
"Cie....cie yang keluar kamar dengan senyum merekah di bibir" goda Devan pada Keyla dan Sam yang keluar serempak.
"Van...." tegur Vina melotot kan mata pada anak pertama nya ini.
"Kenapa sih bun,cuma godain doang,nggak ada yang salah kan Yah?"
"Ya nggak boleh Van,kalau kamu mau seperti mereka nikah juga" jawab Vina membuat Devan cemberut, pasalnya Diana belum mau menikah dia masih mau bebas.
"Udah nggak pegal-pegal lagi Sam?" tanya Devan saat Sam duduk di meja makan.
"Stttt.... waktunya sarapan,nggak boleh bawel" tegur Keyla dengan meletakkan telunjuk di bibirnya menandakan diam.
"Ck... yang sudah belajar jadi istri,sok bijak!!!"ketus Devan
"Van..... sarapan,nanti bunda sumpel pake saos cabe lo" ancam Vina membuat Devan terdiam, Devan memang selalu usil pada adiknya ini.
"Van..nanti siang ke kantor Ardian ya, selesai kan berkas proyek kalian yang kemarin,Mr.Lie ingin semua nya selesai cepat waktu" ucap Satria
"Ardian pasti masih honeymoon yah"
"Tadi ayah sudah menghubungi Papi Tama,nanti siang Ardian masuk ke kantor,pagi ini dia pindahan ke rumah Oma"jelas Satria
"Kak Nisa jadi pindah ke rumah oma yah?" tanya Keyla antusias
__ADS_1
"Ya,bunda juga mau ke sana bantu-bantu, mommy Nur juga ada di sana" sahut Vina
"Waah seru Bun,Key mau ikut" ucap Keyla tersenyum manis
"Izin suami dulu Key" ucap Vina membuat Keyla terdiam dan melirik ke Sam, sedangkan Sam menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena canggung.
"Cie yang pergi harus izin suami dulu" goda Devan lagi
"Van....." pelotot Vina
"Izin nya di kamar dek biar langsung di izinin" canda Devan lalu segera pergi karena takut bunda nya akan marah.
"Devan......."pekik Vina tapi Devan tak menghiraukan nya terus berjalan keluar
"Bunda bingung deh lihat Devan yah,bawel siapa yang di ikuti nya ya" gumam Vina menggeleng kan kepala
"Kak..boleh?" tanya Keyla pelan
"Boleh apa Key?" tanya balik Sam
"Ke rumah oma"
"O...kirain apa,boleh tapi saat aku sudah pulang ke rumah kamu sudah harus di rumah ya"
__ADS_1
"Kakak pulang nya jam berapa?"
"Nanti aku kabari satu jam sebelum pulang" ucap Sam dan diangguki Keyla patuh
Sam hendak berjalan ke arah mobil tapi Keyla langsung menarik tangan nya dan mencium punggung tangan Sam membuat Sam tertegun.
"Bunda bilang kalau suami pergi harus di cium punggung tangan nya kak,biar berkah" jelas Keyla malu-malu dan gugup.
"Bunda bilang begitu?" tanya Sam mendekat kan wajah nya pada Keyla dan di jawab anggukan pelan dari Keyla
"Bunda bilang nggak kalau suami nya harus ngapain?"
Keyla menggeleng kan kepala nya cepat membuat Sam gemas melihat tingkah polos istri kecil nya ini.
"Bilang sama bunda kalau bunda lupa kasih tau kamu kalau suami pergi harus cium kening istrinya" bisik Sam pelan lalu mencium kening Keyla perlahan membuat Keyla memejamkan mata nya,detak jantung nya tak beraturan saat ini,ntah perasaan apa ini pikir Keyla yang jelas dia sangat malu dan gugup.
"Aku berangkat" ucap Sam tepat di wajah Keyla hingga hembusan nafas Sam saja terasa di wajah perempuan cantik ini.
Keyla seperti terhipnotis dia hanya mengangguk dan membiarkan suaminya pergi tanpa sepatah kata pun.
Vina dan Satria yang mengintip dari jendela tersenyum manis, ternyata sudah ada perubahan antara Sam dan Keyla.
"Pasti semua ajaran kamu bun"
__ADS_1
"Ya iya lah,mau ajaran siapa lagi ya, beruntung nya Sam tidak egois seperti kamu dulu" ketus Vina lalu segera pergi meninggalkan Satria sendiri
"Apa maksudmu bun" pekik Satria mengejar Vina yang masuk kedalam kamar mereka,Keyla mendengar pekikan ayah nya membuat lamunan nya buyar lalu segera masuk kedalam rumah, perasaan Keyla saat ini campur aduk, antara ingin menjadi seorang istri yang baik dan juga masih ingin menghabiskan masa remaja nya.