Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kumpul


__ADS_3

"Bagaimana ini ma,apa mungkin pernikahan Sam harus di batalkan?" tanya Bella


"Beri mama waktu untuk berpikir Bel, setidaknya malam ini dan besok minta semua nya berkumpul di sini,mana tau ada solusi dari Tama atau pun Satria" ujar Adel


"Ma... tidak ada lagi jalan keluar nya karena Vivian juga sudah menikah, tidak mungkin kita mengemis ke sana ma,Dion tidak akan mau melepaskan Vivian,kita juga tidak bisa menjodohkan Sam secepat ini,lagi pula pasti Sam akan menolak nya jika dengan perempuan tidak dia kenal"


"Mama tau Bel tapi ini juga sangat mendesak tidak mungkin di batalkan begitu saja,apa kata rekan bisnis kalian,dan Dion pun pasti akan merasa puas karena bisa membuat keluarga kita hancur" jelas Adel dan diangguki Bella setuju karena Bella yakin Dion saat ini akan tertawa puas melihat kehancuran keluarga Bella.


"Malam ini kita berpikir dulu Bell,pulang lah tenangkan Sam, pasti dia yang sangat kecewa saat ini" ujar Adel


****


Sam membuka ponsel nya menghapus semua foto Vivian bersama dirinya, terlalu banyak kenangan yang sudah terlanjur mereka miliki berdua.


"Ck.... selama ini aku memberikan apapun yang kamu mau Vi, menjaga mu dengan baik ternyata hanya menjaga jodoh orang" gumam Sam menertawakan diri nya sendiri


"Ternyata pacaran bertahun-tahun tidak menjamin seseorang berjodoh karena bisa di kalah kan dengan yang kenal hitungan hari" ujar Sam miris


Sam membaringkan tubuhnya terasa lelah hari ini, Lelaki tampan ini memejamkan mata nya sejenak lalu tertidur, terlalu berat sakit hati yang dia rasakan saat ini.


****


"Bagaimana?" tanya Vino setelah melihat Bella kembali dari kamar Sam


"Sudah tidur pa,aku bisa merasakan bagaimana kecewa nya Sam saat ini,aku harap Sam masih memiliki semangat setelah ini" ujar Bella penuh harapan


"Pa...apa mungkin ini karma untuk ku karena meninggalkan Dion dan menikah dengan mu dulu" lanjut Bella tiba-tiba


"Kamu ingin kembali pada Dion?" tanya Vino serius

__ADS_1


"Ngaco kamu!!!"


"Kamu yang ngaco ma, pemikiran mu seperti pemikiran orang kuno,kamu tau kan kita menikah karena saling cinta dan kamu meninggalkan Dion karena dia yang selingkuh, berbeda dengan Sam yang jelas-jelas setia selama ini dengan Vivian"jelas Vino mulai kesal dengan Bella


"Tapi aku merasa ini tidak adil pa,kenapa harus Sam yang merasakan patah hati ini"


"Lalu siapa kalau bukan Sam???kamu mau Kiara? anak perempuan kita!! Sam lelaki kuat ma,dia lelaki pintar dan tampan tidak sulit baginya menemukan pengganti,jangan takut masih banyak seribu wanita yang mengantri untuk Sam di luar sana,masih banyak model yang jauh lebih cantik dari Vivian itu,papa yakin pernikahan Vivian dan anak Dion juga tidak akan bertahan lama" ujar Vino


Bella menghapus air mata nya mungkin benar yang di katakan Vino,masih banyak di luar sana perempuan yang lebih cocok untuk Sam anak lelakinya ini.


****


"Kenapa berkumpul pagi sekali oma,aku masih harus mengantar kan Diana ke Butik untuk fitting baju pernikahan Ardian" ujar Devan


"Oma ingin semua nya berkumpul, katakan pada Diana siang nanti setelah pulang dari sini" jawab Adel


"Ada di belakang bersama Keyla,lagi pula kenapa oma juga meminta Keyla berkumpul dia masih anak-anak oma, tidak akan mengerti masalah ini" ujar Devan


"Sudah...jangan banyak bicara nanti cabut gigi mu satu persatu" kesal Adel pada cucu pertama nya ini membuat Devan bergedik ngeri dan menutup mulut nya cepat.


"Oma semakin hari semakin misterius" celetuk Devan sambil berjalan ke arah Damian yang sedang duduk di ruang keluarga, lelaki yang akrab di panggil opa ini tengah serius membaca majalah bisnis.


"Oma... kenapa dadakan begini kumpul nya?" tanya Ardian yang baru datang dan langsung mencium pipi kiri kanan Adel


"Ada yang harus di bahas,apa Sam sudah di hubungi?"


"Sudah oma,nanti juga datang dia sedang patah hati "jawab Ardian setengah berbisik


"Oma tau" jawab Adel pelan

__ADS_1


"Oma.......kenapa harus dadakan begini sih,Key harus sekolah oma hari ini Key ada janji dengan teman-teman Key,kami mau nonton bareng di rumah Karin oma,ada Drakor terbaru " cerocos Keyla yang baru datang


"Key...nggak sopan ngomong gitu,oma minta kita berkumpul karena ada hal penting" potong Vina


"Oma sehat?" tanya Vina mencium pipi kiri dan kanan sang mertua nya ini


"Alhamdulillah sehat,Nur mana?"


"Sudah di jalan na,Bella juga sudah jalan tadi"jawab Vina sambil tersenyum kecil dan ikut duduk di sebelah Ardian


"Opa masih suka baca majalah bisnis ya?" tanya Vina dan di anggukki Damian


"Opa suka dengan profil-profil anak muda yang sukses,di usia nya yang masih muda sudah bisa menggenggam dunia bisnis,opa berharap ada foto Ardian,Devan dan Sam" jawab Damian


"Bagaimana bisa ada foto mereka opa, orang mereka nya berbisnis setengah-setengah, apalagi Devan yang tiap harinya bergonta-ganti pasangan dan di porotin mulu" celetuk Kiara yang baru datang


"Hey....itu dulu, sekarang sudah tidak" jawab Devan cepat


"Kenapa telat Ki?" tanya Oma


"Habis nganterin Luna dulu oma, seperti nya ada pembahasan yang serius sekali sampai harus sepagi ini" ujar Kiara


"Ki...Suamimu hebat ya,sering tampil di majalah bisnis" puji Damian


"Jangan di puji opa nanti di terbang, hati-hati loe Ki terlalu aktif di majalah bisnis nanti malah berubah jadi majalah gosip" potong Devan


"Amit-amit Van,loe jangan do'a in yang jelek-jelek dong" kesal Kiara


"Seharusnya itu di jadikan contoh Van,kamu juga bisa seperti itu asalkan benar-benar mendalami nya" Sahut Adel yang ikut bergabung, mereka masih menunggu kedatangan Tama,Nur dan Sam saat ini..

__ADS_1


__ADS_2