
Setiap Cerita pasti akan ada konflik,jika monoton tentang kesenangan saja cerita nya tidak akan hidup karena dalam rumah tangga pasti ada rasa curiga,ada rasa cemburu dan ada rasa bahagia jadi mohon maaf untuk yang tidak suka dengan jalan cerita nya..
beberapa episode bisa di skip ya sayang, yang mau baca ikuti alur aja yang penting ending nya sesuai harapan kalian...🙏🙏
****
"Saya terima Nikah dan Kawinnya Alvina Kendrick dengan mas kawin 100 juta rupiah di bayar tunai" ujar Satria dengan satu tarikan nafas
"Sah......."
"Sah....." ujar para saksi
"Alhamdulillah" tepuk tangan riuh dari keluarga karena akhirnya Satria menikah juga meskipun dengan cara yang salah.
Vina menitikkan air mata karena saat ini dia resmi sudah menjadi istri Satria, mimpi apa dia hingga Tama lepas dari genggaman nya dan menikah dengan lelaki yang tidak di cintai nya sama sekali.
Vina menyalami punggung tangan Satria meski pun dia tidak suka Vina harus bersikap dewasa karena masih banyak keluarga nya yang hadir saat ini.
Tama memeluk erat pinggang Nur,dia sedikit lega karena Vina sudah menikah lambat laun kebohongan Vina akan terbongkar dengan sendirinya meskipun harus Satria yang menjadi tumbal nya setidaknya Satria bisa mengerti akan kesalahpahaman yang terjadi saat ini.
__ADS_1
"Tidak menyangka ya kakak Nur sudah menikah semua, Nur senang kalian semua menemukan pasangan masing-masing" Ujar Nur pada Satria dan Vino
Pernikahan Satria tak semewah Vino dan Nur,hanya mengambil acara sakral nya saja karena Satria sendiri tidak ingin mengundang banyak orang begitu juga dengan Vina.
****
Setelah selesai acara pernikahan mereka Vina segera masuk kedalam kamar dia segera membersihkan diri lalu langsung tidur tanpa menunggu Satria yang masih menyalami para tamu.
Satria yang baru masuk kedalam kamar melihat Vina sudah menutup tubuh nya dengan selimut tebal dia segera menarik bantal dan berjalan ke arah sofa,dia tak ingin satu ranjang dengan Vina apalagi menggaulinya karena Vina tengah berbadan dua,dia tak ingin menyakiti janin di rahim Vina.
Vina membuka selimut nya sedikit melirik ke arah Satria yang sudah tertidur pulas di sofa,dia menghela nafas panjang merasa lega akhirnya Satria tak ikut tidur satu ranjang dengan nya.
***
"Morning kiss" ucap Tama mencium pipi Nur lembut membuat Nur menggeliat kan tubuh nya menatap Tama yang terlihat lebih sangat bersemangat pagi ini..
"Mau kemana Ay? udah rapi gitu,wangi lagi" tanya Nur yang melihat suaminya sudah terlihat tampan
"Pagi ini aku harus memimpin rapat sayang ada klien dari luar negeri yang ingin bertemu,dan aku harus menemani nya"jawab Tama
__ADS_1
"Perempuan???"
"Cemburu??? tanya balik Tama dan di jawab Anggukan oleh Nur,dia tak ingin menyembunyikan perasaan nya lagi karena sangat menyiksa batin nya
"Hahaha..... hanya kamu perempuan yang paling cantik dan menarik menurut ku,dan hanya kamu perempuan yang paling aku cinta"ucap Tama menarik hidung Nur gemas
"Gombal....!!!"
"Tidak percaya??"tanya Tama dan di jawab Anggukan polos dari Nur
"Tenang saja aku akan pulang cepat tidak akan lama sayang, malam ini aku ingin menghabiskan waktu dengan mu lebih banyak lagi "potong Tama mencium bibir Nur sekilas
"Janji??"
"Iya janji..." Sahut Tama tersenyum manis sambil mengusap lembut pipi Nur
"Ayyy......peluk" rengek Nur saat Tama hendak pergi
Tama memeluk tubuh istrinya ini dan berkali-kali mencium kening Nur agar istri manja nya ini tidak merajuk saat di tinggal kerja.
__ADS_1
"Hati-hati ay"ujar Nur melambaikan tangan nya
"Iya...kamu juga sayang"Sahut Tama sambil keluar dari kamar mereka