Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
melamar


__ADS_3

Keyla membuka mata nya perlahan dan merasakan tangan kokoh memeluk tubuh mungil nya saat ini.


Keyla tersenyum kecil mengingat semalam mereka hampir saja melakukan nya untung saja deringan ponsel Sam membuat Sam melepaskan Keyla dan Keyla tertidur.


"Morning kiss...." ucap Sam mencium kecil bibir Keyla.


Keyla memegang bibir nya karena terasa sedikit bengkak..


"Kak...." rengek Keyla


"Kenapa?"


"Lihat ini" tunjuk Keyla pada bibir nya yang terasa kebas.


"Kenapa Key,mau di cium lagi?" goda Sam


"Bukan!!! lihat ini bengkak"


Sam hanya tertawa kecil menanggapi rengekan Keyla membuat Keyla kesal.


"Key malu"


"Key....Kenapa harus malu kamu punya suami"


"Tapi teman-teman di sekolah Key tidak tau itu kak"


"Ya di kasih tau Key biar mereka tau,kakak yakin tidak akan ada yang berani membully mu, secara kamu punya suami seganteng kakak" jawab Sam sambil bangkit dari tidurnya


"Narsis!!" kesal Keyla tapi malah di tanggapi tawaan oleh Sam

__ADS_1


"Mau mandi bersama Key" goda Sam membuat Keyla melempar kan satu bantal pada suaminya ini, kejadian semalam saja membuat Keyla ketar-ketir ketakutan.


****


"Di....aku ingin melamar mu" ucap Devan mantap


"Van,aku bukan perempuan sempurna seperti yang kamu pikirkan"


"Aku tidak peduli itu di, aku hanya ingin kamu menjadi istri ku"


"Van,jangan karena Ardian,Sam dan Keyla sudah menikah justru kamu ingin kita menikah juga Van, menikah bukan ajang siapa yang cepat, menikah butuh proses ada dua prinsip yang harus kita satu kan" jelas Diana karena selama ini Diana memang tidak tau apapun,dia menikmati hidup nya di luar sana tanpa memikirkan perasaan siapapun meskipun itu ayah dan ibunya sendiri.


"Kita bisa coba itu Di,Keyla dan Sam saja yang tanpa cinta bisa menikah"


"Kamu pikir menikah ajang coba-coba van, butuh kesiapan mental dan batin,aku belum siap untuk itu berbeda dengan Sam dan Keyla mereka sudah saling mengenal dari kecil,itu poin plus yang bisa mendukung mereka menikah sedang kan kita apa?? kita baru mengenal Van,kamu belum mengetahui aku sepenuh nya"Aku Diana membuat Devan kecewa dengan Jawaban kekasih nya ini.


Devan memang benar-benar bertobat dan ingin mengakhiri semua petualangan cinta nya pada Diana, sejak pertemuan pertama hingga saat ini Devan merasa terus jatuh cinta pada Diana tapi Diana memang belum siap untuk menikah,dia masih harus belajar banyak tentang pernikahan.


***


"Lagi dapet loe?" tanya Sam yang juga baru datang melihat kakak ipar nya ini tak bersemangat seperti biasa nya.


"Diana"


"Kenapa Diana? hamil!!!" ujar Sam dan di hadiahi lemparan tisu oleh Devan


"Jorok"


"pikiran loe yang jorok" tunjuk Devan kesal

__ADS_1


"Terus kenapa?" tanya Sam


"Diana nggak mau gue ajak nikah"


"Hahaha...... mungkin dia nggak yakin sama tampang loe bro" ejek Sam


"Enak aja loe,nggak lihat tampang gue kaya aktor Korea gini,Diana aja yang nggak peka"


"Sabar Van,loe tunjukin sama Diana keseriusan loe, pasti dia mau" sahut Ardian


"Kurang serius apa gue Ar,si kunyuk ini dengan gampangnya nikahin Keyla yang masih polos kenapa gue yang udah pengalaman malah susah"


"Kita beda kelas bro,gue bukan barang obralan"


"Jadi maksud loe gue obralan gitu?? adik ipar nggak ada akhlak loe ya,gue pecat jadi ipar gue baru tau rasa"kesal Devan


"Belum juga malam pertama Van,udah main pecat aja loe" celetuk Sam


Ardian dan Devan saling pandang mendengar pengakuan Sam yang masih bertahan hingga hari ini.


"Apa loe nggak nafsu Sam sama Keyla?atau loe masih nunggu Vivian?" tanya Ardian penasaran,dia juga takut apa yang di katakan oma nya semalam benar-benar terjadi.


"Nggak nafsu gimana!! kalian kira gue gay apa"


"Terus kenapa sampai saat ini belum juga belah duren ny?" tanya Devan


"Keyla takut sama oma,eh sekalinya gue bisa deketin Keyla dia malah masuk ke dalam kamar gue"jawab Sam sambil menunjuk Devan kesal membuat Devan dan Ardian tertawa puas


"Bisa diam nggak" ucap Sam yang mulai malu karena di tertawa kan dua sepupu nya ini.

__ADS_1


"Loe parah Van, ganggu aja"ujar Ardian


"Gue nggak sengaja bro, sorry..... sorry" jawab Devan sambil memegang perutnya yang kram karena tertawa terlalu lama.


__ADS_2