Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Candu


__ADS_3

Satria tersenyum manis saat mereka menempuh perjalanan pulang ke apartemen.


"Kenapa senyum-senyum begitu,ada yang lucu?" tanya Vina sambil melihat kearah tubuh nya kalau-kalau ada yang aneh karena dari tadi Satria tak berhenti melirik nya dan tersenyum manis,tapi di jawab gelengan oleh lelaki tampan ini.


"Lalu kenapa?" tanya Vina penasaran


Satria menarik satu tangan Vina dan mencium nya berkali-kali


"Bawa mobil nya yang benar, ini sudah larut malam" ingat Vina


"Tidak ada larangan untuk memegang tangan istri sendiri di dalam mobil"


"Tapi ini di jalan raya" protes Vina membuat Satria melepaskan tangan istrinya ini

__ADS_1


"Oke....oke...... sampai di apartemen jangan salahkan aku jika lebih dari tangan ya,jangan ada penolakan" tegas Satria


Vina melotot kan matanya mendengar ucapan suaminya ini, Satria seakan punya kekuatan extra dan tak ada lelah nya pikir Vina.


***


Satria langsung me*l*m*t bibir Vina saat sampai di apartemen mereka.


Di tuntun nya Vina menuju sofa ruang tamu membuat Vina tak bisa menolak lagi, Satria sangat bahagia karena selama pertemuan di rumah bunda nya Vina terlihat biasa saja tak sekalipun dia melirik Tama,Vina bersikap sewajarnya seperti ipar membuat Satria merasa sudah berhasil memiliki hati perempuan cantik ini.


Seolah tak punya waktu untuk membuka c*l*n* d*l*m Vina, Satria pun hanya menyibakkan ke samping kain tipis itu,Vina yang hanya mengenakan dress membuat Satria mudah melakukan keinginan nya.


Vina mendesah begitupun Satria saat milik mereka sudah sama-sama menyatu.

__ADS_1


Pria dingin yang sulit di sentuh ini ternyata jatuh cinta pada istri nya kali ini, Satria takluk pada Vina, tubuh langsing perempuan ini membuat nya candu.


Tubuh yang terkulai lemas di atas Sofa itu tertidur pulas, meskipun sempit tak menghalangi suami istri ini untuk tidur berdua.


***


Tak terasa hari berganti hari pernikahan mereka pun sudah berjalan beberapa bulan,kini perut Bella pun sudah mulai terlihat tapi tanda tanya besar untuk keluarga Haikal tentang Vina, perut nya belum terlihat dan tidak ada tanda-tanda kehamilan seperti Bella.


April berniat membawa Vina untuk periksa sekaligus menemani Bella periksa rutin bulanan untuk melihat perkembangan baby mereka.


Vino mencium kening Bella sekilas saat berangkat bekerja,Bella yang terlihat bergelayut manja di lengan Vino dia tak mengizinkan suaminya ini untuk bekerja.Ntah kenapa Bella selalu ingin berada di samping Vino. sejak kehamilan nya menginjak usia 4 bulan Bella sudah tak bekerja lagi dia hanya memantau dari rumah saja pekerjaan kantor nya, semua Vino yang handle.


Mungkin sebagian orang menilai kehidupan rumah tangga Bella sangat sempurna tapi bagi Bella sendiri ada ketakutan yang teramat besar karena dirinya tak lagi cantik, tubuh nya mulai mengurus karena mengalami mual yang cukup parah,dan setiap hari nya Bella selalu mengeluh dengan keadaan dirinya bahkan tiap hari Adel selalu datang menjenguk nya,ada saja keinginan Bella pada mama nya ini.

__ADS_1


Vino pun di buat tak berkonsentrasi dalam bekerja karena Bella selalu menghubungi nya setiap waktu membuat Vino sendiri kewalahan.


Adel sudah berkali-kali mengingat kan Bella agar bertingkah dewasa tapi Bella tetap tak mengindahkan nya, Adel pun takut jika kegagalan rumah tangga yang dia alami dulu terjadi pada Bella karena Vino jengah dengan sikap manja Bella yang berlebihan.


__ADS_2