
"Tidak apa-apa sayang, yang penting keadaan kamu sehat-sehat, mungkin belum rezeki dan insya Allah secepatnya di ganti" ujar Nur mengelus lembut wajah Nisa yang terlihat pucat.
"Maaf mom"
"Bagaimana keadaan Nisa mom?" tanya Vina yang baru datang dan di ikuti Satria
"Baru selesai di kuret,tapi sudah mulai membaik saat ini"
"Kenapa bisa keguguran?" tanya Vina lagi
"Kata dokter Nisa kelelahan,Nisa tidak tau kalau dia tengah mengandung saat kita pergi liburan kemarin"jawab Ardian
"Yah...gagal deh punya cucu nya nya"
"Maaf ya bun,aku sudah membuat kalian semua kecewa" ujar Nisa pelan sambil menggenggam tangan Ardian
"Yang sabar sayang, insyaallah akan segera di ganti" sahut Nur
"Ini pasti gara-gara Ardian kan Nis dia terus-menerus meminta jatah pada mu hingga kamu begini" Celetuk Devan yang baru datang
"Van...." tegur Vina
Sedangkan Diana mencubit kecil pinggang Devan.
"Awww.....sakit Sayang"
__ADS_1
"Baru datang juga udah nyerocos gitu" kesal Diana
"Lain kali kalau mau liburan harus di periksa dulu sayang keadaan nya,kalau memang sudah berbadan dua kalian bisa lebih hati-hati" Sahut Bella yang juga ada di sana
"Kiara mana?" tanya Diana yang tidak melihat calon ipar nya itu
"Dari tadi di hubungi tapi tidak di angkat" jawab Bella yang masih memegang ponsel nya
"Mungkin juga kelelahan, maklum lah ibu hamil muda,jam segini biasanya sudah tidur" ucap Nur
"Besok saja di kabari nya, kasihan Kiara dia juga tidak enak badan" lanjut Nur dan diangguki Bella
****
"Sayang.....bangun nak,ini mama dan papa" isak Kiara terus menangis melihat wajah Luna yang sudah pucat
"Dok.... tolong anak saya dok" ucap Kiara lagi
"Sayang,,,jangan begini kita serahkan pada dokter kamu jangan terus menangis kasihan anak kita yang di dalam" bisik Andre,dia juga sedih melihat Luna tapi dia harus tetap kuat agar Kiara juga kuat.
"Mas, penjara kan perempuan itu mas,cukup sudah di menyiksa anak ku, pasti Luna ketakutan mas hingga dia jadi begini" isak Kiara
"Iya nanti mas urus sayang,saat ini fokus dulu pada kesehatan Luna ya,kita sebagai orang tua nya harus kuat,agar Luna juga bisa kuat"ingat Andre
"Jangan menangis nanti Luna malah sedih" lanjut Andre memeluk Kiara
__ADS_1
****
"Bagaimana kak Nisa bun?" tanya Keyla yang baru datang
Kami tidak jadi acara sayang?" tanya balik Vina
"Nggak bun,Key khawatir pada kak Nisa takut nya dia kenapa-kenapa"
"Terimakasih Key" ujar Nisa pelan
"Bagaimana bisa Kak Nisa keguguran?" tanya Keyla
"Hanya lelah Key,ini juga harus jadi pelajaran untuk kamu, kamu harus lebih hati-hati jika rasanya sudah berbeda segera periksa jangan tiba-tiba darah mengalir dan keguguran " ingat Nur
"Iya Key,kami lupa periksa sewaktu akan pergi ke Bali" ucap Nisa
"Kak Kiara mana?" tanya Keyla yang tidak melihat kakak perempuan nya itu
"Mungkin lelah" sahut Vino
Keyla mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi Kiara.
"Iya Key"
"Kakak di mana? kak Nisa sedang di rumah sakit kak,dia keguguran" ucap Keyla
__ADS_1
"Keguguran!!! kakak sedang di rumah sakit Key" jawab Kiara menghapus air mata nya
"Di rumah sakit?? kakak di rumah sakit??? kakak kenapa?" pekik Keyla membuat semua nya panik,kenapa dengan Kiara?