Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
kebohongan


__ADS_3

"Letakkan pakaian mu di sana, yang sebelah sana milik ku, jangan pernah mengganggu apapun yang menjadi milik ku,kau boleh menempati kamar ini dan aku akan tidur di sofa" tunjuk Satria pada salah satu lemari di sudut kamar


"Kita satu kamar??"tanya Vina terkejut


"Iya.... bagaimana jika kau kesakitan malam hari aku tidak mau mengambil resiko, meskipun itu bukan anak ku setidaknya aku masih punya hari untuk tidak membiarkan mu kesakitan sendiri"jawab Satria


"Resiko....siapa juga yang hamil" ujar Vina pelan


"Jika kau tidak mau satu kamar biarkan aku di kamar yang lain saja, tunjukkan kamar nya" ucap Vina


"Di mana?? ruang tamu??? apartemen ini hanya punya dua kamar yang satu ini dan satu nya lagi ruang kerjaku, tenang saja aku tidak akan macam-macam pada mu karena kau bukan selera ku" ketus Satria


"Kalau bukan selera mu kenapa kau mau menikahi ku?"tanya Vina sambil menatap tajam wajah Satria


"Karena kau ingin menghancurkan kebahagiaan adik ku,dan itu tidak akan pernah terjadi, jangan mimpi....!!! meskipun ada anak Tama di rahim mu aku tidak akan biarkan anak itu mengacaukan rumah tangga adik ku" tegas Satria tak kalah tajam menatap Vina


"Kau salah paham-"

__ADS_1


"Stop...... tidak ada pembelaan untuk perempuan seperti mu"


"Berikan aku waktu untuk menjelaskan semua ini"pinta Vina yang sudah tak sanggup lagi dengan kehamilan palsu ini.


"Tidak ada lagi penjelasan aku sudah mengetahui hubungan busuk kalian,jangan membela diri karena sudah tak ada guna nya lagi,kau dan Tama sama-sama bejat nya" ucap Satria sinis lalu pergi meninggalkan Vina


Vina menghentak kan kaki nya kesal melihat Satria,dia tak menyangka lelaki yang terlihat berwibawa itu sangat galak.


"Tidak tau apa-apa sok mengambil keputusan"Pekik Vina mengepalkan tangannya kesal pada Satria


"Hufs......"hembusan nafas berat Vina terdengar sangat menyiksa.


****


"Sayang.....ini di letakkan di mana?" tanya Vino pada Bella sambil mengangkat bingkai foto pernikahan mereka


"Biarkan di situ dulu mas, nanti di pasang di ruang tamu saja" sahut Bella

__ADS_1


Bella yang sedang sibuk merapikan rumah baru mereka tiba-tiba merasa perutnya kram


"Aww......"


"Kenapa sayang?"tanya Vino khawatir,dia ikut memegang perut Vina


"Nggak tau mas, mungkin aku telat makan"ujar Vina


Vino segera berlari kearah dapur mereka mencari beberapa roti dan membuat teh hangat agar perut Bella lebih baik.


"Sayang minum dulu,ini roti nya di makan" ucap Vino memberikan satu gelas teh hangat


"Kenapa bisa lupa sayang,kamu kebiasaan deh,mulai besok aku akan mengatur semua jadwal mu aku tidak mau kamu sakit"


"Tapi mas kamu juga perlu kerja nanti malah mengganggu pekerjaan mu"tolak Bella


"Kamu lebih penting dari apapun, apapun itu..jadi jangan menolak lagi, semua kebutuhan mu aku yang siap kan"tegas Vino membuat Bella memeluk tubuh suaminya ini,Vino jauh berbeda dari Dion beruntung Bella bisa menikah dengan mantan keponakan nya ini..

__ADS_1


__ADS_2