Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Semakin mesra


__ADS_3

"Maaf aku harus pulang telat hari ini sayang" ujar Devan mencium kening Diana sekilas, pengantin baru ini sudah pindah ke apartemen mewah mereka di kawasan elite.


"Kalau kamu mengantuk tidak usah menungguku, langsung tidur saja," ucap Devan lagi sebelum berangkat kerja, pasangan pengantin baru ini semakin mesra.


"Iya" jawab Diana mengangguk.


Rutinitas yang baru beberapa pekan di jalanin Diana saat Devan hendak berangkat kerja dia akan menyalami dengan mencium tangannya. dan memberikan senyuman terindah agar suaminya ini semangat untuk pergi bekerja.


"Hati-hati di jalan, jangan ngebut -ngebut, sesampainya di kantor kabari aku ya sayang" ucap Diana setengah berteriak dan diangguki Devan.


Suasana baru dan status baru yang di sandang oleh Diana membuat nya bahagia,awal yang cukup baik menepis semua ketakutan nya berumah tangga selama ini,Devan memperlakukan nya baik tak ada yang salah dari lelaki mantan Playboy itu hingga saat ini semua keinginan Diana dia turuti.


Diana memulai pagi nya dengan merapikan apartemen nya ini,Devan sudah menawarkan untuk menyewa pembantu tapi Diana menolak nya karena beberapa alasan tersendiri jadi dia memutuskan untuk membersikan semua sendirian tanpa bantuan orang lain terkadang sang mertua yang datang untuk menemani Diana di apartemen nya.


***

__ADS_1


"Sayang,papa berangkat dulu ya,jangan nakal dan jangan menyusahkan mama mu,nanti malam papa yang jenguk" bisik Ardian menggoda di Perut Nisa membuat Nisa tersenyum kecil karena geli melihat tingkah suaminya ini.


"Sayang,jangan bekerja apapun,nanti semua nya akan di kerja kan pembantu kamu cukup diam dan menikmati semua makanan yang ada" lanjut Ardian pada Nisa dan di anggukki pelan oleh wanita cubby itu.


"Oh ya,hari ini Keyla akan datang kemari tadi dia mengabarkan ku"


"Kamu pulang nya jangan terlalu malam Ar,aku kesepian" aku Nisa karena sejak di vonis hamil Nisa jadi sedikit lebih manja dari biasa nya.


"Iya akan aku usahakan pulang sore" jawab Ardian sambil mencium kening Nisa


Kehidupan yang sangat harmonis menurut Nisa bahkan Ardian selalu mengerti akan dirinya.tak ada yang harus du takutkan Nisa dalam pernikahan ini, semua anggota keluarga Damian baik dan kompak tidak ada yang saling iri dan menghujat meskipun dia orang tidak berada menurut Nisa.


****


"Jadi ke tempat Nisa sayang?" tanya Sam

__ADS_1


"Hmmm....nanti Key dan Bunda ke sana kak"


"Hati-hati di jalan ya,kalau butuh sesuatu kabari kakak" ingat Sam dan di anggukki Keyla patuh


Sam mencium kening Keyla lalu beralih ke perut perempuan yang mulai membuncit ini.


"Jangan nakal sayang" ingat Sam lagi sambil menyolek hidung Keyla


Perempuan manja ini semakin bertranformasi menjadi dewasa,Keyla terus berusaha agar rumah tangga nya tidak terkena serangan badai mendadak.


****


Mohon maaf baru bisa up itu pun mencari waktu luang karena sampai saat ini saya masih di rumah sakit, belum ada perubahan dari ibu mertua saya..


Terimakasih sekali atas dukungan dari para pembaca sekalian...

__ADS_1


Mampir juga di cerita Mentari tak bersinar,ramai kan di sana ya, Insya Allah dalam beberapa bab akan tamat dan untuk novel ini juga,saya harus fokus pada ibu mertua saya dulu setelah itu baru rilis novel baru๐Ÿ™๐Ÿ™


__ADS_2