Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kesal


__ADS_3

Anisa Rahma perempuan cantik bertubuh berisi yang menjadi tulang punggung keluarga nya,Anisa menghidupi Bunda dan Oma serta adik lelaki nya setelah ayah nya pergi dengan perempuan lain ntah kemana.


Anisa dulunya bekerja di kantor Satria tapi karena Tama membutuhkan sekretaris hingga meminta Anisa bekerja di perusahaan nya dan di perbolehkan oleh Satria.


Anisa mengancing blezer nya lalu memperlihatkan penampilan nya pagi ini,cukup rapi.


"Cantik....kamu akan selalu cantik sayang" puji Ibu Nisa


"Bagaimana dengan hari mu kemarin apa kamu menerima tawaran bos mu itu?"


"Bun,,ibu Nur sangat baik,Nisa takut membuat nya kecewa" aku Nisa


"Apalagi kita hanya orang biasa bu,Nisa takut..."lanjut Nisa


"Nis,oma mu dulu juga orang biasa bahkan dia memiliki kepercayaan diri tinggi hingga bisa menikah dengan beberapa orang penting hingga pengusaha kaya raya hanya saja setelah opa mu meninggal oma bangkrut karena tak bisa mengelola nya,jika memang berjodoh tidak masalah Nis yang jelas kalian seiman,ibu hanya ingin kamu bahagia nak" ujar Ibu Nisa lagi


"Tapi anak nya terlalu cuek bun, terkadang bikin kesal Nisa, keluarga nya baik...!! baik banget tapi anak nya bun bikin greget, kalau bunuh orang nggak dosa Nisa bunuh deh bun"


"Hey...ngak boleh gitu sayang,ntar berubah jadi suka lo" goda ibu Nisa

__ADS_1


"Ah.....bunda ngomong apaan sih,Nisa berangkat dulu bun"pamit Nisa mencium pipi ibu nya lalu segera pergi karena taksi online yang dia pesan sudah datang


Nisa tunggal di perumahan sederhana bersama oma,ibu dan adik lelaki nya, semua kebutuhan Nisa yang penuhi hingga sampai saat ini Nisa memang tidak memikirkan masalah pernikahan karena dia takut kalau calon nya kelak menolak kehadiran keluarga nya,Nisa masih harus terus bekerja untuk kehidupan keluarga nya.


"Pagi Nisa..."


"Pagi"


"Pagi Cantik "


"Pagi juga" jawab Nisa


"Pagi pak,ini teh nya pak...dan ini jadwal bapak hari ini, untuk pukul 10 nanti bapak ada meeting di luar bersama PT.Adi jaya dan untuk siang ini ada kegiatan rutin di kantor,ibu Nur akan datang pukul 12 nanti sekalian makan siang" lapor Nisa


Ini yang membuat Tama senang pada Nisa,dia anak muda yang penuh dengan semangat meski pun sedang banyak masalah keluarga Nisa tetap profesional dalam bekerja dia tak pernah melewati satu jadwal Tama,Tama merasa terbantu saat Nisa menjadi sekretaris nya.


"Terimakasih Nis,kamu sudah hubungi ibu?" tanya Tama


"Sudah pak, sopir kantor akan menjemput ibu pukul 11 nanti pak"jawab Nisa cepat dan di anggukki Tama.

__ADS_1


Setelah semua jadwal Tama selesai Nisa segera pamit keluar tapi saat membuka pintu ruangan dia malah bertabrakan dengan Ardian yang akan masuk.


"Maaf....maaf pak-"


Nisa melihat ternyata Ardian yang menabrak nya.


"Kamu!"ketus Nisa


"Kenapa kamu pagi-pagi sudah keluar dari ruangan papi"


"Hey,,kamu lupa kalau aku sekertaris pak Tama! justru aku yang seharusnya bertanya kenapa pagi-pagi kamu datang, biasanya juga siang"


"Kamu lupa kalau aku anak pemilik perusahaan ini,apa kamu mau aku pecat" ancam Ardian


"Ha...pecat! takuuut,kamu kir aku bakalan mundur dengan ancaman mu itu,dengar ya pak Ardian terhormat saya sudah lama bekerja di sini dan semua pekerjaan saya tidak ada yang salah jadi kamu tidak berhak memecat saya kecuali memang pak Tama yang tidak menginginkan saya di sini lagi" tegas Nisa menunjuk wajah Ardian lalu pergi membuat Ardian kesal.


"Pi....papi lihat sendiri kan kalau perempuan itu kurang ajar,pecat saja pi" ujar Ardian mengompori papi nya


"Ar,Nisa perempuan yang berprestasi dalam bekerja dan dia banyak membantu papi,mami mu juga senang pada nya,kamu yang terlalu berlebihan Ar,coba kamu lihat dia sebagai wanita bukan musuh" jawab Tama santai membuat Ardian bertambah kesal kenapa mommy dan papi nya sangat menyukai Anisa menurut nya perempuan itu biasa-biasa saja,bisa jadi Anisa hanya mengincar harta nya.

__ADS_1


__ADS_2