Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Takut


__ADS_3

"Aaakkkkkk" pekik Keyla saat Sam masuk kedalam kamar nya membuat Sam panik karena suara Keyla terlalu besar.


"Stttt...... Key... kenapa kamu teriak begitu nanti di kira ayah dan Bunda-"


Keyla segera menutupi tubuh nya karena dia baru selesai mandi dan sedang memakai pakaian.


"Kenapa kakak kemarin?" tanya Keyla balik


Sam terdiam,dia bingung harus menjawab apa,tadi dia sudah meminta pada Bunda Vina untuk tidur di kamar tamu tapi ayah Satria tidak mengizinkan nya karena mereka sudah sah menjadi suami istri meskipun belum boleh di sentuh.


"Key kamu lupa kalau kakak sekarang suami kamu,ya kita tidur satu ka-mar" ujar Sam sedikit kaku


"Kenapa harus satu kamar bukan nya oma sudah mengatakan kalau kakak tidak boleh menyentuh ku dulu"


"Iya tapi kita tetap harus satu kamar Key, ingat kita menikah bukan kontrak atau pun sementara! kakak berhak atas kamu tapi memang tidak sekarang" tekan Sam membuat Keyla terdiam karena benar yang di katakan Sam hanya waktu nya saja yang belum saat ini.


"Putar badan,aku harus pakai pakaian dulu" perintah Keyla


"Kenapa harus putar badan Key,dulu kamu juga sering berganti pakaian di hadapan kakak" jawab Sam cuek membuat wajah Keyla memerah, dulu memang Keyla selalu bertingkah semaunya tapi dia menganggap Sam kakak nya berbeda dengan sekarang, bahkan dulu saat Keyla masih duduk di bangku SMP dia sering tidur bersama Ardian dan Sam saat mereka berkumpul bersama, tidak ada perasaan canggung.


"Sekarang berbeda jika aku harus memakai baju di hadapan kakak yang ada aku membangun kan harimau tidur" ketus Keyla membuat Sam mengulum senyum nya, meskipun dia menganggap Keyla sebagai adik nya selama ini tapi tetap saja Sam lelaki normal.


"Sudah??" tanya Sam


"Sudah" jawab Keyla cepat


Keyla segera berlari ke ranjang dan menarik selimut nya hingga menutupi semua tubuh nya.


"Key...kamu bisa mati kehabisan nafas kalau begitu" ujar Sam yang ikut bergabung di sebelah Keyla


"Aaakkk...kenapa kakak juga tidak di ranjang ini?" tanya Keyla sedikit berteriak


"Key...bisa nggak jangan teriak,malu tau!!" kesal Sam

__ADS_1


"Iya" jawab Keyla pelan,Sam tau kalau Keyla pasti Sulit menyesuaikan diri dengan nya tapi mau bagaimana lagi mereka memang sekarang suami istri.


"Kakak tidur di sofa saja ya" pinta Keyla memohon


"Kamu gila Key, mana mungkin aku tidur di sofa, Bisa-bisa bangun pagi remuk semua badan ku"


"Please kak, Key takut"


"Hufs......" Sam menghela nafas panjang,Keyla benar-benar menguji kesabaran nya kali ini,mau tidak mau dia harus tidak di sofa


Sam menarik selimut dan bantal ke arah sofa dengan wajah kesal.


****


"Sam dan Keyla jadi pulang sayang?" tanya Ardian


"Hmmmm....." jawab Anisa sambil membersihkan wajah nya,saat ini pengantin baru ini menginap di hotel tempat mereka menikah tadi.


"Kenapa harus Kasihan, Sam lelaki baik, kalau tidak dengan Sam belum tentu Keyla dapat lelaki yang baik dan bertanggung jawab"


"Iya dari segi itu aku tau tapi masa muda nya terenggut gara-gara menikah muda,bukan nya Keyla punya impian kuliah di luar negri"


"Kuliah di sini juga sama saja sayang, apalagi Keyla sudah menikah sudah pasti dia yang akan menguasai semua nya, Sam memiliki jatah warisan dari Oma Adel dan mama Bella begitu juga Keyla, tidak bekerja pun sudah memiliki aset"jelas Ardian


"Meskipun sudah ada aset pendidikan perlu Ar,bukan nya Oma sangat suka perempuan pekerja keras"


"Iya..tapi itu semua tergantung pada suami masing-masing,jika mereka mengizinkan" jawab Ardian tersenyum kecil


"Jangan bilang kamu tidak mengizinkan ku bekerja" tunjuk Nisa galak


"Siapa bilang! aku mengizinkan kamu bekerja tapi di samping ku bukan jadi sekretaris papi lagi"


"Tidak!! aku tetap jadi sekretaris pak Tama,jika berdua dengan mu bisa-bisa tidak bekerja"tolak Anisa

__ADS_1


Ardian menarik Anisa kedalam pelukannya


"Siapa bilang tidak bekerja, justru bersama ku kamu akan bekerja 24 jam" goda Ardian sambil mencium pipi Nisa berkali-kali..


"Ar.... sudah!!! geli" ucap Nisa sambil terkekeh kecil


"Ar.....Geli,,,lepas"


"Mana mungkin aku melepaskan mu malam ini sayang,malam ini sudah lama aku tunggu"


Ardian membuka baju tidur yang di kenakan Nisa membuat perempuan cubby ini menutup mata nya malu karena baru kali ini b*gil di hadapan lelaki.


Ardian menggerayangi tubuh istrinya ini membuat Nisa menggeliat geli,tak ada satu pun yang terlewatkan oleh Ardian,Dia memainkan g*n*ng kembar yang terlihat sangat menantang di hadapan nya ini


Tubuh Nisa benar-benar berisi dan mulus membuat Ardian sangat kagum, meskipun bukan datang dari kalangan orang kaya Anisa bisa merawat tubuh nya dengan baik.


"Aaaaa......" ******* kecil keluar dari bibir Nisa saat Ardian menghisap salah satu gundukan kenyal Nisa seperti bayi kehausan.


Ardian menelusuri tanpa cela menikmati bagian paling sensitif Nisa, perempuan ini tidak tahan lagi, ******* panjang keluar saat Nisa mendapatkan pelepasan pertama nya.


"Ar....aku pipis" ujar Nisa malu, Ardian mengulum senyum nya karena merasa perempuan nya ini sangat menggemaskan.


Hal yang paling di tunggu Ardian selama ini membobol pertahanan Nisa membuat perempuan cubby ini menjadi milik Ardian seutuhnya.


Ardian menyumpal bibir Nisa dengan bibir nya saat penyatuan agar Nisa tidak terlalu merasakan sakit malam pertama yang sering di katakan orang..


"Sebentar sayang jangan bergerak nanti kamu malah kesakitan" bisik Ardian saat miliknya masuk sempurna di tubuh Nisa


Nisa memeluk tubuh lelaki yang baru saja menjadi suaminya ini,rasa panas menjalar di tubuh nya,tapi untungnya Ardian bisa memperlakukan nya lembut, membuat Nisa sedikit rileks..


"Boleh aku lanjut?" tanya Ardian dan di jawab anggukan pelan dari Nisa.


Ardian memompa pelan membuat Nisa merasakan kenikmatan..

__ADS_1


__ADS_2