Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu

Kau Khianati Aku, Ku Ambil Paman Mu
Penjelasan


__ADS_3

Vina membuka mata dan segera menarik selimut untuk menutupi tubuh telanjang nya.dia berjalan pelan ke arah kamar mandi karena terasa nyeri di bagian s*l*n*k*n*a* nya membuat Vina sedikit meringis, mungkin karena permainan Satria agak kasar semalam.


Vina menghela nafas panjang hilang sudah pertahanan nya selama ini hanya karena ucapan Satria yang selalu menyakiti nya, pembuktian yang benar-benar membuat Satria terdiam.


Vina mengguyur tubuhnya di bawah air shower,rasa lelah semalam masih terasa jelas ditubuh mungil nya ini.


Satria membuka kelopak matanya melihat kiri-kanan tak ada Vina,apa Vina kabur karena semalam batin nya,


Terlihat jelas bercak merah di atas sprei mereka meskipun sprei nya tak berwarna putih bersih tapi cukup menarik perhatian Satria.


Satria menarik sudut bibirnya kecil dan segera bangkit meraih handuk, kepalanya masih sedikit pusing,dia harus menanyakan pada Nur apa minuman yang dia berikan kemarin hingga membuat nya mengetahui semua sandiwara Vina.


Vina keluar dari dari kamar mandi dengan rambut yang masih basah, tubuh nya di lilit handuk putih, paha mulus nya terekspos jelas membuat Satria menelan saliva nya, semalam dia sudah merasa kan sendiri kalau Vina masih perawan, sempit sangat sempit.


Vina menunduk kan kepalanya dan berjalan kearah lemari pakaian, sedangkan Satria merasa ada sesuatu yang mengeras di bawah sana,dia segera berjalan cepat kearah kamar mandi, kepala nya bertambah berdenyut melihat tubuh Vina hanya di balut handuk putih.


Setelah selesai memakai pakaian Vina menarik sprei,dia yakin sprei ini sudah kotor,tidak ada pembantu yang datang ke apartemen ini, Sudah hampir sepekan mereka menikah dan Vina membersihkan sendiri Apartemen ini.


****


"Aku ingin bicara!" ujar Satria saat mereka di meja makan


"Nanti kamu telat,ini sudah pukul tujuh,macet nya luar biasa"


"Tapi kita perlu bicara,aku butuh penjelasan"

__ADS_1


"Aku rasa semua ini hanya salah paham Sat,kamu menyimpulkan sesuatu tanpa mencaritahu sebab nya"


"Kenapa kamu berbohong?" cecar Satria


"Aku terpaksa!"


Ponsel Satria tiba-tiba berbunyi tapi Satria enggan mengangkat nya.


"Angkat dulu siapa tau penting"ujar Vina membuat Satria tak ada pilihan lain selain mengangkat nya


"Hallo"


"Sat, tolong jemput aku!!! Harun mengutus bodyguard nya untuk menculik ku Sat,aku takut" isak Ayunda di sebrang sana


"Kamu tidak apa-apa?"


Satria melirik jam tangannya memang sangat seperti nya dia akan terlambat jika meminta penjelasan pada Vina sekarang,lebih baik dia menemui Tama nanti pikir nya.


"Kamu masih hutang penjelasan pada ku,aku ada urusan penting pagi ini,aku berangkat,jangan kemana-mana" pamit Satria dan diangguki Vina


Setelah Satria pergi Vina menarik nafas lega, sebenarnya Vina merasa takut pada Satria karena semua ini di awali dengan kebohongan tapi mau bagaimana lagi semua sudah terlanjur basah,kini bagaimana cara Vina menjelaskan pada keluarga Satria yang di pikirkan oleh Vina.


****


"Aku takut Sat" ujar Ayunda meraih tangan Satria dan memeluk nya

__ADS_1


"Yu......jangan begini, kita sedang di jalan bahaya" ucap Satria melepaskan tangan Ayu dari tangan nya


"Tapi aku benar-benar takut"


"Iya aku tau tapi aku harus menyetir mobil Yu"


"Sat,aku butuh perlindungan"


"Bodyguard?" tanya Satria dan di jawab gelengan oleh Ayu


"Lalu?"


"Aku butuh kamu Sat"


"Yu..... hubungan kita sudah lama berakhir dan kamu harus profesional"


"Tapi aku masih mencintai kamu Sat,,tolong lindungi aku" mohon Ayu


Satria melajukan mobilnya kencang kearah kantor tanpa memperdulikan Ayu do sebelah nya yang terlihat ketakutan.


"Turun.....!!! aku menghargai mu sebagai karyawan ku tidak lebih,jika kamu menuntut lebih maaf aku harus memecat mu" ujar Satria tegas,saat ini mereka sudah sampai di parkiran kantor


Ayu terlihat kesal rencana nya gagal, Satria sama sekali tak tertarik lagi pada nya.


"Seperti nya aku harus mengalah kali ini tapi lihat saja nanti aku akan menjebak mu masuk perangkap ku" ujar Ayu mengepalkan tangannya

__ADS_1


Ayu segera keluar dari mobil Satria,dia memilih mengalah dari pada harus di pecat, karena akan sulit bagi nya mendekati Satria jika dia tidak bekerja di kantor ini.


__ADS_2