Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Tunangan


__ADS_3

"Tunangan???? jangan gila ma,aku dan Vina tak ada perasaan apa-apa, bagaimana kami bisa bertunangan secepat ini" kekeh Tama


"Sayang lambat laun perasaan cinta juga pasti kaan datang karena terbiasa,mama ingin cucu,kalian juga sudah saling kenal untuk keluarga Vina mama tau sejak kecil" bujuk Adel


"Kalau hanya cucu mama bisa minta dari Bella ma,dia dan Dion sudah lama berpacaran dan sudah sewajarnya mereka menikah lagi pula usia Bella sudah cukup matang untuk menikah" ujar Tama


Tama menggeleng kan kepala nya dia tak habis pikir dengan mama nya yang memutuskan untuk Tunangan dengan Vina minggu depan


"Kalian bisa saling mengenal satu sama lain dulu sayang,mama tidak minta langsung menikah.Masih ada waktu untuk saling mendalami selama masa pertunangan ini"


"Tapi ma-"


"Tam... ayolah penuhi keinginan mama" mohon Adel dengan mata sayu membuat Tama tak bisa menolak nya,Tama sudah berjanji tak akan pernah membuat mama nya menangis,janji seorang lelaki sejati harus di tepati.


"Berikan aku waktu ma" ucap Tama lalu segera pergi dia tak ingin berdebat lebih panjang lagi dengan mama nya ini karena percuma dia juga tak akan bisa menang.

__ADS_1


"Ma....apa kamu tidak belajar dari pengalaman yang dulu-dulu, perjodohan tidak akan bahagia ma"Timpal Damian


"Pa,aku dan kamu tidak pernah di jodohkan begitu juga dengan Haikal kita menikah murni saling suka tak ada yang perlu di pelajari dari masa lalu kita" kekeh Adel masih tetap dengan pendirian nya


"Haikal dan Karin bisa di jadikan contoh ma"


"Pa,Haikal dan Karin di jodohkan oleh mama Fatma saat Haikal berstatus suami,itu yang membuat kehidupan mereka berantakan,kalau Tama tanpa istri dan Vina pun tanpa suami murni perjodohan, tidak semua perjodohan berakhir tragis bukti nya dengan Cinta pun bisa berpisah tidak perlu mencari jauh-jauh contoh nya kamu dan Sarah saja dulu bisa berpisah bukan nya kalian menikah saling cinta,Papa Heru dan Mama Fatma yang di jodohkan pun bisa sehidup semati meskipun kehidupan mereka tak seindah cerita di negri dongeng" ketus Adel


"Ma kenapa kamu jadi begini, dengan Bella kamu tak begitu over kenapa dengan Tama kamu keterlaluan begini ma? biarkan dia memilih sendiri jodoh nya, tugas kita sebagai orang tua hanya mengarahkan dan merestui, biarkan Tama bahagia" ujar Damian mulai kesal dengan permintaan Adel


"Nur???"


"Iya, pilihan Tama itu Nur,apa kamu tidak bisa merasakan kalau Tama itu menyukai Nur, semua kegiatan Nur sampai dia hafal dan semua kesukaan Nur selalu dia berikan, sampai-sampai Tama tidak mau di kirim kuliah keluar Negri karena takut berpisah dari Nur, kalau hanya rasa sayang antara Keponakan dan om itu munafik pa," tegas Adel


"Ma..jangan ngaco....!!!"

__ADS_1


"Ngaco gimana coba papa ingat saat rapat di kantor tahun lalu Tama bisa meninggalkan rapat sepenting itu nya hanya karena dapat telpon dari Nur yang meminta di jemput di tempat dia magang,bukan mama tidak suka pa,mama suka Tama perhatian dengan keluarga nya tapi murni sebatas keluarga bukan pasangan, tatapan mereka berdua juga tidak seperti saudara pa, lebih ke cinta" jelas Adel membuat Damian terdiam


"Itu karena Nur lokasi nya jauh ma,dia belum terbiasa, positif thinking saja" elak Damian


"Tapi papa bisa lihat sendiri kan betapa khawatir nya Tama,kenapa Nur tidak menghubungi Satria atau Vino yang notabene nya kakak kandung nya sendiri kenapa harus Tama,dari situ papa seharusnya bisa menilai kalau Nur juga memiliki perasaan nyaman saat bersama Tama, memiliki rasa ingin di lindungi oleh Tama, sebelum keadaan makin memburuk lebih baik di pisahkan mereka dari sekarang pa"


Memang Damian akui jika mengenai Nur,Tama tak akan bisa lupa semua dia tinggal kan hanya untuk menyenangkan hati Nur, menurut Damian itu hal biasa tapi Adel bisa menangkap sinyal yang berbeda.


"Aku tak ingin terlibat pernikahan keluarga pa jadi aku menjodohkan Tama pada Vina agar dia bisa mengubur dalam-dalam perasaan cinta kepada keponakannya"


"Papa belum mempelajari secara agama ma,tapi jika memang di perbolehkan apa salah nya" ucap Damian santai


"Tidak .....mama tidak setuju, Minggu depan Tama harus bertunangan dengan Vina sebelum Bella kembali ke Luar negeri karena Bella menitipkan Vina pada kita"tegas Adel


Damian tidak bisa berbuat banyak untuk Tama karena dia tau sifat Adel yang tegas,lagi pula ada benar nya ucapan Adel yang tak ingin ber besan di seputaran keluarga.

__ADS_1


__ADS_2