Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Menikah


__ADS_3

"Alexandre dan Vivian" gumam Sam pelan


Sam melihat keramaian di sebuah hotel berbintang,tadi dia datang ke rumah Vivian tapi bibi yang bekerja di sana mengatakan kalau Vivian sedang melangsungkan acara pernikahan di sebuah hotel mewah dan kini Sam berdiri di depan hotel tersebut.


Raut wajah kecewa terlihat jelas di wajah Sam, beberapa hari tidak mendapatkan kabar dari sang kekasih ternyata Vivian justru menikah dengan lelaki lain, bagaimana dengan dirinya???


Sam mengepal kan tangan nya, perasaan kecewa sangat mendominasi dirinya saat ini,benar yang di katakan Devan kalau Vivian bukan perempuan baik-baik,tanpa sebab dan tanpa kata dia meninggal kan Sam dan memilih menikah dengan lelaki lain padahal hubungan mereka bisa di bilang cukup baik dan semua permintaan Vivian dia berikan tapi kenapa?? kenapa Vivian justru berpaling dari nya di saat semua nya sudah di persiapkan, bagaimana dengan pesta pernikahan yang di siapkan keluarga nya?? bagaimana cara menjelaskan pada oma Adel, apalagi kondisi Opa Damian saat ini tidak baik-baik saja.


Sam meremas rambut nya kasar


"Sial......." pekik nya lalu masuk kedalam mobil kembali dan mengemudi kan cukup kencang.


****


"Vivian menikah" ucap Devan pada Ardian


"Yang benar Van,loe jangan bercanda"


"Benar, orang suruhan gue yang ngasih info semua nya bro"


"Di mana Sam?" tanya Ardian khawatir


Devan menggeleng kan kepala nya pelan, dia tidak tau di mana keberadaan sepupunya itu saat ini

__ADS_1


"Kita harus cari Sam,Dev...gue takut dia frustasi"


"Gue yakin dia bisa menyelesaikan nya sendiri" tolak Devan


"Gue ta loe kecewa dengan kejadian kemarin tapi kita tidak ada waktu lagi Van,kita harus hibur Sam,jangan egois gue nggak suka dengan kekacauan ini"


"Loe kira gue suka!!! tapi Sam yang justru tak menghargai gue Ar"


"Van... sekarang bukan saatnya berdebat,Sam butuh kita" ajak Ardian menarik tangan Devan


"Gue kabarin Diana dulu Ar"


"Nanti di mobil,ayo ikut gue sekarang " paksa Ardian


"Gue yakin nggak bakalan ketemu Ar"


"Loe mau Sam putus asa terus bunuh diri,siapa yang rugi?? kita kan"


"Gue nggak!!!" jawab Devan ketus


"Van,gue yakin saat ini Sam pasti menyesali perbuatannya tapi Sam butuh teman curhat, tempat berbagi Van,loe nggak boleh egois,dia butuh kita" jelas Ardian


"Ar....Dia nggak butuh gue, buktinya gue bicara malah dia lebih percaya Vivian goblok itu"

__ADS_1


"Gue nggak habis pikir ya Van,kok Vivian setega itu, padahal hubungan mereka hampir bisa di bilang baik tidak ada hambatan" ucap Ardian


"Kita tidak tau hati seseorang Ar,di depan baik di belakang......!!!! banyak yang bermuka dua" ujar Devan dan di anggukki Ardian setuju


Bukan hanya Sam yang kecewa tapi Devan dan juga Ardian Sangat kecewa oleh keputusan Vivian yang menikah dadakan bersama pria lain.


****


"Kak...pulang yuk,,banyak nyamuk tau" kesal Keyla,Sam menjemput nya dan minta Keyla menemani nya di Danau hingga sore hari.


"Key... menurut mu kenapa perempuan bisa meninggalkan lelaki nya?" tanya Sam sambil melempar kan batu kecil ke danau,ini ntah batu yang keberapa kali nya.


Keyla terdiam dia nampak berpikir sejenak


"Mungkin cowok nya pelit" jawab Keyla asal


"Selain itu??"


"Nggak cinta lagi mungkin"


"Bisa jadi,tapi kenapa dia menerima lamaran ku"


"Vivian?" tanya Keyla curiga dan di anggukki Sam pelan

__ADS_1


"Karena Matre" jawab Keyla membuat Sam terdiam dia berpikir mungkin ada benarnya jawaban Keyla karena Matre.


__ADS_2