
"Kak, ponsel key mana?" tanya Keyla yang baru ingat kalau ponsel nya tadi dia tinggal kan dengan Sam.
"Kakak simpan di dalam lemari sana" tunjuk Sam
Keyla segera berdiri mengambil ponselnya
"Key....jangan lagi berhubungan dengan Vivian" ujar Sam membuat Keyla menatap suami dengan kening mengerut.
"Kakak tau kalau Vivian masih berusaha menghubungi kamu sayang,tapi kakak minta kamu untuk tidak menanggapi nya lagi,Key kakak tidak ingin orang lain bisa masuk dalam rumah tangga kita, sekuat-kuatnya kakak jika kamu memberikan celah kakak bisa juga luluh Key, tolong jangan lagi berhubungan dengan dia, ingat Vivian mantan kakak Key,kakak kenal dia, Vivian perempuan yang pantang menyerah sebelum dia mendapatkan apa yang dia inginkan,kamu harus bisa mempertahankan kakak,bukan malah memberikan dia celah untuk bisa masuk dalam rumah tangga kita!!" tegas Sam membuat Keyla terdiam
"Kakak akan meninggalkan Key?"
"Tidak!!!! Aku sudah menghapus semua kenangan tentang Vivian dan kakak minta kamu jangan meladeni nya"
Keyla menghela nafas panjang benar yang di katakan Bunda nya,dia harus bisa menghadapi pelakor di luar sana, karena menikah dengan orang tampan dan kaya raya bukan hanya soal hati,tapi soal godaan yang akan datang dari luar, dia harus bisa mempertahankan rumah tangga nya dengan Sam meskipun nyawa taruhannya.
"Tok...tok....."
Suara ketukan membuat sepasang suami istri ini mengarah ke arah pintu kamar mereka.
Keyla berjalan membuka pintu nya
"Kenapa?" tanya Keyla karena melihat Devan yang ada di depan pintu
"Nisa sama Ardian ngajak ngopi bareng,jangan kelonan mulu!" ketus Devan
"Suka-suka gue lah,kan gue punya suami nggak kaya situ" jawab Keyla tidak kalah ketus nya
"Ck...... sombong loe sekarang ya dek,dulu aja nangis-nangis bingung di nikahkan sama Sam sekarang bucin" ejek Devan
Sam datang dan memeluk Keyla dari belakang
"Kenapa Bro?" tanya Sam
"Ck...jangan sok pamer kemesraan lo pada,baru juga unboxing udah sombong, Ardian ngajak ngopi" ucap Devan jengah melihat kebucinan pasangan di hadapan nya ini.
"Kak Sam nggak mau kopi" jawab Keyla polos
"Astaga dek,menu lain juga buuayak!!! bukan cuma kopi, lagian nggak akan mati kalau dia minum kopi"
"Tapi benaran kak,kak Sam nggak suka kopi"
__ADS_1
"Terus suka nya apa?? Susu!!!" ketus Sam membuat Sam menyengir mendengar celotehan iparnya ini
"Udah nggak usah peluk-pelukan di hadapan gue,eneg gue lihat loe pada,Yoookk Ardian udah nunggu di room ujung kamar nya"
"Ganti baju dulu kak"ujar Keyla karena dia sudah mengenakan baju tidur hello Kitty nya
"Udah nggak perlu, lagian loe juga udah laku kan! nggak perlu sok cantik gitu,Sam nggak akan berpaling secara susah dapatin cewek cerewet seperti loe" ucap Devan membuat Keyla memanyunkan bibirnya kesal sedangkan Sam hanya tersenyum kecil,benar yang di katakan Devan susah mendapatkan perempuan polos seperti Keyla,dia akan mengatakan apa yang menjadi beban di hatinya,Keyla tak pernah berpikir sebelum bicara, persis seperti Devan,tapi semua nya terasa enak untuk di nikmati menurut Sam.
"Duduk di sini Key" panggil Kiara yang juga ikut bergabung di ruangan tersebut
Sudah tersedia beberapa minuman yang memang tidak beralkohol.
