
"Akan ku buat mereka menyesal Sam karena telah berani bermain-main dengan keluarga kita" ucap Devan sambil mengepalkan tangannya
"Untuk apa membalas yang tidak penting Van,biar saja mereka merasa menang sekarang aku yakin Vivian tidak akan tenang di sana karena Vivian hanya di jadikan alat balas dendam oleh keluarga Alex" sahut Ardian dan di anggukki Sam setuju.
"Salah besar jika dia menganggap keluarga kita lemah dan untuk keluarga Vivian akan menanggung akibatnya nanti" kesal Devan
"Van,jangan kotori tangan mu hanya karena perempuan seperti Vivian,ingat perjalanan kita masih panjang dan untuk kamu tunjukkan kalau kamu bisa sukses setara opa Damian agar bisa menggenggam dunia bisnis bukan nya itu keinginan opa,jangan yang aneh-aneh,aku yakin dalam waktu dekat borok mereka masing-masing akan terbongkar" ucap Ardian dan di anggukki Sam setuju
"Jangan pernah melihat kebelakang Sam meskipun kamu menikahi Keyla perempuan ingusan yang sering kamu katakan tetap saja dia akan jadi istri mu,hargai dia jangan sampai Keyla sakit hati" ingat Ardian lagi
"Cukup sudah satu kali loe nggak dengerin ucapan gue Sam, nggak dengan menyakiti Keyla kalau itu terjadi loe berhadapan dengan gue langsung,dan satu lagi ingat pesan oma, tidak boleh menyentuh Keyla sampai dia benar-benar lulus sekolah...hahahha" ejek Devan sambil tertawa puas pada Sam, dia bahagia sepupunya ini bakalan tersiksa batin.
Ardian memukul lengan Devan pelan membuat Devan berhenti tertawa.
"Jadi yang bisa malam pertama cuma Ardian,loe tahun depan"gelak Devan lagi
__ADS_1
Sam menggaruk kepalanya yang tidak gatal,dia bingung pernikahan macam apa ini.
****
"Kenapa tinggal di apartemen?" tanya Vivian pada Alex karena setau nya Alex mempunyai rumah besar di Bandung tapi kenapa dia di tempat kan di apartemen,memang mewah tapi bukan ini keinginan Vivian
"Jangan banyak bicara, ikuti saja! bukan nya sekarang kau sudah menjadi istri ku"
"Lalu kapan kita berbulan madu,aku mau ke Paris, Jepang, Aku ingin ke-"
"Lex,aku mau ponsel keluaran terbaru"
"Kamu bisa diam tidak, terlalu banyak permintaan! kamu tau keluarga ku sudah mengeluarkan biaya besar untuk pernikahan dan untuk perusahaan papa mu jadi jangan berharap yang lain lagi" bentak Alex membuat Vivian terdiam, selama berpacaran dengan Sam tak pernah sekalipun Sam bicara kasar pada nya tapi Alex baru sehari jadi suami istri sudah bersikap kasar membuat Vivian mengeluarkan air mata nya.
"Cengeng!" ketus Alex lalu pergi meninggalkan Vivian sendiri di apartemen.
__ADS_1
****
"Bun...apa keputusan kita sudah benar?" tanya Satria pada Vina
"Yah....kita tau keluarga Bella, bahkan aku mengenal mereka dari kecil,kamu lupa kalau aku pernah tinggal bersama mereka dulu,jadi tak ada yang harus di takutkan yah,Bella bertanggung jawab atas semua nya" jelas Vina menenangkan Satria.
"Bukan aku tidak percaya pada keluarga Bella sayang,tapi aku takut,,,takut melukai hati Keyla,dia masih terlalu muda untuk menikah, bagaimana dengan cita-cita nya untuk kuliah di Korea?"
"Yah,itu hanya cita-cita khayalan Keyla saja,bunda yakin setelah menikah Keyla akan lupakan itu semua,kuliah di Jakarta tidak kalah bagusnya bukan? kenapa harus keluar negeri, Ardian, Devan,Kiara dan Sam juga lulusan universitas Jakarta, mereka bisa jadi orang pintar" terang Vina lagi
"Tapi bun-"
"Itu hanya ketakutan seorang ayah saja, karena Keyla anak perempuan yang kamu rasa butuh kamu lindungi,bunda yakin semua nya akan baik-baik saja yah" ucap Vina menenangkan Satria.
Sebenarnya Vina juga khawatir tapi dia tidak ingin menampakan pada Keyla dan Satria,Vina berusaha positif thinking dengan apa yang akan terjadi selanjutnya,toh dia dulu menikah dengan Satria juga tanpa cinta justru dengan kebencian di mata Satria tapi sampai saat ini pernikahan mereka bertahan.
__ADS_1