
"Pulang lah Kal kasihan istri dan anak mu di rumah pasti mereka tengah menunggu mu" ujar Pak Heru
"Tapi mama-"
"Papa yang jaga,lagi pula tadi Fajar menghubungi papa dia akan kemari bersama Anita" Potong pak Heru
"Baiklah pa,aku pulang ya"ujar Haikal
"Ma,,aku pulang dulu besok aku akan kemari membawa istri ku"bisik Haikal dan diangguki Bu Fatma
Untuk tingkat kesadaran Bu Fatma sudah mulai membaik hanya butuh pemulihan saja dan besok dia sudah bisa di pindahkan ke ruangan perawatan tapi untuk kaki nya belum bisa berjalan karena ada benturan yang menyebabkan tulang di kaki nya patah jadi masih ada pengobatan lebih lanjut lagi.
Haikal tersenyum kecil karena mama nya sudah bisa menerima istri dan anak nya ini berita yang sangat baik untuk Haikal dan April nanti,dia segera pulang tak sabar untuk bertemu dengan istri nya saat ini menyampaikan berita bahagia ini.
Haikal memarkirkan mobilnya di halaman rumah April tapi Haikal sedikit terdiam karena melihat April sedang berbicara dengan seseorang lelaki di teras rumah,dia segera keluar dari dalam mobil, Satria dan Vino yang melihat mobil Haikal pulang segera keluar berlari memeluk papa nya tersebut.
"Papa...." pekik mereka bersamaan
"Jagoan papa sudah mandi?" tanya Haikal mencium dua bocah itu bergantian
"Sudah" jawab Vino cepat dan di anggukki Satria
__ADS_1
Haikal menatap kearah lelaki yang terlihat menatap nya sinis
"Siapa?" tanya Haikal
"Kenalkan ini-"
"Ferdy mantan suami April dan ayah dari Vino" ucapnya bangga seraya mengulur kan tangan
Haikal menyambut tangan lelaki ini dan terlihat lebih tenang
"Haikal suami April" jawab Haikal tegas,tak ada raut wajah cemburu di wajah Haikal,dia malah menampakan kalau dirinya lah pemilik April dan Vino saat ini
"Maaf mas aku harus masuk menyiapkan makanan untuk suamiku" ucap April pada Ferdy
"Saya rasa kamu tidak punya kepentingan lagi dengan istri saya jadi biarkan dia masuk"
"Tapi Vino anak saya"
"Sayang bawa anak-anak masuk" ujar Haikal tak ingin melihat Vino ketakutan karena Vino tak mengenal pria di hadapannya ini.
April mengangguk patuh dan segera menuntun Satria dan Vino masuk kedalam rumah.
__ADS_1
"Vino anak saya" ujar Ferdy
"Selama ini kemana kamu sesudah menanam benih lalu hilang tanpa jejak dan sekarang datang untuk bilang kamu ayah Vino,ck.... pengecut sekali sebagai lelaki" ketus Haikal membuat Ferdy sedikit tersindir
"Vino tak mengenal mu,saya sebagai Ayah sambung nya tak pernah melarang kamu bertemu Vino tapi harus dalam pengawasan saya,bukan April karena kamu tidak memiliki hak bertemu istri saya"lanjut Haikal
"Kalau begitu izinkan saya membawa Vino" pinta Ferdy
"Membawa Vino??? bertemu pun seizin saya apalagi membawa, setelah luka yang kamu ciptakan mengangga kini kamu ingin datang menutupi nya tanpa tau kehidupan mereka bagaimana saat ini,Vino dan April sudah bahagia bersama saya jadi tak perlu ada kamu di kehidupan mereka" tegas Haikal
"Saya rasa cukup,saya sedang lelah sekali silahkan pergi" usir Haikal membuat Ferdy mengepalkan tangannya kesal
Ferdy memang datang karena mengetahui dari orang saat ini April dan Vino sudah bahagia, Ferdy yang dulu memang pergi meninggalkan April dengan perempuan lain karena kehidupan mereka sangat susah dan ibu April sakit-sakitan.
Haikal menutup pintu sedikit keras, perasaan nya saat ini tak karuan,apa selama dia tidak pulang ke rumah lelaki itu sering datang atau baru kali ini saja...!!
Haikal tak bisa menentang takdir kalau Vino memang bukan anak nya, begitu juga dengan Satria yang masih ada Karin sebagai mama kandung nya tapi Haikal tak suka bila lelaki itu datang menemui istrinya di luar sepengetahuan nya karena dulu saat dia bertemu dengan Karin di luar sepengetahuan Adel, apakah April yang akan membalas kan karma nya pada Adel,kepala Haikal berdenyut kencang baru saja mama nya sadar dari koma dan kini malah ada masalah baru, seakan tuhan sedang menguji nya saat ini.
"Mas-"
"Aku mau mandi dulu" jawab Haikal dingin, berjalan kearah kamar mereka
__ADS_1
April tau saat ini Haikal sedang tidak baik-baik saja,tapi ini bukan kemauan April, Ferdy datang tiba-tiba hari ini,dia pun sedikit terkejut tapi untuk mengusir Ferdy tidak mungkin karena April tau bagaimana keras kepala nya mantan suaminya itu.