Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
makan malam


__ADS_3

"Untung nggak telat,kalau tokonya tutup bisa-bisa bunda marah sama aku" oceh Vina saat mereka masuk kedalam mobil


"Kamu pake acara masak segala tadi"


"Kok jadi masak yang di salahkan seharusnya kamu,aku sedang masak kamu yang ganggu,belum lagi bala gangguan dari mantan kekasih mu itu"ketus Vina


"Bukan aku yang meminta dia datang"


"Tapi kamu yang mengundang nya,coba kamu hubungi sekretaris mu tadi agar semua pekerjaan di letakkan di ruangan kamu saja pasti dia tidak akan datang "


"Ayunda orang nya penasaran sayang biar saja dia lihat kemesraan kita, palingan dia yang seperti cacing kepanasan sendiri"


"Kamu suka lihat dia cemburu?? ngerasa ganteng kamu!!!


"Ya iya lah..... orang aku memang ganteng kok" jawab Satria percaya diri membuat Vina kesal


"Mau jadi rebutan gitu,senang! bangga!" marah Vina


"Di rebut istri sendiri nggak papa lah,tanda nya kamu cinta sama aku" jawab Satria santai membuat Vina terdiam


"Kenapa aku sensitif gini ya,apa aku mulai mencintai Satria" batin Vina


"Yang.......sayang"panggil Satria lirih saat melihat Vina terdiam


"Sayang"


"Hmmmm kenapa sudah sampai?" tanya Vina melihat ke arah luar tapi Satria tak berhenti menyetir


"Kamu kenapa diam gitu, ada yang sakit? kok jadi bingung gitu?" tanya Balik Satria dan di jawab gelengan oleh Vina


"Terus??"


"Nggak kenapa-napa,kamu mulai bawel deh,yuk cepetan nanti keburu selesai acara nya"


"Bukan gitu sayang aku khawatir kalau istri aku yang cantik ini kenapa-kenapa"


"Cih ......gombal" cebik Vina

__ADS_1


Satria menarik satu tangan Vina dan mencium nya, perasaan nya saat ini sangat bahagia karena Vina mulai membuka diri untuk nya.


****


"Maaf telat bun" ujar Vina mencium kiri kanan pipi sang mertua


"Nggak papa bunda ngerti kok,bunda juga pernah muda,iya kan pa" goda April membuat Vina tertunduk malu


"Vin baru datang?" tanya Bella mendekat pada Vina


"Iya, sorry ya telat"


"Nggak papa belum juga mulai acara nya"jawab Bella


"Nur mana?" tanya Vina tak melihat Nur


"Ada di Belakang sedang masak,masih ada menu yang belum selesai


Vina menenteng barang bawaan nya kebelakang agar bisa di satukan dengan yang lain.


"Hey,,sudah datang kak,di luar aja biar Nur selesai kan makanan nya sebentar"


"Nggak papa Nur aku di sini saja,biar bisa belajar banyak masakan dari kamu"


"Buat apa??" tanya Nur


"Nyenengin suami" jawab Vina pelan membuat Nur tersenyum kecil, rupanya kakak ipar nya ini sudah move on dari suaminya.


****


"Waah makan besar ya" ujar Vino melihat banyak masakan terletak di atas meja makan


"Yang ini punya kak Vina kak"ucap Nur menunjukkan beberapa jenis masakan yang dibawa Vina tadi


"Kenapa bawa makanan segala Vin,kaya di sini nggak ada aja" sahut April


"Nggak papa bun, hitung-hitungan oleh-oleh"jawab Vina

__ADS_1


"Bukan oleh-oleh bun, mungkin Vina takut kalau ada yang di masukan "ucap Tama membuat Satria tersedak


Huk.......huk......


"Pelan-pelan" Vina memberikan satu gelas air putih pada Satria dan di minum Satria hingga tandas


Satria melotot kan mata nya pada Tama karena memang Vina tidak tau apa-apa dengan masalah obat kuat yang di berikan Nur tempo hari.


Nur dan Tama saling tatap dan mengulum senyum mereka bersamaan membuat yang lain nya Bingung.


"Di masukan apa?" tanya April


"Penyedap bun,,Nur kalau masak banyak penyedap nya" jawab Satria asal


"Nggak deh, masakan Nur selalu enak"protes Vino


"Asal deh kak Satria, orang masakan Nur memang enak" jawab Nur


Vina melirik ke arah Satria tapi Satria pura-pura tidak melihat.


"Masakan Vina juga enak" potong Haikal yang merasa situasi mulai berbeda


"Coba deh bun,sayur nya enak"lanjut Haikal


April mengambil beberapa makanan yang di bawa Vina dan mengangguk setuju


"Pantas saja Satria betah ya Vin, kamu pintar segala hal" puji April membuat Vina tertunduk malu


Bella meremas tangan Vino merasa malu hanya dia yang tidak bisa memasak,apa suami nya bahagia bersama nya saat ini,Bella tidak mengerti apa-apa tapi untungnya Vino bisa menerima nya.


"Mana Opa Damian dan oma bun?" tanya Satria


"Mereka sedang ada acara di luar kota, maklum saja mereka sekarang seperti pengantin baru karena tidak ada lagi anak-anak yang bersama mereka"jawab April


"Sebenarnya mereka tidak mengizinkan Vino dan Bella pindah tapi mau bagaimana lagi, semoga anak-anak kalian cepat lahir biar bisa menemani opa dan oma nya"ujar Haikal


"Amiinnnn" sahut Vino sedangkan yang lain hanya mengangguk kecil.

__ADS_1


__ADS_2