
Ardian dan Nisa juga tidak kalah sibuk nya saat ini, mereka juga tengah mempersiapkan pernikahan mereka.
Berbeda dengan Kiara, Ardian menyerahkan semua nya pada Nur,Nur yang mengatur semua keperluan Nisa dan Ardian.
"Nanti mommy minta kita datang ke butik sayang untuk fitting baju"
"Hmmm... setelah aku menyiapkan berkas ini ya" ucap Nisa
"Jangan terlalu lelah,nanti saat acara pernikahan kita kamu malah tumbang" ingat Ardian
"Aku harus menyelesaikan proyek kita Ar, karena setelah pernikahan Kiara kamu dan aku mulai cuti kasihan pak Tama kewalahan jika terlalu banyak pekerjaan" jelas Nisa
"Papa bisa mencari pengganti sementara sayang"
"Tapi tetap akan mengganggu ku karena sudah pasti banyak yang mereka tanyakan"
Ardian tampak berpikir sejenak benar yang di katakan Nisa, jika belum selesai sudah pasti akan menganggu acara bulan madu mereka.
"Sam dan Vivian kapan menyusul?" tanya Nisa
"Sam tidak ada mengatakan apapun, mungkin setelah kita"
"Aku kasihan melihat Sam,dia terlalu bodoh mencintai Vivian yang jelas-jelas selalu merepotkan nya" ujar Ardian
"Tidak boleh menghakimi hubungan orang lain Ar, Belum tentu Sam suka dengan hubungan kita" jawab Nisa tanpa mengalihkan pandangannya dari laptop
__ADS_1
"Kenapa tidak suka,Sam tidak punya alasan untuk itu"
"Pemikiran orang lain berbeda, kita melihat Sam yang selalu cuek tapi di balik itu semua dia juga memiliki rasa iri atau bisa benci,kita tidak bisa menilai nya bukan!!" jelas Nisa dan di anggukki Ardian,tapi Ardian memang sudah lama tak menyukai Vivian karena menurut nya Vivian hanya perempuan manja yang bisa memoroti Sam saja.
****
Berita pernikahan Andre dan Kiara kini sudah menyebar di kantor mereka karena Kiara dan Andre sudah tidak sungkan lagi berjalan berdua bahkan saat ada Luna merasa seperti keluarga harmonis.
"Mas...titip Luna dulu,aku ke toilet sebentar,kalian langsung ke atas saja" ujar Kiara pada Andre
"Di ruangan saja Ki"
"Udah kebelet mas" jawab Kiara segera berjalan ke toilet khusus karyawan,Jika sedang di lantai bawah Kiara juga sering menggunakan toilet ini karena dia seorang karyawan juga.
"Enak ya Kiara modal jadi sekretaris saja sebentar lagi jadi istri bos" ucap salah satu karyawan
"Padahal dia sudah tua ya,kok bisa pak Andre malah milih Kiara!" ujar Karyawan lain nya
"Kalau tau anak nya pak Andre itu butuh ibu pasti gue sayang-sayang dulu dia"
"Palingan itu menjelang dapat ayah nya,kalau udah nikah Kiara juga bakalan kejam sama Luna"
"Yang dulu nya jadi babu eh malah jadi ratu ya" jawab karyawan lain nya,tanpa mereka ketahui kalau Kiara ada di dalam toilet membuat Kiara mengepalkan tangannya
"Pantas saja barang-barang yang di pake Kiara branded semua secara dia simpanan nya pak Andre,kalau tau begitu gue duluan yang ngangkang di depan pak Andre.. ha-ha-ha......"
__ADS_1
"Kira-kira Kiara masih kerja nggak ya kalau udah Nikah?"
"Mungkin di rumah aja jaga anak tirinya"
"Kalau gue jadi Kiara ya mendingan di rumah aja, ongkang-ongkang kaki,duit ngalir ngapain harus kerja, nikmati hidup lah secara selama ini udah hidup susah,nggak mungkin lagi kan kerja!"
Kiara menghela nafas panjang, ternyata pikiran orang seburuk itu tentang dirinya selama ini, padahal semua yang dia pakai pemberian mama nya bukan dari hasil bekerja di tempat Andre.
Sampai saat ini pun Kiara tidak pernah mendapat kan hadiah apapun dari Andre karena hubungan mereka hanya sebatas bos dan atasan saja.
Kiara segera keluar dan menghentak sepatu nya membuat para karyawan lain terdiam, mereka gugup karena tidak biasanya Kiara ada di toilet karyawan secara dia sudah akan menjadi nyonya di kantor ini.
"Ini kantor bukan tempat gosip,kalau nggak mau lagi kerja bisa buat surat pengunduran diri sebelum saya yang meminta kalian keluar" ucap Kiara sinis membuat yang lain nya ketakutan
Kiara segera pergi meninggalkan karyawan yang sok tau tentang kehidupan nya.
"Loe sih yang bahas dia"
"Gue nggak tau kalau ada dia di dalam"
"Mana tau ada pak Andre juga" ujar Karyawan satu nya
"Ini toilet wanita goblok"
"Mati kita.....!!!" ucap nya cemas
__ADS_1