
"Vi... lepaskan saja Sam,mama sudah dapat pengganti yang lebih kaya raya,dia datang dari keluarga pengusaha juga Vi" ucap Mama Vivian
"Ma...aku dan Sam sudah merencanakan untuk menikah setelah Kiara nanti" jawab Vivian cepat
"Tapi belum tau sampai kapan kan! Kiara saja sampai saat ini belum bertemu jodoh nya,apa kamu mau menjadi perempuan tua gara-gara menunggu Sam,coba kamu pikirkan baik-baik Vi, jodoh yang mama berikan pada mu ini jauh dari pada Sam mu itu,Sam hanya seorang pengusaha yang masih jauh level nya,papa nya hanya pemilik kafe sedangkan kakak nya hanya seorang sekretaris di kantor orang lain,mama tidak yakin hidup kamu akan bergelimang harta Vi" ucap mama Vivian lagi
"Ma..aku dan Sam sudah lama berpacaran dan jika kami menikah Oma Adel juga sudah berjanji akan membagikan warisan nya"
"Bukan hanya Sam cucu nya Vi, apalagi Sam bukan cucu laki-laki pertama dari keluarga mereka"
Vivian terdiam sejenak memang benar yang di katakan Mama nya kalau Sam bukan cucu laki-laki pertama,ada Ardian! apalagi permintaan Oma untuk Ardian dan Anisa tinggal bersama mereka setelah menikah sudah pasti Ardian dan Anisa yang akan menguasai nya, bagaimana dirinya nanti akan dapat sisa-sisa saja.
"Pikir kan ucapan mama Vi, selagi lelaki itu mau dengan mu,kamu manfaat kan dia,dia dari kalangan orang kaya,nama nya Alex" ucap mama Vivian pelan lalu pergi meninggalkan anak perempuan nya ini.
****
__ADS_1
"Ki...maaf jika Luna selalu merepotkan kamu"ujar Andre pada Kiara,saat ini mereka tengah menikmati makan malam berdua di sebuah restoran.
"Tidak masalah pak,saya menyukai Luna,anak nya periang"
"Itu karena kamu Ki,kamu yang mengembalikan senyum Kiara lagi,sejak ada kamu Luna tambah bersemangat Ki, setiap pagi Luna selalu menunggu kedatangan kamu Ki"jelas Andre
"Saya juga senang bisa membantu bapak dan Luna"jawab Kiara tertunduk
"Ki...maaf jika ini terlalu cepat dan juga lancang untuk kamu tapi saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi ki,Luna menginginkan kamu untuk menjadi Mama nya,dan saya sudah terlanjur nyaman bersama kamu " ungkap Andre jujur sambil menggenggam tangan Kiara membuat jantung Kiara berdegup kencang,dia tidak menyangka Andre akan mengatakan pada nya malam ini,dia pun juga sudah merasa nyaman dengan semua ini.
Kiara tak bisa menjawab sepatah kata pun juga dia terlalu syock karena Andre tiba-tiba melamar nya malam ini,apa dia harus berteriak bahagia atau kah harus menangis haru.
"Ki...saya butuh jawaban kamu segera?" mohon Andre
"Pak...saya bingung!" aku Kiara, seharusnya dia berkonsultasi dulu pada Devan dengan jawaban apa yang akan dia berikan pada Andre saat ini
__ADS_1
"Apa yang kamu bingung kan Ki? status saya?" tanya Andre dan di jawab gelengan oleh Kiara, karena memang bukan status yang di permasalahkan Kiara.
"Lalu??"
"Saya bingung pak mau jawab apa?" ucap Kiara jujur
"Jika kamu menyukai saya kamu bisa jawab iya Ki,jika tidak ya mau bagaimana lagi"
"Saya justru takut bapak yang tidak bisa menerima saya,saya ini egois pak,keras kepala " aku Kiara
"Ki.... semua nya bisa kita bicara kan dengan kepala dingin, rumah tangga mana yang tidak memiliki masalah, selagi masalah itu bisa kita selesaikan bersama kenapa tidak,yang terpenting bukan kehadiran orang ketiga Ki" jelas Andre tegas karena dia membenci perselingkuhan.
"Bagaimana,kamu mau menikah dengan saya Ki?" tanya Andre lagi,Kiara mengangguk kan kepala nya pelan,dia terlalu malu untuk menjawab nya.
"Ki....kamu yakin dengan jawaban mu?"
__ADS_1
Kiara mengangguk kan kepala nya pelan membuat Andre tersenyum manis dan mengecup punggung tangan Kiara,Kiara tertunduk malu,ini pengalaman pertama baginya bersentuhan dengan lawan jenis karena Kiara sendiri selama ini tidak pernah dekat dengan lelaki mana pun.