
Beberapa bulan berlalu Haikal terlihat semakin tersiksa karena sering kali melihat kemesraan Adel dan Damian di kantor, Adel memang lebih sering ke kantor Damian saat ini karena pekerjaan di kantor nya pun sudah di handle dengan orang kepercayaan Damian,dan Damian juga yang mengurus nya.Adel selalu terlihat manja pada Damian apalagi saat ini kehamilan nya sudah terlihat lebih besar. Haikal tidak tau kalau Adel hamil bayi kembar yang dia lihat perut Adel tak seperti kebanyakan wanita hamil lain nya, bahkan Karin saat hamil Satria pun tak sebesar kehamilan Adel apa jangan-jangan penyakit Adel datang lagi? padahal Damian mengatakan masih enam bulan tapi sudah seperti 8 bulan membuat Haikal berpikir kalau bukan penyakit berarti Adel hamil duluan,Bahkan Haikal menyebarkan Fitnah kalau Adel berselingkuh dari suaminya dan hamil anak Damian hingga mereka bisa menikah,Tak ada habis nya Haikal ingin merusak rumah tangga Damian dan Adelia.
"Masa sih? aku pernah dengar kalau bu Adel dulu nya janda tapi aku nggak pernah tau kalau dia mengkhianati suami nya dan hamil dengan pak Damian" ujar salah satu karyawan Damian
"Kata pak Haikal sih begitu,tapi perut bu Adel memang benar-benar besar padahal mereka baru menikah beberapa bulan, kandungan nya sudah seperti mau lahiran,apa coba kalau nggak hamil duluan" sahut Karyawan satu lagi
"Pak Damian lelaki tampan,kaya raya, kalian lihat tubuh nya keren habis siapa perempuan yang nggak kegoda coba meskipun punya suami tetap milih pak Damian donk secara do'i tajir melintir" jawab yang lain nya sambil terkekeh kecil
__ADS_1
"Hust.......kalian di sini di gaji bukan untuk gosip" bentak Anita yang sempat mendengar gosip sang atasan
"Udah deh nit, nggak usah munafik kamu cemburu juga kan sama buk Adel secara pak Damian ninggalin kamu karena dia"
"Ngomong apa kamu jangan ngaco,saya sekretaris nya bukan simpanan! tidak ada yang harus di cemburu kan, disini kita cari pekerjaan dan uang jangan macam-macam kalau kalian tidak mau kehilangan pekerjaan" ancam Anita lalau segera pergi,memang dulu Anita akui dia pernah kepincut dengan atasan nya itu tapi sejak tau pak Damian memiliki istri Anita tidak berniat menjadi pelakor.
"Jangan di dengar kan sayang,aku saja yang di fitnah santai saja,Haikal memang tidak pernah puas dia selalu ingin menghancurkan rumah tangga kita agar kamu meninggalkan ku" ujar Adel menenangkan suami nya ini
__ADS_1
"Tapi ini sudah kelewatan Del,dia membicarakan hal yang tidak benar,aku menyentuh mu saat kita sudah resmi menikah mana mungkin kamu bisa hamil di luar pernikahan" jawab Damian tak terima karena dia sudah mendengar gosip itu berkeliaran di luar sana
" Sudah....biarkan waktu yang menjawab nya,aku kan melahirkan memang butuh waktu delapan bulan dan itu pun karena anak kita kembar,nanti kita adakan syukuran dan mengundang seluruh karyawan kantor biar mereka bisa menilai sendiri kalau ucapan Haikal tidak benar, percuma sayang kita melawan dengan perkataan,mereka juga tidak akan percaya toh saat ini belum ada bukti nya kan" terang Adel lagi
Damian mencium tangan Adel, sebenarnya dia yang takut karena ini kehamilan pertama Adel dia takut Adel stress akan berita di luar sana tapi ternyata dia salah Adel tidak Ambi pusing dengan gosip uang yang di edarkan Haikal,Adel terlihat santai menikmati hari-hari nya saat ini.
" Haikal benar-benar menguji kesabaran ku" geram Damian,kalau saja tidak memandang kakak nya Heru sudah pasti Damian menendang Haikal dari kantor nya ini karena Heru yang terus menerus memohon pada Damian dan Adel agar tetap memperkerjakan Haikal membuat mereka tidak enak hati
__ADS_1