
"Sayang, beberapa hari ini kamu tidak usah sekolah dulu ya,kamu harus belajar tentang kesukaan suami ya,mulai dari beberes kamar kalian dan juga masak" ucap Vina saat semua lelaki sudah pergi ke kantor dan hanya tinggal dirinya dan Keyla.
"Tapi bun,gimana pelajaran Keyla"
"Tadi bunda sudah hubungi wali kelas kamu,bunda bilang kamu ada urusan keluarga beberapa hari ini jadi minta di kirim aja tugas-tugas nya,nanti juga kamu di chat sama guru nya" jelas Vina
"Tadi bunda lihat kamu seperti capek gitu, tangan nya terus di kibasin gitu,apa kamu semalam -"
"Bunda jangan mikir yang aneh-aneh deh bun, semalam aku dan Kak Sam tidur terpisah,kak Sam di sofa dan aku di ranjang, subuh nya di kesakitan katanya pinggang nya pegel jadi ya aku pijitin karena kasihan" potong Keyla cepat dia tidak mau bunda nya malah salah paham
"Haha-ha.....kamu minta Sam tidur di sofa?" tanya Vina sambil terus tertawa,dia tidak habis pikir sebegitu takut nya anak perempuan nya ini
"Hmmm....."
"Sayang kalau mama Bella tau pasti dia kecewa sama kamu,dengar bunda nak" ujar Vina mulai mengatur nafas nya
"Dengerin bunda ya nak,Sam suami kamu, tidak ada salah nya jika kalian satu ranjang,kalian sudah sah menjadi suami-istri"
__ADS_1
"Tapi oma bilang nggak boleh ngapa-ngapain bun" ucap Keyla polos
"Oma berbicara begitu karena takut kamu nya trauma saja,tapi kalau kamu sudah siap di apa-apa in sama Sam tidak masalah"
"Apaan sih bunda" ujar Keyla malu
"Cepat atau lambat semua nya akan terjadi nak,kalian menikah memang tampa cinta tapi insya Allah semua akan indah pada waktunya"
"Sekarang kamu belajar jadi istri yang baik, nanti malam jangan minta Sam tidur di sofa lagi, meskipun belum siap setidaknya kalian tidak bersama" pinta Vina dan diangguki Keyla pelan meskipun masih ragu.
****
"Belah duren apa nya, yang ada pegel semua badan gue"
"Wah...seru dong loe,bisa di buat Keyla sampai pegal semua, kecil-kecil cabe rawit ya adek gue,nggak nyangka Keyla dewasa secepat ini, memang benar-benar adik gue dia"
"Apaan sih loe,gue tidur di sofa semalam karena Keyla takut satu ranjang!" pekik Sam kesal
__ADS_1
"Ha....di Sofa,,yang bener Lo Sam,Keyla sampai sekejam itu?" tanya Devan tak percaya
"Kalau nggak percaya tanya sendiri sama dia, boro-boro malam pertama,gue masuk kamar aja lihat dia ganti baju langsung teriak nggak jelas"jawab Sam ketus
"Hahaha-ha,nasib loe Sam,tapi loe harus berjuang buat dapetin hati Keyla,Sam..gue yakin pernikahan kalian bisa langgeng" ucap Devan
"Tapi ngomong-ngomong gimana kabar Vivian,dia ada hubungin loe"pancing Devan
"Gue udah hapus semua tentang dia Van,gue nggak mau buat Keyla sakit hati meskipun kita nggak saling cinta,gue blok nomor nya Vivian,gue udah ikhlasin dia dengan Si Alex-alex itu,udah gue nggak mau bahas lagi,"
Devan mengangguk kecil,dia bisa sedikit lega karena Sam sudah bisa move on dari Vivian.
"Diana mana?"tanya Sam tidak melihat Diana dari tadi
"Di salon, nanti juga ngusulin gue ke kantor"
"Gimana hubungan kalian?"
__ADS_1
"Sejauh ini baik,pak Gunawan juga sudah memberikan restu nya,Diana juga mulai terlihat nyaman masuk kedalam keluarga kita" jawab Devan
"Bagus lah, semoga Diana nggak kaya Vivian,matre" ketus Sam yang masih mengingat Vivian.