"Ada lemon tea nggak?" ucap Keyla
"Ada udah kakak pesan untuk kamu" jawab Kiara
"Una mana?" tanya Keyla yang tidak melihat Luna
"Di bawa mommy tidur di kamar dia"
"Mau ngapain sih kak,lelah tau seharian main tadi" ujar Keyla sambil ikut duduk dan menyesap lemon tea kesukaan nya
"Emang nya loe yang ngeres mulu" jawab Sam
"Udah - udah,nggak usah ribut,kita ngumpul aja Key, sambil cerita-cerita, jarang-jarang kan kumpul begini, apalagi sama pasangan masing-masing ,mana tau setelah ini Diana memutuskan untuk menerima lamaran Devan,iya nggak van??" ujar Kiara membuat Devan bersemangat
"Gue suka kalau loe dukung gue begini Ki,jadi babu loe sebulan juga nggak masalah asal Diana mau menerima lamaran gue" jawab Devan tersenyum kecil
"Hati-hati loe kak kalau bicara,ntar beneran jadi babu kak Kiara loe,baru tau rasa"
"Kalau Kiara sanggup gaji babu kaya gue nggak masalah Key"
"Nggak ah,loe banyak mau nya" sahut Kiara
"Kak,, minum ini aja Ntar pilek nya kumat kalau minum dingin malam-malam " ujar Keyla memberikan Teh hangat pada Sam
"So sweet.....!!! jadi iri gue sama kalian" ucap Kiara menyandarkan kepalanya pada Andre
"Emang nya Andre nggak pernah sweet ya Ki?" tanya Ardian
"Gue nya romantis eh malah dia nya geli di romantisin" jawab Andre terkekeh kecil
__ADS_1
"Kita tuh romantis nya ada waktu dan jam nya, secara kan banyak menghabiskan waktu di kantor" jawab Kiara
"Kalau Ardian nggak tau tempat Ki,mau di kantor kalau dia kepengen tetap juga" Celetuk Nisa
"Wah...parah loe Ar,Nisa mulai protes" ucap Devan ikut bersuara
Kiara dan Nisa sengaja mengajak berkumpul untuk memancing Diana agar bisa merasakan masuk dalam dunia rumah tangga karena Devan yang meminta pada mereka untuk membahas hal yang sensitif agar Diana bisa membuka pikiran nya untuk menikah.
"Kalau Sam gimana key?" tanya Kiara
"Ha...apa kak,Gimana apa nya?" tanya Keyla balik yang memang belum mengerti
"Itu..... mesra-mesraan nya"jawab Kiara
"Kita di setiap tempat selalu mesra,mau bobok pun Sam harus meluk Key kak"jawab Keyla polos
"Jadi kepo deh sama rumah tangga kalian, awalnya kan nggak mau di jodohin tapi kenapa bisa bucin gini?" tanya Kiara
"Nggak selamanya perjodohan itu salah sayang buktinya Sam dan Keyla bisa bahagia sekai" sahut Andre dan di anggukki Sam setuju
"Jalanin aja lama-lama terbiasa dan saling butuh,iya kan sayang" ucap Sam memandang Keyla lalu mencium tangan Keyla membuat Nisa dan Kiara mengipas kearah Devan
"Dulu aja bucin sama Vivian, sampai beli cincin berlian terus sampai beli apapun kemauan Vivian tapi untungnya Tas keluarga terbaru itu dapatnya sama Diana" celetuk Devan
"Tas yang mana Van?" tanya Diana
"Yang aku kasih ke kamu itu loe yang,kan kamu sampai berantem di mall sama tu nenek lampir"
"Yang ada Key waktu itu ya kak" ucap Keyla ikut menyahut
"Iya, untungnya loe nggak berbaik hati hari itu dek buat kembali lagi ke Mall beli untuk Vivian yang sekarang jadi rival loe"
"Rival apa an kak, orang aku masih baik-baik aja sama kak Vivian"
"Ck... sekarang dia baik dek,kalau tau loe nikah sama Sam pasti loe di uber sama tu nenek lampir" jelas Devan dan diangguki Diana,dia juga tau sifat Vivian karena beberapa kali dia di serang Vivian dulu saat dekat dengan Sam
"Beruntung dia nggak masuk dalam keluarga kita ya" ucap Kiara yang juga tidak suka dengan sifat Vivian yang Matre.
"Ya Ki,gue nggak suka sama Vivian!! berapa kali gue bilang ke Sam,tapi memang benar kata orang cinta itu rasa coklat,Sam seolah menutup telinga nya dulu, sekarang aja baru sadar kalau perempuan bawel di sebelah nya itu lebih baik dari Vivian" cerocos Devan sambil tertawa puas
Sam menatap Keyla yang hanya diam saja mendengar ocehan Devan, tangan Sam menggenggam tangan Keyla seolah meminta maaf padahal Keyla tak memusingkan nya karena sekarang Sam milik nya bukan Vivian atau siapapun itu.
__ADS_1