
Sam dari tadi sibuk melirik jam tangannya dia takut telat datang ke Kafe yang sudah dia janji kan dengan Vivian.
"Kamu kenapa Sam?"tanya Oma Adel
"Tau tuh oma kaya cacing kepanasan" celetuk Keyla
"Masih lama Oma?" tanya Sam
"Sam...ini acara untuk Kiara,Oma mau terlihat sempurna,dan kalian berbaris dengan pasangan masing-masing"
"Kebaya nya sudah selesai Nur?" tanya Adel
"Sudah oma, untuk Vivian dan Nisa juga sudah di siapkan"jawab Nur
Semua anggota keluarga berkumpul untuk menyiapkan acara Kiara dan Andre,para lelaki sedang memilah undangan.
"Ki..mulai besok kami tidak usah kekantor lagi dan jangan ketemu Andre dulu"ucap Bella membuat Kiara mengerutkan keningnya
"Iya ki.. pamali jika mau menikah masih bertemu"
"Peraturan dari mana itu Oma,jadi kalau aku dan Nisa juga begitu?"tanya Ardian dan di anggukki Adel
__ADS_1
"Bagaimana bisa oma,Aku dan Nisa satu kantor,lagi pula banyak pekerjaan Nisa yang harus dia selesai kan" ucap Ardian yang tidak mau pisah dari Nisa
"Iya kan pi,,kalau Nisa tidak masuk kantor papi yang akan kewalahan " pekik Ardian pada Tama
"Kalau papi yang butuh Nisa kenapa bukan kamu saja yang berdiam diri di rumah,yang jelas kalian tidak bisa bertemu" sahut Nur dan di anggukki Adel setuju
"Mommy mulai nggak asik" kesal Ardian cemberut membuat Nisa malu sendiri atas tingkah kekasih nya ini
Ponsel Sam sudah berdering membuat nya tidak nyaman saat ini.
"Van..bantu gue, sebentar saja" mohon Sam berbisik pada Devan
"Kalau oma marah gue nggak tanggung jawab Sam"
"Mau kemana Sam?" tanya Vina
"Itu bun ada yang mau di beli,iya kan Van?"
"Iya Bun.... sebentar " sahut Devan
Sam segera mencium pipi Adel dan Bella lalu segera pergi, Sudah pasti Vivian akan marah sekarang karena dia telat,tapi dari pada membatalkan nya lebih baik telat pikir Sam.
__ADS_1
****
"Kamu kenapa jadi ngaret gini Sam,nggak biasanya gini" kesal Vivian
"Maaf Vi...tadi ngumpul di rumah oma dulu,bahas pernikahan Kiara,oh ya pakaian kamu juga masih sama mommy Nur,nanti Oma mau nya kita pasangan pas acara Kiara" jelas Andre membuat Vivian sedikit gugup
"Mau pesan apa Vi?" tanya Sam
"Udah aku pesan,kamu kelamaan! kalau kamu nggak suka nanti bisa pesan lagi"
"Nggak papa,apa yang kamu pesan aku makan" jawab Sam tersenyum kecil
Selesai makan malam Sam mengeluarkan kotak cincin dari saku celana nya dan memberikan untuk Vivian.
"Apa ini Sam??"tanya Vivian bingung
"Vi....aku ingin melamar mu" ujar Sam tegas
"Aku ingin kita menikah setelah Ardian Vi" lanjut Sam sambil membuka kotak cincin nya dan memberikan pada Vivian membuat Vivian terdiam,dia memperhatikan cincin berlian yang di bawa oleh Sam membuat Vivian sedikit takjub, ini Cincin keluaran terbaru yang sedang dia incar kenapa Sam bisa membelikan untuk nya.
"Sam..ini-"
__ADS_1
"Vi....kamu mau menjadi istri ku?" tanya Sam dan di anggukki cepat oleh Vivian,dia tak berpikir panjang lagi karena dia benar-benar menginginkan cincin itu.
"Terimakasih Sam" ujar Vivian mencium cincin yang di pasang kan Sam di jari manisnya