" adu Luna saat sampai di kantor


"Maksud nya?" tanya Andre bingung


"Tadi temen nya Una bilang kalau mama benaran itu tidur nya sama kita" jawab Luna


Andre terdiam bagaimana mungkin Kiara bisa menginap di rumah mereka.


"Un....mama Kiara kan sudah jemput Una terus ke sekolah masa masih harus nemenin Una tidur,mama Kiara kan juga harus kerja sayang" jelas Andre lembut


"Papa aja yang kerja biar mama urus Una" jawab Luna


Andre menghela nafas panjang,kenapa makin hari permintaan Luna semakin bertambah, dengan Kiara bersedia di panggil mama saja sudah sangat perkembangan yang luar biasa bagaimana mungkin harus tidur bersama, sudah pasti harus ada proses nya.


"Pa,nanti Una yang minta sama mama Kiara biar tidur di rumah kita"


"Jangan Un,mama Kiara punya keluarga,Una nggak boleh maksain kehendak Una"


"Tapi Una mau punya mama beneran pa"bentak Luna membuat Andre pusing


"Nanti papa saja yang bicara pada mama Kiara ya" bujuk Andre dan di anggukki Luna


****


"Nis... tunggu " panggil Ardian saat Anisa turun ke lobi


Nisa tak menghiraukan panggilan Ardian dia terus berjalan lebih cepat.


"Nis... tunggu aku" pekik Ardian lalu menarik tangan Anisa, kejadian ini di lihat oleh karyawan yang ada di lobi


"Ar..lepas! banyak orang" tepis Anisa

__ADS_1


"Kamu kenapa Nis, tidak biasanya kamu begini"


Anisa melihat kiri-kanan,banyak yang melihat mereka bahkan ada yang berbisik-bisik,Nisa sudah dapat pastikan kalau mereka sedang membahas Anisa.


"Aku ingin pulang"


"Biar aku yang antar Nis!"


"Tidak perlu,aku bisa pulang sendiri Ar,kamu lupa kalau dulu aku sudah terbiasa pulang sendiri"


"Sekarang beda,aku yang tiap hari mengantar jemput mu, tidak ada penolakan"jawab Ardian tegas lalu menarik tangan Nisa untuk keluar kantor.


"Ar.....sudah! cukup Ar, seperti nya kita harus pikirkan lagi hubungan kita ini"bentak Nisa


"Nis... apa-apaan kamu, hubungan kita baik-baik saja, tidak ada yang perlu di pikirkan" jawab Ardian tak kalah kesal dengan ucapan Nisa kali ini.


Suasana semakin memanas semua karyawan menatap mereka, sudah banyak yang curiga dengan hubungan atasan dan sekretaris ini karena Ardian selalu memanggil Anisa kedalam ruangan nya, bahkan banyak pekerjaan yang melibatkan mereka berdua.


"Aku rasa aku tidak pantas mendampingi mu"


"Nis..... secepat nya kita akan menikah"tegas Ardian membuat karyawan yang melihat mereka terkejut, Ardian tidak ingin lagi menyembunyikan hubungan mereka.


Ardian menarik tangan Anisa dan membawa nya ke dalam mobil.


Anisa duduk di dalam mobil dan terdiam,dia masih sangat kesal dengan ucapan Dahlia tadi oleh karena itu dia marah pada Ardian.


"Kita kemana?" tanya Nisa


"Pulang!"


"Kenapa pulang?" tanya Nisa

__ADS_1


"Bukan nya tadi kamu yang minta pulang"


"Berhenti Ar,aku mau sendiri" tegas Anisa


Ardian mengehentikan mobil nya mendadak lalu menatap Nisa


"Nis....jangan mempersulit ku,aku sudah minta kamu pada Bunda mu dan keluarga ku akan datang segera tapi kenapa kamu malah marah begini" ujar Ardian frustasi


"Kamu kesal pada Dahlia kenapa harus marah pada ku Nis,apa kamu ingin aku pecat Dahlia?" tanya Ardian dan di jawab gelengan oleh Nisa


Air mata Nisa turun perlahan membuat Ardian panik,dia meminggirkan mobil nya lalu menarik Nisa kedalam pelukannya.


"Keluarga ku tidak kaya Ar,aku butuh uang untuk membiayai bunda,tapi kenapa Dahlia malah menuduh ku menggoda mu" isak Nisa


"Cup"


Ardian mengecup kening Nisa perlahan


"Jangan dengarkan dia Nis, Dahlia memang begitu orang nya"


Ardian mengusap air mata kekasih nya ini


"Sudah jangan menangis,, keluarga ku akan secepatnya datang dan kita menikah, biar saja orang mau bicara apa yang jelas aku mencintaimu" ucap Ardian menyakinkan Nisa


Anisa menghela nafas panjang dia sudah cukup tenang saat ini, Ardian pun fokus kembai ke arah jalan tapi saat hendak menjalankan mobilnya Ardian justru melihat Kiara dan bocah berusia 5 tahunan.


"Kiara!!!" gumam nya pelan


Ardian hendak keluar tapi di tahan oleh Nisa


"Tepikan dulu mobil nya Ar baru keluar,nanti malah macet"ingat Nisa dan di anggukki Ardian,dia menepikan kembali mobil nya lalu keluar,tapi Ardian tidak melihat Kiara,kemana dia???

__ADS_1


Benar yang di katakan Devan,Kiara sudah menikah diam-diam dan memiliki anak.


__ADS_2