Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
gugup


__ADS_3

"April" ucap Haikal kaget saat melihat April di bawa masuk oleh Adel keruangan


"Kalian saling kenal?" tanya Haikal menatap Adel dan April bergantian


"April ini teman ku satu sekolah dulu,Pril kenal kan ini suami ku Damian,dia om nya Haikal" ucap Adel


"April"


"Damian suami Adel" ucap Damian menerima jabatan tangan April


"Jadi kalian bertiga masih keluarga?" tanya April merasa bodoh dikelilingi oleh keluarga kaya-raya ini,dia merasa paling kecil saat ini


"Ya,jika ini om ku berarti dia adalah tante ku" celetuk Haikal membuat April tersenyum kaku


"Jangan takut dia tidak pemarah sudah jinak" canda Haikal pada April


"Kami sahabat jadi tidak ada yang di takutkan,iya kan Pril, apalagi dulu kami selalu main bersama"ucap Adel menatap April yang masih terlihat gugup


"Setau ku cuma Bella sahabat mu" ujar Haikal

__ADS_1


"Bella sahabat ku saat kuliah,kalau April sewaktu sekolah,kami berpisah saat tamat sekolah, April tidak terlihat lagi"


"Bukan tidak terlihat aku sibuk bekerja" jawab April


"Jadi ini model yang kamu katakan semalam Kal, bukan nya-" ujar Damian tak meneruskan ucapannya dia berusaha mengingat di mana dia pernah bertemu April sebelum ini


"Di restoran saat dia menumpahkan jus di jas ku om" jelas Haikal mengingat kan Damian


"Oh.....iya,,iya....,tapi kenapa bisa?-"


"Jangan di bahas lagi om" Potong Haikal cepat membuat Damian diam


"Aku sudah katakan kalau aku tidak bisa tapi pak Haikal terus memaksa"


"Mungkin Haikal melihat ada yang berbeda dari kamu,sudah percaya saja lagi pula kamu cukup Natural dan semoga sukses" potong Adel memberikan semangat untuk April


"Ya,aku rasa juga begitu,wajah April cukup cantik lah dan pasti bisa mengimbangi yang lain" ucap Haikal membuat April malu


"Hmmmm....... cantik.....!!! memang April cantik, hatinya pun juga sangat cantik" goda Adel,dia lebih setuju melihat April yang bersama Haikal,dari pada Karin secara dia tau bagaimana April meskipun April perempuan cengeng dia sangat baik, mereka cukup lama berpisah membuat Adel kehilangan banyak cerita tentang April, Adel belum bisa menanyakan tentang status April lebih lanjut karena mereka baru bertemu sudah pasti April telah menikah secara dia saja sudah memiliki anak saat ini sedang kan mereka seumuran.

__ADS_1


Adel dan Damian saling pandang dan memberikan kode kalau Haikal cukup tertarik pada April,Damian menaikan alis nya saat Adel melirik kearah April dan Haikal bergantian.


April semakin gugup karena Adel terlalu memuji nya berlebihan


"Sudah bawa April ke ruang makeup,biar cepat selesai,om ke dalam dulu lihat si kembar" ujar Damian pada Haikal dan di anggukki lelaki duda ini


"Ikut Haikal ya,nanti dia yang akan mengurus semua keperluan mu,aku tinggal dulu,takut anak ku nangis lagi" pamit Adel


"Tenang Haikal orang baik kok,dia sudah tobat...!!" Sindir Adel lalu segera pergi


Haikal tersenyum kecil tiba-tiba dia grogi di tinggal berdua dengan April


"Ayo aku tunjukkan ruangan nya,nanti kamu di makeover sedikit"


"Tapi jangan menor pak,saya tidak suka" ujar April


"Kamu bisa katakan seperti apa yang kamu mau nanti dan kamu akan di ajarkan bagaimana berakting di depan kamera, jangan gugup, bayangkan saja Vino,kamu bekerja semua demi Vino" ucap Haikal memberi kan semangat pada April


April mengikuti langkah kaki Haikal menuju ruangan Makeup.

__ADS_1


__ADS_2