Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Kritis


__ADS_3

"Mohon maaf Author nggak fokus yang kecelakaan Anita ya... tunangan Fajar!!" 🙏🙏


kalau masih ada Typo tolong di maklumi terkadang nggak konsen karena puasa..hehe


Sabar ya sayang yang gemes sama bu Fatma,kalau dia lenyap cerita nya kelar donk udah bahagia semua,🤭, malah justru ada Antagonis makin buat cerita nya gemes.


Saya suka dengan komentar kalian yang menebak jalur cerita nya meskipun banyak yang meleset tapi saya menghargai sekali usaha kalian ya say yang terus mengikuti alur cerita jangan bosan-bosan.


ikuti terus cerita nya sayang, makasih yang udah kasih like dan komen nya buat saya makin semangat berkarya


*****


"Kami sudah berusaha sebaik mungkin tapi kondisi beliau saat ini kritis, beliau harus di rawat di ruang ICU" jelas sang dokter membuat Haikal terdiam begitu juga Fajar


"Kedua nya dok?" tanya pak Heru


"Bu Fatma..." sahut sang dokter pelan

__ADS_1


Pak Heru hanya bisa pasrah menerima keadaan saat ini sedangkan Haikal merasa bersalah pada mama nya.


"Maaf pa..."ujar Haikal tak berhenti mengucapkan permintaan maaf pada papa nya


"Jar,urus Anita dulu dan kabari keluarga nya agar datang kemari"ucap pak Heru dan di anggukki Fajar patuh dia memang dari tadi ingin bertemu Anita,Fajar ingin menanyakan kronologi kejadian kecelakaan ini.


"Biarlah Fajar menjaga Anita sampai keluarga nya datang dan kamu bantu papa untuk menjaga mama mu, titipkan Satria pada istrimu dulu beberapa hari ini"ujar pak Heru memberikan instruksi, sebenarnya Haikal tak ingin merepotkan April yang sedang sakit tapi mau bagaimana lagi, keadaan tak memungkinkan membawa Satria kerumah sakit saat ini.


"Kamu Anggi pulang lah dulu,tidak ada pernikahan lagi untuk Haikal karena dia sudah menikah dan hidup bahagia sampai detik ini" lanjut pak Heru membuat Anggi kesal


****


"Mas...maaf kan aku...!!" isak April memeluk tubuh Haikal


"Andai aku tak-"


"Sttt.....sudah lah sayang jangan memikirkan apapun,ini murni musibah tak ada yang harus di salahkan" ucap Haikal menenangkan April tapi April tak kunjung berhenti menangis dia merasa bersalah saat ini.

__ADS_1


"Aku titip Satria bisa?" tanya Haikal dan di anggukki April pelan dia masih ketakutan dengan keadaan saat ini


"Mas aku ingin ikut" pinta April tak ingin melepaskan Haikal


"Sayang,bukan aku tak ingin mengajak mu ke sana tapi saat ini kamu tidak enak badan, Satria dan Vino juga tidak ada yang jaga,di rumah saja ya" bujuk Haikal


"Setelah kondisi mu membaik kita ke sana menjenguk mama" lanjut Haikal


"Janji"


"Ya janji" jawab Haikal cepat


"Aku pergi dulu sayang" Haikal mencium kening April dan segera keluar


"Jangan menyusahkan bunda ya sayang,papa pergi dulu menjaga oma" pamit Haikal mencium Satria dan Vino bergantian


Lagi-lagi April menangis,dia merasa kalau dia lah penyebab sang mertua kecelakaan, April takut jika terjadi sesuatu pada sang mertua dia yang akan di salah kan oleh Haikal dan papa nya.

__ADS_1


"Tuhan,,tolong jangan berikan aku cobaan yang tidak bisa aku pikul tuhan,aku lelah ...lelah..!!! aku hanya ingin bahagia tuhan apa ini cara mu agar aku selalu mendekatkan diri pada mu" ujar April menangis


__ADS_2