Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Cemburu


__ADS_3

Seminggu sudah berlalu hari ini Keyla sengaja ingin memberikan kejutan untuk Sam karena dia sudah selesai ujian.


"Key... tunggu aku ingin bicara mengenai kuliah kita" ujar Angga


"Ini kesempatan terbaik kamu Key, tidak akan datang dua kali,kamu bisa pikiran dulu, tidak ada waktu berlama-lama Key,bukan nya Korea adalah cita-cita mu" bujuk Angga


"Itu dulu!! tidak dengan sekarang Ngga, semua nya sudah berbeda" jawab Keyla


"Tapi semua nya bisa saja terjadi Key, dengar kan aku Key,kamu dan aku bisa kuliah di sana, aku tidak perduli dengan perjodohan mu"


"Ngga, a-ku-aku,sudah lah jangan mengganggu ku lagi" ucap Keyla segera pergi karena taksi pesan nya sudah datang.


Keyla sengaja tidak memberitahu pada Sam dia pulang cepat,dari semalam Keyla sudah memikirkan niat nya untuk kuliah di Jakarta karena dia ingin menemani Sam, Keyla sudah memutuskan untuk menjadi istri yang baik untuk Sam.


Keyla turun dari taksi dan memasang wajah bahagia nya, meskipun Angga sempat membuat nya bimbang tapi kali ini Keyla sudah bertekad akan menyerahkan hidup nya pada Sam.


Keyla berjalan pelan masuk kedalam Lobi kantor,dia masih mengenakan seragam sekolah tapi di tutupi oleh sweater rajut hingga tak


Keyla yang memang selalu tersenyum membuat aura positif di dalam tubuh nya ikut terbawa pada orang lain, sebagai karyawan telah mengetahui pernikahan mereka hingga tidak canggung lagi untuk Keyla berjalan di dalam kantor besar tersebut.


Keyla masuk kedalam Lift karyawan menuju lantai di mana suaminya berada karena memang Keyla sudah terbiasa berbaur dengan semua karyawan meskipun sebelum dia menikah dengan Sam karena Keyla sudah beberapa kali datang ke kantor Sam bersama Devan.


"Ada nyonya bos" goda Karyawan yang memang sering bercanda dengan Keyla saat Keyla datang.

__ADS_1


"Keyla aja Mbak seperti biasa nya" jawab Keyla tersenyum manis


"Saya duluan semuanya" ujar Keyla sopan saat pintu Lift terbuka.


"Keyla tetap ramah ya, meskipun sudah jadi Nyonya"puji salah seorang karyawan


Keyla memang sudah terbiasa ramah pada siapa saja.


Senyum manisnya terus menghiasi wajah Keyla saat Keyla membuka pintu ruangan Sam malah ada pemandangan yang tidak di bayangkan oleh Keyla.


"Kak Vivian" gumam Keyla pelan melihat Vivian memeluk tubuh Sam, tubuh Keyla bergetar hebat dia memundurkan tubuhnya selangkah ke belakang tapi dia tidak pergi dari ruangan Sam.


"Key... Keyla" ucap Vivian sambil menghapus air mata nya, rupanya Vivian habis menangis


Vivian mendekat pada Keyla yang mematung


"Kamu apa kabar Key?" tanya Vivian tersenyum,dia memang tidak tau kalau Sam dan Keyla sudah menikah


"Baik... sangat baik"


"Kamu dengan siapa kemari,ada Devan?"tanya Vivian lagi karena dia tidak melihat Devan


"Stop Vi..... silahkan keluar" ucap Sam

__ADS_1


"Sam..kenapa kamu jadi begini, ada apa Sam? apa ada perempuan lain yang sudah mengambil alih posisi ku,apa benar secepat itu Sam?"


"Vi....aku dan Keyla-"


"Kak..Key harus pulang" potong Keyla hendak pergi tapi Sam cepat menahan tangan Keyla, tubuh Keyla terasa dingin, Keyla tidak tau harus berbuat apa,marah!!! apakah dia harus marah tapi Vivian adalah perempuan pertama Sam, justru Keyla lah yang datang di saat menjadi orang ketiga antara Sam, Vivian.Jika harus bersedih apa pantas dia bersedih karena dia hanya wanita pengganti untuk Sam.


Sam menggenggam tangan Keyla erat dia tidak ingin Keyla pergi.


"Kak..Key ingin pulang" ucap nya pelan pada Sam, dengan mata menahan tangis, hatinya terasa cemburu melihat Vivian memeluk tubuh Sam Suaminya.


"Kita pulang bersama" jawab Sam tegas


"Iya Key,kita bisa pulang bersama,kakak juga baru datang dan masih banyak yang harus di bicarakan pada Sam" sahut Vivian


"Tidak ada yang harus di bicarakan lagi Vi,aku dan Keyla harus pulang" jawab Sam


"Tapi Sam,aku ingin kita bicara,aku bisa menjelaskan semuanya Sam"kekeh Vivian


"Sudah tidak penting bagi ku Vi,lagi pula semua nya sudah terlambat aku dan Keyla-"


"Kak jika masih ada yang harus di selesaikan silahkan di selesaikan terlebih dahulu Key bisa pulang sendiri" potong Keyla


"Tidak!!!! kita tetap pulang bersama,nanti bunda akan mengira kita bertengkar jika kamu pulang sendiri" jawab Sam membuat Vivian bingung,kenapa tingkah Sam seolah-olah menjadi pelindung untuk Keyla.

__ADS_1


"Ayo Key kita pulang" tarik Sam


"Sam..... kita perlu bicara" pekik Vivian tapi tidak di hiraukan Sam dia terus menarik tangan Keyla untuk mengikuti langkah nya, beberapa kali Keyla berusaha melepaskan tangan Sam tapi tidak bisa,Sam tidak mengizinkan nya pergi sendiri.


__ADS_2