Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kebahagiaan


__ADS_3

Keyla berjalan di sisi kiri dan Anisa di sisi kanan sedangkan Vina berada di tengah-tengah dua pengantin cantik ini,Sam sempat terpesona melihat Keyla yang di dandan persis seperti Barbie, tubuhnya langsing dan bibir mungil membuat Keyla sangat cantik,tapi sayang tidak ada cinta diantara mereka membuat Sam masih sedikit kaku.


Keyla dan Anisa menyalami punggung tangan suami mereka masing-masing, terlihat suasana haru,Nisa memeluk tubuh bunda nya meminta restu.


"Jadi istri yang baik Nis,jangan kecewakan suamimu"


"Iya bunda,oma mana?" tanya Nisa tidak melihat sosok oma nya


"Oma sedang sakit, beliau titip salam untuk keluarga baru mu" jawab bunda Nisa, sebenarnya Karin tidak bisa bertemu Adel,dia masih terlalu malu berhadapan langsung dengan Adel.


"Bunda, setelah ini kita langsung pulang ya,Key masih ada Pr yang harus di kerjakan" ajak Keyla lagi membuat semua nya saling tatap.


Devan menatap Sam wajah Sam yang terlihat kaku karena bingung ingin memperlakukan Keyla seperti apa,selama ini mereka bergaul seperti adik kakak dan kini status itu berubah menjadi suami-istri.


"Key...kamu pulang nya ke rumah mama dulu ya" ajak Bella

__ADS_1


"Ma....Key belum bisa tinggal bersama mama,Key masih ingin di rumah Bunda, bagaimana dengan buku dan semua peralatan key,besok Key juga harus sekolah bun" jawab Keyla


"Key...loe udah jadi istri masih mikirin buku pelajaran,loe udah nikah bego! soal buku bisa di urus belakang" geram Devan


"Van... ngomong nya yang bener dong" tegur Vina


"Habis nya aku gedek bun lihat dia, orang udah di dandan cantik-cantik jadi pengantin he malah mikirin besok sekolah"


"Ya memang aku masih sekolah kan kak" jawab Keyla ketus


"Iya bun,,ini bagaimana?bisa hilang nggak bun?" rengek Keyla


"Dua hari lagi juga hilang sayang, sebelum hilang jangan sekolah dulu ya,kamu bisa libur dulu nanti bunda yang bicara dengan guru kelas kamu ya" bujuk Vina


"Nasib loe Sam lepas dari yang matre dapat anak sekolahan" geleng Devan membuat Diana yang ada di sebelah nya mencubit kecil pinggang kekasih nya ini

__ADS_1


"Awwww...sakit sayang"


"Bisa diem nggak, kasihan Sam kalau terus kamu ledekin gitu" bisik Diana tidak enak hati karena Devan tidak berhenti mengoceh.


"Justru aku kasihan dengan Sam makanya aku berkomentar begini"


"Nggak perlu dan nggak penting!!!" tekan Diana membuat Devan menutup mulut nya.


"Sayang Oma April tidak bisa hadir di tengah-tengah kebahagiaan kita" ucap Vino pelan


Ya... April lebih memilih tinggal di kampung halaman nya setelah kematian Haikal, dia lebih memilih menyendiri di hari tua nya, padahal Nur beberapa kali meminta April untuk tinggal bersama mereka tapi April tidak mau, terkadang Nur yang datang sesekali mengunjungi bunda nya itu.


"Setelah kalian semua menikah kunjungi oma,minta restu pada beliau" ucap Nur dan di anggukki Ardian serta Sam patuh


"Minta restu pada Oma dan Opa kalian" perintah Bella

__ADS_1


Damian dan Adel tersenyum bahagia melihat cucu-cucu nya satu persatu menikah,ini yang sangat dia harapkan dari dulu.


__ADS_2