
Cerita nya kita putar ya,takut nya fokus pada Tama dan Nur malah bosan,jadi ada porsi masing-masing di sini..maaf jika tidak sesuai keinginan para pembaca sekalian...
Untuk Adel dia bukan manusia sempurna masih ada rasa ketakutan dan ego nya.
masing-masing karakter punya sisi kelebihan dan kelemahan, ingat manusia bukan mahkluk sempurna.😚
****
Bella tersenyum bahagia karena hari ini dia akan memberikan suprise untuk Dion sang kekasih,Bella ingin mengatakan pada Dion kalau dia sudah siap untuk menikah awal tahun ini sesuai keinginan Dion.
Bella memasukkan password pintu apartemen Dion karena dia sendiri sudah tau kodenya.
Pelan-pelan Bella melangkah kan kaki nya menuju kamar Dion karena ini hari libur pasti Dion masih tertidur nyenyak di ranjang nya,saat Bella hendak membuka pintu kamar terdengar suara perempuan dan Bella langsung menghentikan langkah kaki nya.
"Semalam kan sudah sayang,aku lelah" ujar perempuan tersebut
"Tapi aku masih pengen sayang,sekali lagi" bujuk Dion
Bella menutup mulut nya tak percaya dengan apa yang dia dengar,Bella bukan perempuan bodoh yang tidak tau arti dari perkataan mereka
"Sayang pelan,jangan di remas gitu..sakit"
"habisnya aku gemes nya"
__ADS_1
"Aww....... sayang" rengek wanita itu manja membuat Bella semakin jijik mendengar nya
"Ahhhhh.........lebih dalam ion,,aku nggak kuat" racau perempuan tersebut
Dion dengan semangat menancap lebih dalam lagi,dia terus memompa nya kuat
Bella yang tak kuat lagi mendengar ******* perempuan itu segera membuka pintu kamar Dion,kue yang di bawanya sudah terjatuh di lantai, air mata nya sudah mengalir tanpa permisi lagi.
“Ternyata ini yang kalian lakuin di belakang aku!” seru Bella geram
Dion langsung menghentikan aksinya, mereka menoleh ke arah Bella bersamaan. "Bella?" Mereka saling pandang, sama sekali tidak menyangka kalau Bella akan datang saat mereka sedang bersenang-senang.
Dion langsung melepas miliknya dari tubuh perempuan yang sedang tertelentang di bawah nya dan bergegas mencari boxer miliknya yang berserak di lantai kamar,dan perempuan tersebut menarik selimut untuk menutupi tubuh nya yang polos
“Kalo aku kabarin dulu, aku nggak akan tahu kelakuan asli kamu di belakangku!" seru Bella dengan mata memerah.
Dion terdiam sesaat.
"Sejak kapan kalian main di belakang aku?" Bella menatap wajah Dion penuh amarah.
Dion hanya menundukkan kepala.
"JAWAB! SEJAK KAPAN KAMU KAYAK GINI DI BELAKANG AKU!" Nada suara Bella makin meninggi, tubuh nya bergetar menahan marah.
__ADS_1
"Maafkan aku Bell,ini semua juga karena kamu" jawab Dion
"Karena aku, setelah apa yang kamu lakukan kamu menyalahkan aku"
"Ya,kamu yang tidak mau aku sentuh,kamu yang nggak mau kalau aku ajak tidur bareng,aku butuh semua itu Bell"
"Plak......"satu tamparan keras di layangkan oleh Bella di pipi Dion
"Gila kamu,aku ini bukan pelacur seperti dia"tunjuk Bella pada perempuan yang masih menutupi tubuh nya dengan selimut
"Tapi kita sudah dewasa Bell apalagi akan menikah aku rasa tidak ada salahnya,jangan terlalu di besar-besarkan Bell,dia hanya selingan ku saat bosan menunggu kamu, ingat kita akan menikah" ujar Dion mencoba membela diri
"Brengsek kamu ya, ini yang kamu lakukan ke aku,kamu masih bisa bilang Menikah.....!!! awalnya aku pikir juga begitu,kamu lelaki yang aku cinta, kamu segala nya tapi mulai hari ini aku tau kalau kamu lelaki brengsek, hubungan kita nggak bisa di lanjutkan lagi, seekor lalat memang tidak akan pernah betah di tempat bersih dia akan terus mencari sampah untuk dia singgahi" ujar Bella segera pergi meninggalkan apartemen Dion
"Bell.....Bella,kita bisa bicarakan ini baik-baik"pekik Dion tapi tak di hiraukan Bella
Dion hendak mengejar Bella tapi dia hanya mengenakan boxer saja
"Aarrrggg" pekik Dion kesal sambil menendang kaki ke udara hingga perempuan yang sedang bersama nya itu ketakutan.
Bella berjalan cepat sambil sesekali menoleh kebelakang dia takut Dion mengejar nya,dia benci dan jijik melihat lelaki itu,Dion bukan lelaki yang pantas di perjuangkan,Dion lelaki bejat.
Air mata Bella terus mengalir tanpa henti,dia masuk kedalam mobil dan mengemudi kan mobilnya,saat ini Bella ingin mencari tempat dimana dia harus tenang dulu,hati nya sakit,dia masih terbayang perbuatan. memalukan Dion tadi.
__ADS_1