Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
mati lampu


__ADS_3

"Lex...siapa wanita ini" bentak Vivian saat Alex pulang di bopong seorang wanita karena dia dalam keadaan mabuk.


"Minggir" bentak balik Alex pada Vivian


"Siapa kamu? keluar!" ucap Vivian kesal


"Kamu perempuan yang biasa menemani Alex,kita bisa di bilang partner ranjang" jawab perempuan itu membuat Vivian menggeleng kan kepala nya tidak percaya.


"Keluar kamu!!!" usir Vivian


"Lex, seperti nya istri kamu galak,aku harus segera pergi" ucap Perempuan tersebut dengan nada takut yang di buat-buat.


"Ren.....jangan pergi,tetap di sini" racau Alex sambil memegang tangan Perempuan tersebut.


"Lex...besok aku kembali lagi kemari" bisik perempuan itu lalu mengecup pipi Alex dan segera pergi sambil menatap Vivian dengan penuh ejekan.


Vivian membanting pintu saat perempuan itu telah pergi.


"Lex..jika kamu begini terus tiap malam aku akan menelpon mama dan papa mu" Ancam Vivian


Alex segera berdiri dan menampar pipi Vivian hingga perempuan ini meringis kesakitan.


"Plakkk....."


"Coba saja kalau kamu berani, hidup mu tidak akan tenang di sini" ancam balik Alex lalu pergi meninggalkan Vivian yang menangis sendiri di sofa.


****


"Key...kamu tidak takut kalau tiba-tiba mati lampu" ujar Sam asal


"Mati lampu!!! setau Keyla di sini jarang sekali mati lampu kak"jawab Keyla polos sambil terus berselancar di dunia maya melihat aktor Korea kesukaan nya.

__ADS_1


"Tapi pernah kan Key,coba kamu bayangkan jika tiba-tiba mati dan kamar ini akan menjadi gelap gulita, pasti guling yang menjadi pembatas ini seperti gundukan Pocong" ujar Sam bergedik ngeri dia berusaha untuk menakuti-nakuti Keyla.


Keyla menatap ke arah guling di sebelah nya dan sedikit ketakutan.


"Key, lebih baik tidak ada guling, karena kalau lampu mati kakak bisa cepat melindungi mu" bujuk Sam


"Kalau tidak mati berarti kita tidur tanpa pembatasan?" tanya Keyla


"Key, tidak ada salahnya bukan kita tidur tanpa pembatasan, karena kita sudah sah suami-istri"


"Tapi oma bilang -"


"Oma tidak tau Key,kalau kamu tidak memberitahu nya"tekan Sam


"Kalau tidur tanpa pembatasan Key bisa hamil" ucap Keyla dengan nada polos


"Ha-ha-ha,kata siapa Key?"


"Itu mitos,fakta nya kamu bisa hamil kalau aku apa-apa kan"jelas Sam mulai kesal, Keyla selalu saja memancing emosi nya


"Key,bukan nya bunda sudah mengajarimu menjadi istri yang baik?"


"Hmmm...tapi Key belum siap hamil kak, Key masih ingin sekolah dan Key masih punya cita-cita"


"Key...aku hanya meminta mu menghilangkan guling pembatas ini,bukan meminta mu buka baju" terang Sam


"Jadi tidak akan hamil?"


"Ya tidak Key" jawab Sam mulai geram


Key ingin mengambil guling nya tapi dia ragu

__ADS_1


"Janji kakak tidak akan macam-macam?"


"Key,aku suamimu,apa perlu aku membuka YouTube yang menampilkan ceramah ustad-ustad tentang kewajiban seorang istri"


"Itu mereka menikah karena cinta kak, berbeda dengan kita yang di jodohkan karena menyelamatkan keluarga kakak" jawab Keyla


"Key, sekarang aku yakin kalau kamu benar-benar adik Devan,kamu berbicara tanpa memikirkan perasaan orang lain sama persis seperti kakak mu"


"Tapi yang Key katakan memang benar bukan?"


"Tapi dulu bunda dan ayah menikah juga tanpa cinta kak, mereka bisa langgeng sampai saat ini dan punya kak Devan serta Keyla" cerita Keyla


Sam memiringkan tubuhnya menghadap Keyla yang tengah terlentang,lalu Sam meletakkan tangannya di atas guling pembatas mereka.


"bagaimana ceritanya?" tanya Sam mulai tertarik


"Key juga tidak tau jelas nya, yang pasti mereka menikah karena terpaksa, bahkan mereka dulunya bermusuhan cerita Bunda"


"Mereka bisa saling mencintai Key,kenapa kita tidak Key,bukan nya kits tidak akan pernah berpisah" ucap Sam membuat Keyla terdiam sejenak


"Tapi Key masih punya cita-cita kak"


"Kakak tidak pernah melarang mu Key, tolong bantu kakak untuk melupakan masa lalu kakak" pinta Sam membuat Keyla berpikir.


"Apa mungkin kita bisa menjadi suami-istri sungguhan kak?" tanya Keyla sambil menghadap kan tubuh nya pada Sam tapi wajah mereka belum bertemu pandang karena di halangi guling pembatas.


"Bisa,jika kita mau"jawab Sam


"Kakak mau?" tanya Keyla menjembul kan kepala nya dari sisi guling


"Kalau kamu mau apa salah nya kita coba" ajak Sam

__ADS_1


Sam mengangkat guling pembatas mereka dan melemparkannya ke bawah lalu meminta Keyla untuk tidur di bawah tangan nya,Keyla bergerak pelan dia masih sangat canggung dengan semua ini tapi benar yang di katakan Sam apa salah nya mencoba menjadi suami-istri yang sesungguhnya.


__ADS_2