Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Restu


__ADS_3

Ada yang komentar di bab Perumpamaan, beberapa orang bilang imitasi bukan simulasi,tapi memang yang saya tulis Simulasi ya, sedikit saya jelaskan tentang Berlian simulasi yang dibuat melalui proses teknologi.Batu dibuat secara alami; membuat batu ini adalah proses geologi yang panjang.


Berlian simulasi digunakan untuk menggantikan berlian asli yang ditambang. Tesis ini tidak memiliki banyak perbedaan. Terkadang istilah ini digunakan oleh penjual biasanya secara online dan sebagian besar digunakan secara bergantian. Berlian simulasi bukanlah berlian yang dibuat secara kimiawi, mereka tidak memiliki bahan yang sama. Dalam berlian simulasi, mereka menggunakan simulant yang merupakan jenis permata yang berbeda daripada berlian buatan asli. Berlian asli yang ditambang, berlian simulasi mungkin terlihat sama tetapi hanya berlian buatan laboratorium yang memiliki bahan yang sama dengan berlian asli.


Cukup penjelasan nya ya sayang jangan komentar imitasi lagi, kalau imitasi itu untuk istilah emas.🙏🙏


****


"Pa, aku ingin minta restu mu,Lusa aku akan menikah" ujar Haikal pada pak Heru yang sedang duduk di balkon atas rumah mereka sambil menikmati pemandangan sore


"Papa selalu merestui mu nak selagi kamu masih di jalan yang benar dan papa berharap ini pernikahan mu Yang terakhir tidak ada lagi pernikahan setelah ini"


"Semoga aku bisa menjadi pemimpin yang baik dan sabar seperti papa, untuk Satria aku akan membawa nya pindah kerumah istri ku pa" ujar Haikal


"Jangan sekarang, biarkan Satria bersama kami dulu,hanya dia teman kami saat ini,kamu tau sendiri kan Fajar juga akan menikah....!!! dan hanya ada Satria teman kami,mama mu sudah pasti akan marah besar jika kamu membawa Satria sekarang karena beliau sudah menyayangi Satria"


"Lalu bagaimana pa,tidak mungkin aku hidup bersenang-senang dengan istri dan anak sambung ku sedangkan anak ku sendiri bersama kalian"


"Hanya sementara sampai mama mu bisa terima kehadiran keluarga baru mu, setelah itu baru kamu ambil Satria perlahan,papa juga belum bisa pisah dari dia,kami terlalu menyayangi Satria,dia juga sudah terbiasa dengan papa dan mama" ungkap pak Heru jujur


"Baiklah, untuk saat ini aku akan mengalah tapi jika Satria mau biarkan sesekali dia menginap di tempat ku pa"ucap Haikal lalu pamit pergi dengan papa nya

__ADS_1


Haikal ingin menemui Damian dan Adel untuk membicarakan pernikahan nya yang akan di laksanakan lusa ini bersama April.


****


"Apa sudah kamu siapkan semua nya?" tanya Damian


"Tadi aku sudah menghubungi Fajar meminta nya mencarikan penghulu om"


"Bukannya Fajar tidak setuju kalau kamu menikah duluan?" tanya Damian lagi


"Awal nya iya tapi setelah aku jelaskan Alhamdulillah nya dia mengerti om dan mau membantu,aku juga bingung kalau dari pihak keluarga ku tidak ada yang datang, setidaknya om dan Fajar yang mewakili" jelas Haikal


"Yang penting om datang sebagai saksi ku om karena Papa tidak bisa hadir beliau takut mama akam curiga, bahkan Satria saja belum bisa aku bawa" adu Haikal


"Turuti saja apa kata papa mu, beliau lebih pahan dari pada kita yang baru mengecap pernikahan,papa mu sosok yang sabar om saja banyak belajar dari beliau,dia bukan sosok kakak tapi sudah seperti sosok ayah untuk om" ucap Damian tersenyum kecil mengingat jarak antara dia dan pak Heru cukup jauh, meskipun Damian muda tapi dia lebih banyak mengecap dunia bisnis karena Damian orang yang pantang menyerah.


Damian sudah lama di tinggal orang tua dan dia dulu tinggal bersama Pak Heru karena usianya dan Haikal tak terpaut jauh membuat Pak Heru memperlakukan nya seperti anak bukan sebagai adik, meskipun terkadang Damian kesal dengan bu Fatma tapi cacian dan kemarahan mama Haikal itu lah yang membuat Damian bisa menjadi orang sukses seperti sekarang.


Damian merasa tertantang untuk mencoba dunia bisnis,hanya dengan modal kecil yang dia kumpulan dari pemberian pak Heru membuat nya bisa sekaya ini untuk itu dia tak bisa lepas tangan dengan keluarga Haikal apalagi sejak menikah dengan Adel membuat kekayaan Damian berkali-kali lipat.


"Baiklah om seperti nya aku harus pulang karena Lusa akan mempersiapkan pernikahan ku, meskipun hanya siri aku ingin momen nya indah om"

__ADS_1


"Ya, persiapkan lah diri mu,salam untuk papa dan mama mu" ucap Damian dan diangguki Haikal lalu segera pergi.


****


"Kenapa Haikal sayang?" tanya Adel yang memang tidak keluar kamar karena menidurkan si kembar


"Dia akan menikah dengan April"


"Bukan nya ibu April baru meninggal?" tanya Adel lagi


"Haikal yang sedikit memaksa karena dia sendiri tak bisa berkonsentrasi bekerja, setiap hari harus bolak-balik kantor-rumah April dan rumah nya, membuat Haikal lelah belum lagi kalau Vino menghubungi nya karena April tidak keluar kamar dan Haikal harus ke sana" jelas Damian


"Sewaktu orang tua ku meninggal dulu aku juga begitu sayang ada rasa trauma,sedih dan takut, mungkin itu yang di rasakan April saat ini jadi kita harus memaklumi nya"ucap Adel


"April memang perempuan lemah sayang, Haikal harus bisa menerima kekurangan nya" lanjut Adel


"Ya, seperti nya Haikal juga sudah tau dengan sikap dan kepribadian April jadi tak perlu kita ragukan lagi" sahut Damian


"Semoga saja semua nya berjalan lancar sayang,aku ingin kita semua bahagia"


"Amiinnn....." sahut pasangan ini bersamaan

__ADS_1


__ADS_2